SimadaNews.com— Universitas Labuhanbatu (ULB) menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) bagi para Kepala Program Studi dan Tim RPL, guna meningkatkan pemahaman serta kompetensi dalam implementasi RPL di lingkungan perguruan tinggi.
Kegiatan ini berlangsung di Hotel Axana, Padang, Selasa (3/2/2026).
Bimtek tersebut dihadiri Rektor ULB Assoc. Prof. Ade Parlaungan Nasution, Ph.D, Ketua Yayasan ULB Halomoan Nasution, SH, MH, Nimrot Siahaan, SH, MH, Wakil Rektor I Assoc. Prof. Dr. Sriono, SH, Wakil Rektor II Yudi Triyanto, SP, M.Si, Wakil Rektor III Assoc. Prof. Dr. Marlina Siregar, M.Pd, para dekan fakultas, serta narasumber Awang Dharmawan, S.I.Kom., M.A.
Dalam pemaparannya, Awang Dharmawan menjelaskan secara komprehensif konsep, kebijakan, mekanisme, hingga praktik terbaik pelaksanaan RPL di perguruan tinggi.
Materi disampaikan secara interaktif untuk memperkuat pemahaman peserta dalam mengoptimalkan pengakuan capaian pembelajaran mahasiswa yang diperoleh melalui pendidikan formal, nonformal, informal, maupun pengalaman kerja.
Rektor ULB, Assoc. Prof. Ade Parlaungan Nasution, Ph.D, menegaskan bahwa implementasi RPL merupakan bagian penting dari dukungan ULB terhadap kebijakan Merdeka Belajar–Kampus Merdeka (MBKM) serta upaya peningkatan mutu layanan akademik.
“RPL menjadi instrumen strategis dalam meningkatkan kualitas lulusan dan menjawab kebutuhan masyarakat yang semakin dinamis,” tegasnya.
Melalui Bimtek RPL ini, Universitas Labuhanbatu menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan tinggi, memperluas akses pembelajaran yang inklusif, serta menjadi perguruan tinggi yang adaptif dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. (SNC)
Laporan: Arif

