SimadaNews.com — Universitas Simalungun (USI) kembali menegaskan eksistensinya sebagai institusi pendidikan tinggi yang berkomitmen mencetak sumber daya manusia unggul. Melalui Wisuda Sarjana dan Pascasarjana Gelombang II, USI secara resmi meluluskan 213 wisudawan sekaligus menambah satu Guru Besar (Profesor), Selasa (30/12/2025).
Prosesi wisuda berlangsung khidmat di Auditorium Radjamin Poerba tersebut menjadi momentum penting bagi penguatan mutu akademik USI.
Guru Besar baru yang dikukuhkan adalah Rektor Universitas Simalungun, Prof. Dr. Sarintan Damanik, sebuah capaian strategis bagi dunia pendidikan tinggi di wilayah Simalungun dan sekitarnya.
Dalam sambutannya, Prof. Sarintan Damanik menegaskan bahwa wisuda bukan sekadar seremoni akademik, melainkan bentuk tanggung jawab moral institusi kepada bangsa dan negara dalam menyiapkan lulusan yang berkualitas, kompeten, dan berdaya saing global.
“Keberhasilan Saudara dan Saudari hari ini adalah buah dari kegigihan, ketekunan, serta kemampuan menghadapi berbagai tantangan selama proses pendidikan. Kami bangga atas capaian ini,” ujar Prof. Sarintan.
Ia berharap ilmu pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh para lulusan dapat diabdikan bagi masyarakat, serta memberi kontribusi nyata dalam pembangunan daerah dan nasional.
Pada kesempatan itu, Rektor USI juga menyampaikan apresiasi mendalam kepada para orang tua, wali, keluarga, dan penyedia beasiswa yang telah setia mendukung perjalanan akademik para wisudawan hingga tuntas.
Saat ini, Universitas Simalungun memiliki lima fakultas dan satu Sekolah Pascasarjana dengan total 19 program studi yang seluruhnya telah terakreditasi “Baik Sekali”. Penambahan Guru Besar dinilai sebagai tonggak penting dalam meningkatkan kualitas tridarma perguruan tinggi, khususnya di bidang pendidikan dan penelitian.
Meski demikian, Prof. Sarintan secara terbuka mengakui bahwa USI masih memiliki keterbatasan, baik dari segi sarana dan prasarana, proses pembelajaran, maupun layanan non-akademik.
Atas hal tersebut, ia menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh wisudawan dan keluarga atas segala kekurangan selama proses pendidikan berlangsung.
Menutup sambutannya, Rektor USI berpesan agar para lulusan terus berjuang, menjaga integritas, serta membawa nama baik almamater di manapun berada.
“Semoga Tuhan Yang Maha Esa senantiasa menuntun langkah Saudara dan Saudari, serta mengantarkan pada masa depan yang gemilang,” tutupnya. (SNC)
Laporan: Romanis Sipayung

