SimadaNews.com – Polres Simalungun menggelar pertemuan untuk menerima aspirasi sekaligus berdiskusi dengan Forum Organisasi Masyarakat Sipil untuk Keadilan dan Demokrasi serta perwakilan petani Kecamatan Tapian Dolok, Senin (02/02/2026) sekitar pukul 14.00 WIB.
Kegiatan yang berlangsung di Aula Andar Siahaan Polres Simalungun, Jalan Jhon Horailam Saragih, Pamatang Raya, Kecamatan Raya, Kabupaten Simalungun, dihadiri sejumlah organisasi masyarakat sipil, antara lain Gerakan Mahasiswa dan Pemuda Simalungun (GEMAPSI), DPK Jaringan Kemandirian Nasional (JAMAN), LPM Suluh, Senada Institute, serta perwakilan petani Tapian Dolok.
Dari pihak kepolisian, pertemuan dihadiri pejabat utama Polres Simalungun, di antaranya Kabag Ops Kompol M. Manik, S.H., M.H., Kasat Reskrim AKP Herison Manulang, S.H., Kasat Samapta AKP Heddy Marpaung, S.H., Kasat Pamobvit AKP Sappetua Simbolon, Kasat Intel IPTU Rido Valentino Pakpahan, S.Kom., M.H., Kasie Humas AKP V.J. Purba, S.H., serta para perwira dan bintara lainnya.
Dalam pertemuan tersebut, perwakilan masyarakat menyampaikan aspirasi dan keluhan terkait pengelolaan lahan untuk usaha ketapang.
Menanggapi hal itu, Kasat Reskrim AKP Herison Manulang menjelaskan bahwa Polres Simalungun menerima penugasan dari Pemerintah Kabupaten Simalungun untuk mengelola lahan seluas 50 hektare dalam rangka mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional.
Ia menjelaskan, sebelumnya kesempatan pengelolaan telah diberikan kepada kelompok tani setempat. Namun, kerja sama tidak berlanjut akibat perbedaan pandangan terkait harga, mengingat hasil panen wajib dijual ke Bulog sesuai ketentuan.
Sebagai solusi, Polres Simalungun mengajak kelompok tani di sekitar lokasi lahan untuk menyusun daftar anggota dan menjalin kerja sama melalui perjanjian kerja sama (MoU), dengan ketentuan hasil produksi dijual ke Bulog sesuai peraturan yang berlaku.
Setelah menerima penjelasan secara rinci, pihak masyarakat menyatakan dapat memahami dan menyetujui langkah yang disampaikan Polres Simalungun.
Kegiatan yang semula diawali dengan aksi penyampaian aspirasi tersebut berlangsung aman, tertib, dan kondusif, serta berakhir sekitar pukul 15.20 WIB. (SNC)
Laporan: Pirhot Nababan

