SimadaNews.com – Dalam rangka meningkatkan kesiapan personel menjelang pelaksanaan Operasi Keselamatan Toba 2026, Polres Simalungun Polda Sumatera Utara mengikuti kegiatan Latihan Pra Operasi (LatpraOps) Keselamatan Toba 2026 secara daring melalui Zoom Meeting, Kamis (29/1/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB tersebut berlangsung di Ruang PDDO Polres Simalungun, Jalan Jhon Horailam Saragih, Pamatang Raya, Kecamatan Raya, Kabupaten Simalungun. Wakapolres Simalungun KOMPOL Imam Alriyuddin, S.H., M.H., hadir mewakili Kapolres Simalungun.
Dikonfirmasi Kamis malam sekitar pukul 20.00 WIB, KOMPOL Imam Alriyuddin menyampaikan bahwa keikutsertaan Polres Simalungun dalam LatpraOps ini merupakan bentuk kesiapan Polri dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.
“LatpraOps ini bertujuan menyatukan persepsi serta meningkatkan profesionalisme personel dalam pelaksanaan operasi di lapangan. Polri hadir tidak hanya untuk penindakan, tetapi juga edukasi dan perlindungan bagi pengguna jalan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, Operasi Keselamatan Toba 2026 akan dilaksanakan selama 14 hari, mulai 2 hingga 15 Februari 2026, di seluruh wilayah Provinsi Sumatera Utara. Operasi ini difokuskan pada upaya cipta kondisi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (kamseltibcarlantas) menjelang Operasi Ketupat Toba 2026.
“Melalui operasi ini, kami ingin menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat untuk tertib berlalu lintas. Keselamatan adalah kebutuhan bersama,” tegasnya.
LatpraOps tersebut turut diikuti sejumlah pejabat utama Polres Simalungun, di antaranya Kabag SDM KOMPOL Manaek Sahala Ritonga, S.H., M.H., Kabag Log KOMPOL Pandapotan Butar-butar, S.H., Kasat Samapta AKP Heddy Marpaung, S.H., Kasubbag BinOps AKP Riswan, serta perwira dan kanit terkait lainnya.
Sementara itu, LatpraOps tingkat Polda Sumut dipusatkan di Aula Catur Prasetya Lantai 4 Mapolda Sumut dan dipimpin Wakapolda Sumatera Utara Brigjen Pol Sonny Irawan, S.I.K., M.H., didampingi Karo Ops dan para pejabat utama Polda Sumut.
Dalam arahannya, Wakapolda Sumut menegaskan agar Operasi Keselamatan Toba 2026 dilaksanakan secara optimal dan profesional, serta tidak sekadar menjadi kegiatan rutin.
“Operasi ini didukung anggaran negara, sehingga harus memberi manfaat nyata bagi masyarakat. Laksanakan sesuai SOP dan kuasai dasar hukum karena setiap tindakan mudah direkam dan diviralkan,” tegasnya.
Menanggapi hal tersebut, Wakapolres Simalungun menyatakan kesiapan jajarannya melaksanakan operasi dengan mengedepankan kegiatan preemtif dan preventif, serta penindakan secara selektif terhadap pelanggaran yang berpotensi menimbulkan kecelakaan.
“Sasaran operasi meliputi pengemudi, kendaraan, kondisi jalan, dan lingkungan. Fokus pada sosialisasi keselamatan berlalu lintas, safety riding dan driving, pemeriksaan kelengkapan kendaraan, ramp check angkutan umum, hingga penindakan pelanggaran berisiko tinggi,” jelasnya.
Ia menambahkan, sasaran khusus operasi mencakup bus pariwisata, kendaraan travel, pengemudi angkutan umum, serta perusahaan otobus dan badan usaha angkutan.
Dengan mengikuti LatpraOps Keselamatan Toba 2026, Polres Simalungun menegaskan komitmennya dalam mendukung terwujudnya lalu lintas yang aman, tertib, dan lancar bagi masyarakat Sumatera Utara, khususnya menjelang meningkatnya mobilitas masyarakat pada Hari Raya Idul Fitri. (SNC)
Laporan: Pirhot Nababan

