SimadaNews.com– Satu unit rumah permanen milik seorang pensiunan TNI hangus dilalap api di Jalan Kasuari Kelurahan Sipinggolpinggol, Kecamatan Siantar Barat, Kota Pematangsiantar, Kamis (15/1/2026).
Rumah tersebut diketahui milik Sulfan Solihin (63).
Saat kebakaran pertama kali diketahui, api sudah membumbung tinggi dari bagian atas plafon rumah.
Berdasarkan pantauan di lokasi, tidak satu pun barang di dalam rumah berhasil diselamatkan.
Kondisi bangunan yang cukup besar dan sebagian berbahan kayu membuat api cepat menyebar. Perabotan rumah tangga yang mudah terbakar turut memperparah kobaran api.
Kerugian akibat peristiwa ini ditaksir mencapai sekitar Rp200 juta.
Lurah Sipinggolpinggol, Siti Damayani, mengatakan saat kejadian pemilik rumah berada di dalam bangunan.
Api pertama kali terlihat muncul dari bagian atas plafon rumah yang diduga akibat korsleting listrik.
“Tiba-tiba api muncul dari atas plafon rumah dan langsung cepat membesar,” ujar Siti kepada wartawan.
Menurutnya, pemilik rumah langsung keluar untuk menyelamatkan diri. Warga sekitar sempat berupaya memadamkan api secara manual, namun kobaran api terus membesar.
“Akses jalan menuju lokasi cukup sempit karena berada di gang kecil, sehingga menyulitkan mobil pemadam kebakaran untuk masuk,” jelasnya.
Siti menambahkan, kebakaran tersebut berdampak pada satu kepala keluarga. “Alhamdulillah tidak ada korban jiwa maupun luka-luka,” ucapnya.
Hal senada disampaikan tetangga korban, Thamrin Lubis, yang mengaku sempat panik melihat api dengan cepat membesar.
“Awalnya api dari plafon rumah, kemungkinan besar korsleting listrik. Pemilik rumah langsung menyelamatkan diri dan meminta tolong,” katanya.
Sementara itu, Sulfan Solihin mengatakan api dengan cepat membesar sesaat setelah muncul dari plafon rumah.
“Api langsung besar, jadi saya segera keluar menyelamatkan diri. Akibat korsleting listrik, rumah saya habis terbakar,” tuturnya.
Dalam upaya pemadaman, Dinas Pemadam Kebakaran Kota Pematangsiantar menurunkan enam unit mobil pemadam. Api berhasil dipadamkan dan tidak merembet ke rumah warga lainnya. (SNC)
Laporan: Romanis Sipayung

