SimadaNews.com– Keberadaan bangunan Indomaret yang berdiri di Jalan Besar Pematang Bandar–Kerasaan, tepatnya di Nagori Wonorejo, Kecamatan Pematang Bandar, Kabupaten Simalungun, menuai sorotan dari warga sekitar. Pasalnya, bangunan tersebut diduga menyerobot bahu jalan yang masih termasuk dalam Daerah Wilayah Jalan (Dawija).
(SI), salah seorang warga setempat, mengatakan bahwa jalan Pematang Bandar pada dasarnya memiliki lebar yang memadai. Namun, sejak berdirinya Indomaret tersebut, kondisi jalan di bagian depan bangunan menjadi lebih sempit.
“Jalan ini sebenarnya lebar, bang. Tapi coba lihat di depan Indomaret itu, jalannya jadi sempit. Halaman parkirnya dipasang paving block sampai ke bahu jalan beberapa meter. Akibatnya, kalau melintas dari arah Pematang Bandar ke Kerasaan, kendaraan harus menepi jauh ke kiri dan itu berbahaya bagi warga,” ujarnya.
Ia menambahkan, warga sebenarnya sudah pernah mempertanyakan persoalan tersebut kepada pihak Indomaret. Namun hingga saat ini, belum ada tindak lanjut yang jelas.
“Kami sudah pernah sampaikan ke pihak Indomaret, tapi sampai sekarang belum ada hasilnya. Indomaret itu pun baru sekitar sebulan beroperasi,” tambahnya.
Menindaklanjuti informasi tersebut, jurnalis simadanews.com turun langsung ke lokasi pada Sabtu (31/01/2026) sekitar pukul 14.30 WIB. Di lokasi terlihat paving block terpasang hingga ke bahu jalan yang diduga masuk dalam Daerah Wilayah Jalan (Dawija).
Sementara itu, Ananda Fariz yang mengaku sebagai Kepala Toko Indomaret saat dikonfirmasi membenarkan adanya keluhan warga terkait pemasangan paving block tersebut.
“Benar bang, kami juga sudah dengar warga ribut soal paving block yang sampai ke bahu jalan. Hal itu sudah kami sampaikan ke koordinator pembangunan Indomaret ini, namanya Pak Setiawan, agar segera dibongkar dan diperbaiki kembali. Kami di sini hanya menempati, untuk pembangunan sepenuhnya kami serahkan ke Pak Setiawan,” jelasnya.
Terpisah, hingga berita ini diterbitkan, Setiawan selaku pihak yang disebut sebagai koordinator pembangunan belum memberikan tanggapan meski telah dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp. (SNC)
Laporan: Darwin Sinaga

