SimadaNews.com-Rencana pembangunan Tower XL oleh pengembang PT Tower Bersama Grup di Huta I Negeri Lawan, Nagori Dolok Kataran, Kecamatan Dolok Batunanggar, Kabupaten Simalungun, dipastikan gagal setelah mendapat penolakan dari warga dalam rapat yang digelar di Kantor Pangulu Nagori Dolok Kataran, Selasa (2/12/2025) sekira pukul 10.30 WIB.
Puluhan warga yang hadir dalam pertemuan tersebut menyampaikan kekecewaan kepada Pemerintah Nagori Dolok Kataran maupun pihak PT Tower Bersama Grup.
Warga menilai sosialisasi terkait dampak pembangunan tower sangat minim, terlebih lokasi yang direncanakan berada terlalu dekat dengan bangunan sekolah dasar.
Warga juga mempertanyakan perubahan lokasi pembangunan tower yang sebelumnya direncanakan di lahan milik Syaibul Purba, namun kemudian dialihkan ke lahan milik Syafruddin, yang diketahui merupakan anggota Maujana Nagori Dolok Kataran.
Pangulu Nagori Dolok Kataran, Budi Henrawan Syahputra Purba, menegaskan bahwa dirinya tetap berada di pihak warga.
“Saya tetap menyetujui apa yang menjadi kemauan warga. Namun perlu saya sampaikan, tower itu sebenarnya sangat kita butuhkan untuk memperlancar jaringan internet di desa,” ujarnya.
Sementara itu, perwakilan PT Tower Bersama Grup, Oloan Butar-Butar, saat dikonfirmasi terkait penolakan warga mengatakan akan melaporkan situasi tersebut kepada pimpinan.
“Nanti saya bicarakan dulu dengan pimpinan, dan berkoordinasi dengan pangulu untuk menentukan lokasi lain. Dari citra satelit sebenarnya lokasi yang diajukan sudah tepat,” jelasnya.
Rapat tersebut dihadiri oleh Pangulu Nagori Dolok Kataran, Ketua Maujana, perwakilan Camat Dolok Batunanggar, Kanit Binmas Dolok Batunanggar, Bhabinsa, serta puluhan warga Huta I Negeri Lawan, Nagori Dolok Kataran. (SNC)
Laporan: Darwin Sinaga

