SimadaNews.com– Senja yang seharusnya menjadi waktu pulang dan berkumpul bersama keluarga berubah menjadi duka mendalam.
Sebuah mobil Toyota Avanza bernomor polisi BK 1657 ABP tertabrak rangkaian kereta api saat melintasi perlintasan rel di Jalan Abdul Hamid, Kecamatan Padang Hilir, Kota Tebing Tinggi, Rabu (21/1/2026) sekitar pukul 18.47 WIB.
Mobil tersebut diketahui datang dari arah Jalan Abdul Hamid, Kelurahan Tebing Tinggi, menuju Jalan Abdul Hamid Lingkungan IV, Kelurahan Bagelen.
Saat kendaraan melintasi perlintasan rel kereta api, tanpa disadari sebuah rangkaian kereta api melaju kencang dari arah berlawanan. Benturan keras tak terhindarkan.
Warga sekitar yang mendengar suara tabrakan mengaku terkejut melihat mobil tersebut terseret sejauh kurang lebih 300 meter dari titik awal kejadian.
Suasana di lokasi seketika dipenuhi kepanikan, jeritan, dan tangis warga yang berupaya memberikan pertolongan.
Di dalam mobil nahas itu terdapat delapan orang penumpang, terdiri dari dua balita dan enam orang dewasa.
Dari enam orang dewasa tersebut, empat di antaranya perempuan dan dua laki-laki.
Tragisnya, tiga orang penumpang dinyatakan meninggal dunia di tempat akibat benturan hebat.
Sementara korban lainnya mengalami luka serius dan langsung dilarikan ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan penanganan medis intensif oleh petugas gabungan.
Kapolres Tebing Tinggi melalui Kasi Humas, Iptu Muliono, membenarkan peristiwa kecelakaan tersebut.
Ia menyampaikan bahwa pihak kepolisian telah turun ke lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengamankan area demi kelancaran proses evakuasi dan penyelidikan lebih lanjut.
“Kami turut berduka cita atas kejadian ini. Saat ini, korban telah ditangani dan penyebab pasti kecelakaan masih dalam proses penyelidikan,” ujar Iptu Muliono.
Peristiwa ini kembali menjadi pengingat akan bahaya perlintasan kereta api, khususnya pada jam-jam rawan, serta pentingnya kewaspadaan dan keselamatan bersama demi mencegah jatuhnya korban jiwa di masa mendatang. (SNC)
Laporan: Arwin HP Silangit

