SimadaNews.com–Bupati Samosir Vandiko T. Gultom bersama Wakil Bupati Ariston Tua Sidauruk dan unsur Forkopimda memimpin langsung monitoring Pos Pengamanan dan Pos Pelayanan Natal dan Tahun Baru (Nataru), Rabu (24/12/2025).
Monitoring dilakukan untuk memastikan kesiapan personel dalam memberikan pelayanan serta pengamanan kepada masyarakat, perantau, dan wisatawan yang berkunjung ke Kabupaten Samosir selama libur Natal dan Tahun Baru.
Tim monitoring dibagi menjadi dua. Tim I dipimpin langsung oleh Bupati Samosir, yang terdiri dari Ketua DPRD Samosir Nasip Simbolon, Kapolres Samosir, Pabung, Sekretaris Daerah, para asisten, staf ahli bupati, serta pimpinan OPD.
Sementara Tim II dipimpin Wakil Bupati Samosir, didampingi Wakapolres Samosir, Asisten II, staf ahli, dan OPD terkait.
Kedua tim memulai kegiatan monitoring dari Pos Pelayanan Simpang Empat Pangururan.
Pada kesempatan tersebut, Bupati Samosir menyerahkan bingkisan berupa makanan ringan dan minuman kepada petugas pos sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka dalam menjalankan tugas pengamanan Nataru.
Bupati Samosir Vandiko T. Gultom menegaskan pentingnya kerja sama tim, koordinasi lintas sektor, serta pelayanan yang humanis kepada masyarakat dan wisatawan.
“Pengecekan dan monitoring pos pelayanan Nataru ini dilakukan untuk memastikan seluruh personel siap melayani dan mengamankan masyarakat,” ujarnya.
Vandiko juga mengapresiasi dedikasi para petugas yang tetap menjalankan tugas di tengah suasana perayaan Natal dan Tahun Baru.
“Dalam suasana Natal, bapak dan ibu tetap melayani masyarakat. Mari kita tunaikan tugas ini dengan mengedepankan komunikasi yang baik, pendekatan humanis, serta mengantisipasi potensi konflik. Jaga kesehatan dan jadikan tugas ini sebagai ibadah,” katanya memberi semangat.
Secara khusus, Bupati meminta pelayanan di pelabuhan agar lebih dioptimalkan dan mengimbau pihak KSOPP Danau Toba bekerja maksimal guna menghindari kejadian yang tidak diinginkan.
Ia juga menegaskan bahwa pos pelayanan tidak boleh kosong serta meminta petugas yang sakit segera digantikan demi menjaga optimalisasi pelayanan.
Terkait kondisi cuaca, Vandiko menyampaikan bahwa hingga saat ini Kabupaten Samosir berada dalam kondisi aman dan kondusif. Ia mengajak perantau dan wisatawan untuk tidak ragu berkunjung ke Samosir.
“Memang ada imbauan BMKG terkait cuaca ekstrem, namun sampai saat ini kondisi di Samosir aman dan terkendali. Wisatawan tidak perlu ragu berkunjung, tetapi tetap berpedoman pada imbauan BMKG,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga mendorong optimalisasi penggunaan sistem tiket online pada sektor transportasi keluar-masuk Samosir guna mempermudah akses masyarakat dan wisatawan.
Pada pengamanan Nataru tahun ini, Operasi Lilin Toba melibatkan personel gabungan dari Pemkab Samosir serta TNI-Polri yang ditempatkan di sembilan pos pelayanan.
Hasil monitoring menunjukkan seluruh personel siap bertugas dan dalam kondisi sehat.
Kapolres Samosir AKBP Rina Frillya menekankan pentingnya sinergi dan kolaborasi lintas sektor dalam pelaksanaan Operasi Lilin.
“Operasi Lilin bukan hanya pengamanan, tetapi juga panggilan tugas untuk melayani masyarakat agar dapat merayakan Natal dan Tahun Baru dengan aman dan nyaman,” katanya.
Ketua DPRD Samosir Nasip Simbolon turut mengapresiasi soliditas dan sinergitas seluruh personel yang terlibat dalam pengamanan Nataru.
“Kami mendukung penuh pengamanan Nataru. Jaga koordinasi, kesehatan, dan berikan pelayanan humanis agar wisatawan dan perantau merasa nyaman,” ujarnya.
Selain itu, Nasip juga mengimbau para pelaku UMKM untuk menjaga stabilitas harga demi menciptakan citra Samosir sebagai Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) yang aman, nyaman, dan layak dikunjungi. (SNC)
Laporan: Benri Naibaho

