SimadaNews.com-Wali Kota Tebing Tinggi, H. Iman Irdian Saragih, meresmikan Pusat Kuliner Masjid Agung yang berlokasi di Jalan KL Yos Sudarso, Jumat (30/1/2026).
Peresmian ini menandai transformasi lahan eks Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Tebing Tinggi yang terbengkalai sejak 2020 menjadi pusat ekonomi baru bagi masyarakat.
Dalam sambutannya, Wali Kota menekankan tiga pesan utama kepada pelaku UMKM/pedagang dan pengunjung guna menjaga keberlangsungan kawasan pusat kuliner tersebut.
Pesan pertama terkait ketertiban umum. Para pedagang diimbau untuk menghentikan sementara aktivitas jual beli saat azan berkumandang sebagai bentuk penghormatan terhadap lingkungan Masjid Agung.
Kedua, Wali Kota mengingatkan pentingnya menjaga keamanan kawasan, baik kendaraan, aset kios, maupun perilaku di ruang publik.
Ketiga, ia menegaskan perlunya menjaga kebersihan secara kolektif antara pedagang dan pengunjung.
“Tiga pesan ini saya titipkan demi kenyamanan bersama dan harus selalu dijaga. Untuk keamanan, nanti personel dari Satpol PP akan bertugas di sini,” ujar Wali Kota.
Ia menjelaskan, revitalisasi lahan yang terbengkalai selama kurang lebih lima tahun tersebut merupakan wujud nyata komitmen pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Kurang lebih lima tahun lahan ini terbengkalai, kini kita revitalisasi menjadi pusat kuliner. Pro dan kontra itu hal biasa, tetapi saya berjanji pemerintah bekerja untuk kesejahteraan rakyat, apa pun tantangannya. Kita akan terus mendorong pemberdayaan ekonomi kerakyatan,” ungkapnya.
Wali Kota juga mengapresiasi sinergi seluruh stakeholder dan dukungan masyarakat sehingga Pusat Kuliner Masjid Agung dapat terwujud.
“Peresmian ini tidak terlepas dari doa dan dukungan semua pihak. Mari kita jaga sinergitas dan kolaborasi untuk membangun Kota Tebing Tinggi yang kita cintai. Dengan mengucapkan bismillahirrahmanirrahim, hari ini Jumat, 30 Januari 2026, Pusat Kuliner Masjid Agung Kota Tebing Tinggi saya nyatakan resmi dibuka,” ucap Wali Kota.
Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UKM Kota Tebing Tinggi, Marimbun Marpaung, menyampaikan bahwa pembangunan pusat kuliner bertujuan memperkuat ketahanan ekonomi inklusif, meningkatkan pendapatan masyarakat, serta menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD).
“Sasarannya meliputi penataan kawasan pusat kuliner, penambahan destinasi wisata kuliner bagi masyarakat Kota Tebing Tinggi maupun dari luar daerah, serta menumbuhkan pelaku usaha yang profesional dan mandiri,” jelasnya.
Peresmian ini mendapat apresiasi dari pelaku UMKM setempat. Salah satunya, H. Husnul Adhari, yang menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kota Tebing Tinggi atas penyediaan fasilitas tersebut.
“Kami berharap ke depan kawasan ini menjadi ikon Kota Tebing Tinggi dan mampu memakmurkan ekonomi di sekitar masjid. Dengan kebersamaan, kami yakin ini bisa berjalan dengan baik,” ujarnya.
Acara peresmian dirangkai dengan pengguntingan pita dan peninjauan langsung stan pedagang oleh Wali Kota bersama jajaran Forkopimda, dilanjutkan dengan jamuan makan siang bersama.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakapolres Tebing Tinggi Kompol Rudi Syahputra, Kasi Intelijen Kejari Sai Sintong Purba, perwakilan Danramil 13/TT Serma Bambang, Sekdako Erwin Suheri Damanik, Kepala BPS Azantaro, para kepala OPD, camat dan lurah se-Kota Tebing Tinggi, serta tamu undangan lainnya. (SNC)
Laporan: Arwin HP Silangit

