SimadaNews.com- Pemerintah Kabupaten Samosir menunjukkan komitmennya dalam memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat melalui keikutsertaan pada Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVII Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI). Kegiatan tersebut berlangsung di Hotel Aston Batam, Kepulauan Riau, sejak Minggu hingga Selasa, 18–20 Januari 2026.
Rakernas XVII APKASI mengusung tema “Wujudkan Asta Cita untuk Daerah yang Sejahtera” dan dihadiri langsung oleh Bupati Samosir, Vandiko T. Gultom. Forum nasional ini menjadi wadah strategis bagi para kepala daerah untuk membahas berbagai isu penting pembangunan kabupaten di seluruh Indonesia.
Bupati Vandiko menyampaikan bahwa Rakernas APKASI memiliki peran krusial dalam mengawal kepentingan daerah, khususnya dalam menyuarakan kebutuhan dan tantangan yang dihadapi pemerintah kabupaten.
Sejumlah isu strategis dibahas, antara lain penguatan kemandirian pangan, pembangunan infrastruktur dasar, dana transfer ke daerah, optimalisasi dana desa, manajemen talenta Aparatur Sipil Negara (ASN), serta penguatan hubungan pusat dan daerah melalui pembahasan revisi Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.
“Keikutsertaan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mengawal kepentingan kabupaten serta memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat demi pembangunan daerah ke depan,” ujar Vandiko.
Rakernas XVII APKASI juga menghadirkan dialog langsung antara para bupati dengan sejumlah pejabat nasional, di antaranya Menteri Pertanian, Menteri Pekerjaan Umum, Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Menteri Sosial, Kepala Badan Kepegawaian Negara, serta Ketua Komisi II DPR RI. Dialog ini diharapkan mampu melahirkan solusi konkret atas berbagai persoalan daerah.
Kegiatan tersebut secara resmi ditutup oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian.
Dalam arahannya, Mendagri menekankan pentingnya menghasilkan output nyata dari setiap diskusi yang dilakukan antarkepala daerah.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada APKASI yang telah menyelenggarakan kegiatan ini. Harapannya, diskusi dan dialog yang terbangun dapat menghasilkan solusi yang bermanfaat dalam menyelesaikan berbagai persoalan daerah dan bangsa,” ujar Mendagri.
Mendagri juga menjelaskan bahwa setiap daerah memiliki karakteristik dan tantangan yang berbeda-beda, baik yang bersifat umum maupun khusus. Ia menegaskan bahwa Presiden RI Prabowo Subianto memiliki komitmen kuat dalam menyelesaikan persoalan rakyat melalui kebijakan yang berpihak kepada masyarakat kecil.
Selain itu, Mendagri mengajak para kepala daerah untuk memahami gagasan Presiden Prabowo sebagaimana tertuang dalam buku Paradoks Indonesia dan Solusinya, yang mendorong optimalisasi pemanfaatan sumber daya alam untuk sebesar-besarnya kepentingan rakyat.
“Karena kekayaan Indonesia sangat luar biasa dan cukup untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat serta mengangkat derajat masyarakat miskin,” tambahnya.
Mendagri optimistis Indonesia berpeluang menjadi negara maju dengan kekuatan ekonomi besar di dunia, didukung oleh potensi bonus demografi yang harus dikelola secara optimal oleh pemerintah daerah. Ia juga menekankan pentingnya memperkuat peran sektor swasta melalui kemudahan perizinan guna mendorong investasi di daerah.
“Jika sektor swasta tumbuh dan investasi meningkat, maka Pendapatan Asli Daerah (PAD) akan naik dan daerah akan melompat dalam pembangunan,” tandasnya.
Rakernas XVII APKASI turut dihadiri Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad, Ketua Umum APKASI Bursah Zarnubi, Ketua Harian APKASI Dadang Supriatna, Sekretaris Jenderal APKASI Joune James Esau Ganda, serta para bupati dan pejabat terkait dari seluruh Indonesia. (SNC)
Laporan: Benri Naibaho

