SimadaNews.com-Bupati Samosir, Vandiko T. Gultom, melakukan kunjungan strategis ke Kementerian Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman untuk memperjuangkan sejumlah program prioritas yang akan diusulkan pada Tahun Anggaran 2026.
Kedatangan Bupati disambut langsung Direktur Jenderal Kawasan Permukiman, Fitrah Nur, di ruang kerjanya.
Dalam audiensi tersebut, Bupati Vandiko memaparkan berbagai kebutuhan pembangunan perumahan dan permukiman yang mendesak di Kabupaten Samosir. Usulan yang disampaikan meliputi Pembangunan rumah susun, Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS), Rehabilitasi kawasan kumuh dan Pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH)
Bupati Vandiko menegaskan bahwa peningkatan kualitas hunian menjadi fokus utama pembangunan daerah.
Program rumah susun dan BSPS dinilai penting untuk memenuhi kebutuhan masyarakat berpenghasilan rendah, sedangkan penanganan kawasan kumuh dan RTLH menjadi langkah strategis untuk menciptakan lingkungan yang sehat dan tertata.
“Kami berharap usulan ini dapat diprioritaskan pada perencanaan nasional 2026. Kebutuhan masyarakat sangat mendesak, dan program ini sejalan dengan arah pembangunan Kabupaten Samosir,” tegas Bupati Vandiko.
Dirjen Kawasan Permukiman, Fitrah Nur, mengapresiasi kelengkapan dan keseriusan Pemkab Samosir dalam mengajukan program.
Ia menyatakan siap mendukung sepanjang seluruh syarat dan dokumen telah terpenuhi.
“Setiap usulan harus dilengkapi Readiness Criteria (RC) untuk diproses lebih lanjut. Kami mendukung penuh selama persyaratan sesuai aturan,” ujar Fitrah.
Pertemuan ini menjadi langkah penting dalam memperkuat koordinasi antara Pemkab Samosir dan pemerintah pusat demi percepatan pembangunan hunian layak dan penataan permukiman.
Dalam kunjungannya, Bupati Vandiko turut didampingi Plt. Kepala Dinas PUPR, Rudimantho Limbong. (SNC)
Laporan: Benry Naibaho

