SimadaNews.com – Polres Labuhanbatu bersama unsur TNI dan Satpol PP menggelar Patroli Gabungan Tiga Pilar pada Sabtu malam (22/11/2025) hingga Minggu dini hari (23/11/2025).
Patroli yang dimulai pukul 22.50 WIB ini difokuskan untuk mencegah kejahatan jalanan 3C (curas, curat, curanmor), aksi premanisme, geng motor, balap liar, serta memastikan keamanan di lokasi rawan dan pusat keramaian.
Kegiatan diawali dengan apel pengecekan personel di halaman Mapolres Labuhanbatu. Pawas AKP Ali Akbar, S.H., dalam arahannya menekankan pentingnya meningkatkan kewaspadaan pada malam akhir pekan karena tingginya mobilitas masyarakat yang menjadi celah bagi para pelaku kejahatan.
AKP Ali Akbar juga mengingatkan seluruh personel untuk tetap humanis dalam bertugas, tidak arogan, serta memastikan kehadiran Polwan saat pemeriksaan terhadap perempuan.
Sisir Jalan Kota hingga Tempat Hiburan Malam
Puluhan personel dari Polres Labuhanbatu, Kodim 0209/LB, dan Satpol PP terlibat dalam patroli ini.
Rute patroli meliputi sejumlah ruas utama di Rantauprapat seperti Jalan Gatot Subroto, Jalan Binaraga, Jalan Torpisang Mata, Jalan By Pass, hingga beberapa titik hiburan malam.
Saat melakukan pengecekan di Illusion KTV, petugas tidak mendapati pengunjung. Sementara itu, pintu gerbang KTV Hans Club Station ditemukan dalam kondisi terkunci.
Patroli kemudian berlanjut ke Simpang Pabrik Rubber Hockley, tempat di mana Pawas memberikan imbauan kepada sopir truk agar tidak segan melapor melalui Call Center 110 bila menemukan praktik pungli atau membutuhkan kehadiran polisi.
Di Brastagi The Supermarket, Jalan Ahmad Yani, petugas memeriksa fasilitas karaoke dan memberikan imbauan kepada pengunjung agar tidak pulang larut malam serta menjauhi alkohol dan narkotika.
Kapolres Apresiasi Sinergi Tiga Pilar
Kapolres Labuhanbatu, AKBP Choky Sentosa Meliala, S.I.K., S.H., M.H., melalui Plt. Kasi Humas IPTU Arwin, S.H., mengapresiasi kegiatan patroli tiga pilar tersebut.
“Patroli ini adalah komitmen kami menjaga stabilitas keamanan, khususnya pada malam akhir pekan yang memiliki tingkat kerawanan lebih tinggi. Kehadiran personel di lapangan adalah langkah preventif agar masyarakat merasa aman,” ujar IPTU Arwin.
Ia juga mengajak masyarakat untuk berperan serta menjaga keamanan lingkungan dengan aktif melapor ke Call Center 110 ketika menjumpai gangguan kamtibmas.
“Kolaborasi antara kepolisian, pemerintah daerah, TNI, dan masyarakat adalah kunci terciptanya wilayah yang aman dan kondusif,” pungkasnya. (SNC)
Laporan: Arif

