SimadaNews.com- Roulina Harianja, S.Pd resmi menjabat sebagai Kepala SMA Negeri 3 Pematangsiantar.
Ia mencatatkan sejarah sebagai perempuan pertama yang memimpin SMAN 3 Pematangsiantar. Sebelumnya, Roulina merupakan guru aktif di SMAN 4 Pematangsiantar.
Pengangkatan Roulina Harianja sebagai kepala sekolah merupakan bagian dari promosi karier menuju peran strategis sebagai pemimpin dan penggerak perubahan di satuan pendidikan.
Ia menyatakan komitmennya untuk membawa SMAN 3 Pematangsiantar semakin maju, baik dari sisi lingkungan sekolah maupun kualitas pendidikan.
Sebagai langkah awal, Roulina menegaskan bahwa program jangka pendek yang akan segera diwujudkan adalah peningkatan budaya kebersihan lingkungan sekolah.
“Untuk program jangka pendek, saya akan menekankan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sekolah,” ujar Roulina Harianja, Kamis (5/2).
Ia menyebutkan, saat ini terdapat dua fokus utama, yakni menciptakan budaya sekolah tanpa sampah serta menumbuhkan kesadaran seluruh warga sekolah akan pentingnya kebersihan lingkungan.
Menurutnya, kebersihan sekolah merupakan tanggung jawab bersama karena lingkungan yang bersih akan menciptakan suasana belajar yang nyaman, sehat, dan mampu meningkatkan semangat belajar mengajar.
Roulina menjelaskan, upaya menjaga kebersihan dapat dimulai dari hal-hal sederhana, seperti membuang sampah pada tempatnya, menjaga kebersihan ruang kelas, serta merawat taman dan halaman sekolah. Ia juga mengajak seluruh warga sekolah untuk aktif mengikuti kegiatan kerja bakti secara rutin.
Selain fokus pada kebersihan, Roulina Harianja juga menargetkan peningkatan mutu pendidikan, khususnya dalam mendorong lebih banyak lulusan SMAN 3 Pematangsiantar diterima di perguruan tinggi negeri favorit, seperti Universitas Gadjah Mada (UGM), Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Indonesia (UI), hingga perguruan tinggi di luar negeri.
“Saya mengajak seluruh guru dan wakil kepala sekolah untuk tetap bergandengan tangan, melanjutkan program-program yang sudah ada, serta bersama-sama meningkatkan mutu pendidikan demi kemajuan sekolah,” tutupnya. (SNC)
Laporan: Romanis Sipayung

