Simadanews.com—Para pedagang mulai memindahkan lapak dagangannya dari pinggir Jalan Merdeka ke kios darurat yang disiapkan di lokasi eks Gedung IV Pasar Horas, Senin (22/12/2025).
Pemerintah Kota Pematangsiantar menargetkan seluruh pedagang sudah berpindah sebelum Hari Raya Natal, Kamis (25/12/2025).
Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi, SH, MKn melalui Sekretaris Daerah (Sekda) Junaedi Antonius Sitanggang, SSTP, MSi, turun langsung memantau proses relokasi pedagang tersebut. Proses perpindahan dibantu perangkat Kecamatan Siantar Barat dan Siantar Utara, personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), serta jajaran PD Pasar Horas Jaya (PHJ) dengan menggunakan mobil pikap hingga becak barang.
Turut hadir dalam pemantauan tersebut Camat Siantar Barat Herwan AR Saragih, SH, Camat Siantar Utara Marlon Brando Sitorus, SSTP, MSi, Kasatpol PP Hasudungan Hutajulu, SH, Direktur Utama PD PHJ Bolmen Silalahi, SP, serta Direktur Umum PD PHJ Yusrizal Lubis.
Di lokasi, Sekda Junaedi Sitanggang menegaskan agar tinggi dudukan kios atau lapak tidak melebihi batas pinggang orang dewasa.
Hal ini bertujuan agar seluruh lapak terlihat jelas oleh pengunjung dan calon pembeli, sehingga tercipta persaingan usaha yang sehat di antara pedagang.
Selain itu, Junaedi memastikan Pemko Pematangsiantar siap membantu para pedagang apabila masih membutuhkan dukungan dalam proses perpindahan.
Terkait kebersihan, Junaedi menegaskan area bekas lapak pedagang di Jalan Merdeka akan segera dibersihkan melalui kolaborasi PD PHJ, Dinas Lingkungan Hidup, serta Pemerintah Kecamatan Siantar Barat, sehingga kondisi jalan kembali bersih dan tertata.
Sementara itu, Direktur Utama PD PHJ Bolmen Silalahi mengatakan, sesuai surat imbauan yang telah disampaikan kepada para pedagang, Senin (22/12/2025) merupakan batas waktu perpindahan ke kios darurat di eks Gedung IV.
“Antusiasme pedagang sangat tinggi. Hingga hari ini sekitar 90 persen pedagang sudah pindah dari Jalan Merdeka ke eks Gedung IV. Mereka sudah bisa kembali beraktivitas jual beli mulai Selasa (23/12/2025),” ujar Bolmen.
Ia menambahkan, pedagang yang belum berpindah, khususnya pedagang daging babi, telah mengajukan permohonan agar diberikan waktu pindah hingga Selasa (23/12/2025) siang.
Bolmen juga menyebutkan, fasilitas di kios darurat saat ini telah tersedia sekitar 80 persen, meliputi air bersih, listrik, CCTV, drainase, lampu penerangan jalan, serta pengamanan dari PD PHJ.
Untuk area bekas lapak di Jalan Merdeka, lanjut Bolmen, pembersihan akan dilakukan Selasa (23/12/2025) sore oleh organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.
“Termasuk penyemprotan disinfektan,” pungkasnya. (SNC)
Laporan: Sabarudin Purba

