SimadaNews.com– Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi SH MKn yang diwakili Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Zainal Siahaan SE MM menghadiri acara Serah Terima Program Kemaslahatan Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) Tahun 2025 berupa renovasi Masjid Taqwa Muhammadiyah Pematangsiantar, yang berlokasi di Jalan Merdeka, Kelurahan Dwikora, Kecamatan Siantar Barat.
Kehadiran perwakilan Pemerintah Kota Pematangsiantar bersama Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Fajar Riza Ul Haq, Wakil Badan Pengurus Bidang Pendayagunaan dan Pendistribusian LazisMu Pusat Muarawati Nur Malinda, serta Anggota Badan Pelaksana BPKH Amri Yusuf disambut dengan Tarian Simalungun dan prosesi adat penyematan hiou sebagai bentuk penghormatan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Pematangsiantar Drs Risbon Sinaga MM, Kepala Bidang Pendidik dan Tenaga Kependidikan Prima Novriandi, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Pematangsiantar Ir H Sailan Nasution MM, serta perwakilan Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Provinsi Sumatera Utara Muhammad Qorib.
Dalam sambutan tertulis Wali Kota Pematangsiantar yang dibacakan Zainal Siahaan, Pemerintah Kota Pematangsiantar menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Pematangsiantar beserta seluruh pihak yang telah bekerja keras, berkolaborasi, dan bergotong royong sehingga renovasi Masjid Taqwa Muhammadiyah dapat terlaksana dengan baik hingga dilakukan serah terima secara resmi.
“Masjid bukan hanya sebagai tempat ibadah semata, tetapi juga sebagai pusat pembinaan umat, penguatan akhlak, serta pemberdayaan sosial dan pendidikan. Dengan selesainya renovasi Masjid Taqwa Muhammadiyah ini, saya berharap masjid semakin nyaman, representatif, dan mampu memberikan manfaat luas bagi masyarakat sekitar,” ujar Wesly dalam sambutannya.
Lebih lanjut disampaikan, Pemerintah Kota Pematangsiantar senantiasa mendukung peran aktif organisasi kemasyarakatan dan keagamaan, termasuk Muhammadiyah, dalam membangun kehidupan masyarakat yang religius, rukun, dan berkeadaban.
Sinergi antara pemerintah dan elemen masyarakat dinilai menjadi kunci dalam mewujudkan Kota Pematangsiantar yang Cerdas, Sehat, Kreatif, dan Selaras.
Ia juga mengajak seluruh jamaah dan masyarakat untuk memakmurkan masjid, tidak hanya melalui pelaksanaan ibadah shalat berjamaah, tetapi juga dengan menghidupkan berbagai kegiatan positif seperti pengajian, pendidikan keagamaan, serta kegiatan sosial kemasyarakatan.
Sementara itu, Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Fajar Riza Ul Haq menyampaikan bahwa Muhammadiyah memiliki peran strategis sebagai gerakan pembaruan umat yang berkontribusi besar dalam mencerdaskan kehidupan bangsa serta memperkuat sinergi keumatan.
“Hari ini kita menyaksikan bukti nyata kemandirian Muhammadiyah dalam bersyarikat melalui kerja sama dengan BPKH dalam renovasi masjid. Rumah ibadah memiliki fungsi penting, tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pilar pendidikan dan pusat interaksi sosial umat,” ujarnya.
Ia berharap Masjid Taqwa Muhammadiyah tidak hanya menjadi tempat beribadah, tetapi juga menjadi pusat penyampaian nilai-nilai ajaran agama serta terbuka bagi seluruh lapisan masyarakat.
“Inilah keindahan Indonesia. Keberagaman umat beragama kita rawat sebagai pemersatu bangsa. Semoga masjid ini semakin memperkuat dakwah keagamaan, dakwah pendidikan, dakwah sosial, dan dakwah umat,” katanya.
Anggota Badan Pelaksana BPKH Amri Yusuf dalam kesempatan tersebut menjelaskan bahwa Dana Abadi Umat yang dikelola BPKH tidak boleh berkurang baik nilai maupun bentuknya.
“Dana inilah yang dimanfaatkan untuk mendukung pembangunan rumah-rumah ibadah, program keumatan, serta berbagai program kemaslahatan umat,” jelasnya.
Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Pematangsiantar Ir H Sailan Nasution MM menyampaikan ucapan terima kasih atas kehadiran Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Pemerintah Kota Pematangsiantar, serta BPKH dalam acara tersebut.
“Ini merupakan kehormatan dan kebanggaan bagi kami, khususnya warga Muhammadiyah Kota Pematangsiantar. Kehadiran Pak Wamen kami sambut dengan adat pemberian ulos sebagai bentuk penghargaan tertinggi,” ucapnya.
Ia juga mengapresiasi peran LazisMu Pusat serta seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam renovasi Masjid Taqwa Muhammadiyah, yang proses pembangunannya dimulai sejak tahun 2005 dan terus mengalami pengembangan hingga saat ini.
Acara ditutup dengan prosesi simbolis Serah Terima Program Kemaslahatan BPKH Tahun 2025 Renovasi Masjid Taqwa Muhammadiyah Pematangsiantar. Setelah itu, Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Fajar Riza Ul Haq meninjau kegiatan pembelajaran serta berinteraksi dengan para guru dan siswa-siswi SD Swasta Muhammadiyah 01 Pematangsiantar (Muhsapas). (SNC)
Laporan: Sabarudin Purba

