SimadaNews.com–Seorang siswa mengalami luka bacok di bagian kepala dan harus menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Efarina setelah diduga terlibat tawuran atau cekcok antarsiswa di Jalan Rakuta Sembiring, Sabtu (29/11).
Wakasek SMP Negeri 9 Pematangsiantar, Pandapotan Sinaga, saat ditemui di sekolah membenarkan adanya peristiwa tersebut. Namun, hingga kini pihak sekolah belum mengetahui secara pasti penyebab kejadian.
“Saya mengetahui kejadian ini setelah pihak sekolah dari SMP Negeri 2 Tapian Dolok, Kabupaten Simalungun, datang ke sini. Kebetulan guru yang mendampingi korban mengenal salah satu guru di sekolah kami,” ujarnya.
Menurut informasi yang diterima, korban telah menjalani dua kali operasi dan masih dalam perawatan medis.
Terkait kehadiran siswa yang diduga terlibat, Pandapotan Sinaga menyampaikan bahwa yang bersangkutan tidak hadir di sekolah pada hari ini.
Ia menambahkan bahwa pihak sekolah akan mengumpulkan seluruh siswa untuk diberikan pengarahan bersama para guru di lapangan.
Selain itu, siswa yang diduga terlibat dan orang tuanya akan dipanggil untuk dimintai keterangan.
Untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan, pihak sekolah memperketat pengawasan terhadap siswa hingga jam pulang, termasuk memastikan mereka langsung naik angkot dan tidak keluar dari lingkungan sekolah sebelum waktunya.
Sementara itu, Kanit PPA Polres Pematangsiantar, Ipda Darwin Siregar, membenarkan adanya kasus tersebut dan menjelaskan bahwa proses penyelidikan masih berjalan.
“Ada satu korban yang saat ini dirawat di Rumah Sakit Efarina. Pelakunya lebih dari satu orang,” ujarnya. (SNC)
Laporan: Romanis Sipayung

