SimadaNews.com— Bupati Simalungun, Dr. H. Anton Achmad Saragih, menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat serta berjanji akan meninjau ulang kebijakan penggantian nama Balai Harungguan Drs. Djabanten Damanik.
Pernyataan tersebut disampaikan langsung dalam audiensi bersama pengurus Tumpuan Damanik Boru Panogolan Siantar–Simalungun (TDBP SS) di rumah dinas Bupati, Jumat (30/1/2026) pagi.
Dalam pertemuan itu, Ketua Umum TDBP SS Satben Rico Damanik secara tegas meminta agar nama balai dikembalikan seperti semula.
Menurutnya, perubahan nomenklatur berpotensi menimbulkan perpecahan dan ketersinggungan di tengah masyarakat Simalungun.
“Kami meminta agar nama Balai Harungguan Djabanten Damanik dikembalikan untuk menghindari perpecahan dan ketersinggungan di masyarakat Simalungun. Kami juga siap berkolaborasi dengan Pemkab dalam upaya pelestarian budaya,” ujar Rico.
Sikap serupa disampaikan Ketua Harian TDBP SS, Rado Damanik. Ia menegaskan penolakan resmi organisasi terhadap perubahan nama balai tersebut, sekaligus menyatakan kesiapan TDBP SS untuk bekerja sama dengan pemerintah daerah dalam mengedukasi nilai-nilai kepahlawanan tokoh-tokoh Simalungun, termasuk Tuan Rondahaim Saragih.
Menanggapi aspirasi tersebut, Bupati Anton Achmad Saragih mengakui dapat memahami dan merasakan kekecewaan yang dirasakan oleh marga Damanik. Hal itu disampaikan Rico usai audiensi.
“Bapak Bupati berjanji akan memberikan yang terbaik untuk mengobati kekecewaan yang kita rasakan,” kata Rico, mengutip pernyataan Bupati.
Selain itu, Bupati Simalungun juga secara terbuka menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan masyarakat akibat kebijakan perubahan nama Balai Harungguan Drs. Djabanten Damanik.
Sebagai tindak lanjut, Bupati berjanji akan segera menggelar rapat koordinasi dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. Rapat tersebut akan membahas respons dan penolakan masyarakat terhadap kebijakan dimaksud, guna merumuskan solusi terbaik.
“Mari kita sama-sama berdoa agar kebijakan yang diambil Pak Bupati nantinya menjadi yang terbaik bagi kita Damanik, dan apa yang menjadi harapan kita dapat terwujud,” pungkas Rico. (SNC)
Laporan: Romanis Sipayung

