SimadaNews.com – Wali Kota Pematangsiantar, dr. Susanti Dewayani, Sp.A., bersama Ketua Dekranasda, H. Kusma Erizal Ginting, S.H., menghadiri Gala Premiere film semi-dokumenter “Siantar Hotel Berdarah” di Cinepolis, Kota Pematangsiantar, pada Senin (17/2/2024).
Film ini diadaptasi dari buku berjudul sama yang ditulis oleh Kusma Erizal Ginting.
Dalam sambutannya, dr. Susanti mengungkapkan rasa bangga dan haru atas terselesaikannya film ini. Ia menekankan bahwa “Siantar Hotel Berdarah” mengangkat sejarah perjuangan masyarakat Pematangsiantar dalam mempertahankan kemerdekaan.
“Film ini memberikan edukasi kepada generasi muda agar mereka mengetahui perjuangan para pendahulu,” ujarnya.
Lebih lanjut, dr. Susanti menyampaikan bahwa film ini akan ditayangkan secara periodik di Dinas Arsip dan Perpustakaan Kota Pematangsiantar.
Saat ini, dinas tersebut telah memiliki fasilitas mini audio-visual dengan kapasitas 50 kursi untuk menayangkan berbagai dokumentasi sejarah.
Sementara itu, Kusma Erizal Ginting menjelaskan bahwa buku “Siantar Hotel Berdarah” ia tulis pada tahun 1992 berdasarkan wawancara langsung dengan pelaku sejarah.
“Buku ini bukan hasil rekaan. Sayangnya, masih banyak yang belum mengetahui bahwa ada pahlawan dari Pematangsiantar, seperti Ricardo Siahaan dan Ismail Situmorang,” ungkapnya.
Ia juga menambahkan bahwa edisi perdana buku tersebut telah dicetak sebanyak 5.000 eksemplar, dan ia berencana mencetak ulang untuk memperkaya wawasan generasi muda mengenai sejarah Kota Pematangsiantar sejak era kerajaan hingga masa kini.
“Siantar penuh dengan kisah heroik. Masih banyak sejarah yang bisa digali. Terima kasih kepada Ibu Wali Kota dan Sekda yang telah mendukung proyek ini. Kota ini kaya akan adat dan budaya. Biarkan sejarah berbicara dan memberikan manfaat bagi kita semua,” ujar Erizal.
Dukungan terhadap film ini juga datang dari berbagai pihak, termasuk Bank Sumut Cabang Pematangsiantar. Perwakilan Bank Sumut, Arfan Siregar, mengungkapkan bahwa pihaknya merasa terhormat dapat menjadi bagian dari acara Gala Premiere ini.
“Bank Sumut telah memberikan dana CSR pada tahun 2023 untuk membantu produksi film ini sebagai bagian dari komitmen kami dalam pelestarian sejarah dan peningkatan wawasan masyarakat,” ujarnya.
Sutradara film “Siantar Hotel Berdarah”, Ori Semloko, menekankan bahwa film ini merupakan media edukasi yang efektif dalam menyampaikan sejarah kepada masyarakat.
“Ketika sejarah diangkat ke dalam film, penyampaiannya menjadi lebih mudah dipahami oleh masyarakat. Melalui film ini, saya sendiri baru mengetahui bahwa ada pahlawan dari Siantar yang gugur di medan perang,” katanya.
Ori juga menambahkan bahwa pembuatan film ini merupakan kolaborasi dengan pemerintah untuk mengarsipkan sejarah dalam bentuk digital.
“Kita memerlukan arsip digital, dan film adalah salah satu cara terbaik untuk menjaga kelestarian sejarah. Kami telah berupaya semaksimal mungkin dalam produksi film ini. Semoga dapat menginspirasi dan memberikan edukasi bagi masyarakat,” tuturnya.
Acara Gala Premiere ini turut dihadiri oleh unsur Forkopimda, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Pematangsiantar, Muqorobin, perwakilan Siantar Hotel, Sekretaris Daerah (Sekda) Junaedi Antonius Sitanggang, S.STP, M.Si., serta pimpinan OPD, camat, guru, dan murid dari berbagai sekolah di Pematangsiantar. (snc)
Laporan: Sabarudin Purba