SimadaNews.com – SMA Negeri 3 Jalan Pane No 38, Kota Pematangsiantar, dari tahun ke tahun mengalami perubahan yang cukup memberikan rasa nyaman bagi para guru, terutama para siswa.
Perubahan demi perubahan tersebut, setelah sekolah itu dipimpin Zulfan Lubis SPd, MM dalam kurun waktu tiga tahun terakhir ini.
“Sekolah harus hadir untuk memberikan rasa nyaman dalam menyelenggarakan proses belajar mengajar, bagi para guru maupun para siswa, serta para orangtua yang datang,” kata Zulfan Lubis yang sebelumnya berkarir di SMA Negeri 1 Dolok Merawan, Kabupaten Serdang Bedagai.

Penataan ruang belajar siswa dengan kursi belajar yang dikemas dengan apik, membuat suasana kelihatan nyaman. Setiap siswa menduduki satu kursi yang menyatu dengan meja belajar, layaknya bangku di perkuliahan. Kondisi itu, sangat pas dalam pengaturan jarak yang dikehendaki peraturan protokol kesehatan Covid-19, seandainya diperbolehkan belajar tatap muka.
“Itu yang saya sebut, kenyamanan dalam proses belajar mengajar,” kata Zulfan Lubis, yang juga menjelaskan bagaimana ia menata ruang perpustakaan lebih baik, karena disanalah para siswa dapat memperkaya referensi pengetahuan sesuai dengan jurusan masing-masing.
Perpustakaan yang sudah sekian lama tidak terawat, namun ditangan Zulfan Lubis menjadi sangat nyaman untuk digunakan.
PRESTASI SISWA DI SNMPTN 2020
Masalah prestasi siswa yang dibawah binaan para guru, cukup menggembirakan, karena 25 siswa SMAN 3 Pematangsiantar lulus jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) Tahun 2020.
Zulpan Lubis meyebutkan 16 siswa jurusan IPA dan 9 siswa jurusan IPS yang lulus SNMPTN 2020.
“Beberapa siswa kita lulus masuk Perguruan Tinggi Negeri seperti Universitas Jember, Universitas Diponegoro, ITERA, Unimed, IPB , Udayana dan beberapa perguruan tinggi negeri lainnya,” katanya.
SOSOK INSPIRATIF
Pengurus Komunitas Pemerhati Kawula Muda (KPKM) Kota Pematangsiantar-Kabupaten Simalungun, Hunter Dominikus Samosir mengungkapkan, Zulfan Lubis merupakan kepala sekolah yang inspiratif, dan banyak memberikan perubahan terhadap fisik bangunan SMA Negeri 3 Kota Pematangsianar.
“Sebagai pemerhati kawula muda yang didamnya termasuk para siswa, kami mengapresiasi kinerja Zulfan Lubis dalam menata sekolah yang lebih nyaman bagi guru dan siswa dalam melaksanakan proses belajar mengajar,” kata Hunter Samosir.
Hunter Samosir menggambarkan, bagaimana saat ini, lantai ruangan yang ada sudah terpaksa keramik. Kursi dan meja belajar, maupun ruang guru sudah direnovasi sehingga enak dipandang.
“Jamban-jamban baru yang modern juga sudah tersedia di sekolah ini dan jamban lama direhab. Wastafel yang terpasang rapi di setiap sisi lingkungan sekolah mengikuti protokol kessehatan di masa pandemi ini,” katanya.
Diungkapkan Hunter Samosir, dalam waku dekat pengurus Komunitas Pemerhati Kawula Muda (KPKM) yang aktid memberikan perhatian di bidang pendidikan berencana memberikan penghargaan.
“Kami berencana memberikan penghargaan kepada Zulfan Lubis sebagai Kepala Sekolah inspiratif dan inovatif,” kata Hunter Samosir. (ingot simangunsong)