SimadaNews.com– Bupati Samosir Vandiko T. Gultom menegaskan Kabupaten Samosir merupakan tempat terbaik untuk mencetak prestasi, namun bukan wilayah untuk mengejar kekayaan, dalam acara pisah sambut Kapolres Samosir yang digelar di Rumah Dinas Bupati Samosir, Senin (12/1/2026).
Didampingi Wakil Bupati Ariston Tua Sidauruk, Vandiko menyambut Kapolres Samosir yang baru AKBP Rina Sry Nirwana Tarigan, S.I.K., sekaligus melepas AKBP Rina Frillya, S.I.K. yang mendapat amanah baru sebagai Kapolres Tebing Tinggi.
Acara tersebut dihadiri unsur Forkopimda, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan, serta insan pers Kabupaten Samosir.
Dalam sambutannya, Vandiko menyampaikan permohonan maaf atas keterlambatannya karena harus menghadiri undangan mendadak dari Kementerian Dalam Negeri yang tidak dapat diwakilkan.
Ia kemudian menyampaikan apresiasi tinggi atas kinerja AKBP Rina Frillya selama kurang lebih sembilan bulan bertugas di Samosir.
“Tidak terasa sembilan bulan berlalu. Kami memahami mutasi sebagai bagian dari pembinaan karier di Polri. Kami berterima kasih atas dedikasi dan pengabdian Ibu Rina Frillya dalam menjaga kondusivitas Samosir,” ujar Vandiko.
Menurut Vandiko, sinergi yang terbangun antara Polres Samosir dan Pemerintah Kabupaten Samosir berjalan sangat baik, sehingga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap terjaga.
“Samosir dalam kondisi damai tanpa kendala berarti. Ini buah dari koordinasi dan komunikasi yang solid,” katanya.
Kepada Kapolres Samosir yang baru, AKBP Rina Sry Nirwana Tarigan, Vandiko menyampaikan ucapan selamat datang sekaligus pesan tegas.
“Di Samosir mungkin sulit mencari kekayaan, tetapi untuk mencari prestasi, inilah tempatnya. Walaupun kecil, apa pun yang terjadi di Samosir cepat sampai ke pusat,” tegas Vandiko.
Ia menegaskan Pemkab Samosir siap mendukung penuh Kapolres baru dalam meningkatkan sinergitas dan mencetak prestasi melalui komunikasi yang terbuka dan kolaboratif.
Ketua DPRD Samosir Nasip Simbolon yang mewakili Forkopimda turut mengapresiasi kepemimpinan AKBP Rina Frillya. Ia menyebut masyarakat merasakan langsung situasi aman dan nyaman selama kepemimpinannya.
“Samosir sangat bergantung pada sektor pariwisata. Framing negatif bisa berdampak besar terhadap PAD. Karena itu, sinergi dan kepemimpinan yang kuat sangat dibutuhkan,” ujar Nasip.
Sementara itu, Dandim 0210/TU Letkol Inf Ronald Tampubolon berharap sinergi TNI-Polri yang selama ini terjalin baik dapat terus dipertahankan dengan tetap mengedepankan adat dan kearifan lokal.
Kajari Samosir Satria Irawan juga mengapresiasi kerja sama yang terbangun dan mendorong penegakan hukum yang mengedepankan pendekatan restorative justice.
Dalam sambutan perpisahannya, AKBP Rina Frillya menyampaikan terima kasih atas dukungan Forkopimda dan seluruh masyarakat Samosir. Ia mengaku Samosir menjadi bagian penting dalam perjalanan karier dan kehidupannya.
“Saya mohon maaf apabila selama bertugas terdapat kekhilafan. Mohon doa restu untuk menjalankan tugas di tempat yang baru,” ucapnya.
Sementara Kapolres Samosir yang baru, AKBP Rina Sry Nirwana Tarigan, menyatakan komitmennya untuk mendengarkan aspirasi masyarakat dan mempelajari kembali adat serta budaya Batak.
“Saya akan belajar martarombo dan memahami adat Batak. Semua aspirasi masyarakat akan saya tampung,” tegasnya.
Acara ditutup dengan penyerahan cendera mata berupa ulos sebagai simbol penghormatan dan berlangsung dalam suasana hangat serta penuh kekeluargaan, mencerminkan komitmen bersama menjaga kondusivitas dan mendorong pembangunan Kabupaten Samosir. (SNC)
Laporan: Benri Naibaho

