SimadaNews.com – Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi mengikuti Entry Meeting Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) serentak se-Provinsi Sumatera Utara secara virtual, Kamis (19/02/2026) pagi.
Kegiatan tersebut turut diikuti Sekretaris Daerah Junaedi Antonius Sitanggang bersama sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dari Command Center Balai Kota Pematangsiantar, serta perwakilan BPK RI Sumatera Utara.
Dalam arahannya, Wakil Gubernur Sumatera Utara Surya meminta seluruh OPD provinsi maupun pemerintah kabupaten/kota bersikap kooperatif selama proses audit BPK RI berlangsung. Ia menegaskan pentingnya dukungan berupa penyediaan dokumen, data, serta informasi yang dibutuhkan tim pemeriksa.
BPK RI diketahui telah memulai pemeriksaan interim Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun 2025 sejak 18 Februari 2026. Audit tersebut dijadwalkan berlangsung hingga 26 Maret 2026 dengan tujuan meningkatkan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah.
“Saya minta agar berkomunikasi aktif dan responsif terhadap pemenuhan dokumen dan data terkait LKPD yang diperlukan tim pemeriksa,” ujar Surya.
Surya juga berharap pemerintah daerah yang belum meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dapat memperolehnya pada LKPD 2025, sehingga tata kelola keuangan daerah di Sumatera Utara semakin baik dan akuntabel.
Sementara itu, Kepala BPK RI Perwakilan Sumut Paula Henry Simatupang menegaskan audit bukan sekadar rutinitas, melainkan upaya strategis meningkatkan akuntabilitas pengelolaan keuangan negara.
Ia berharap proses audit mampu memitigasi risiko pengelolaan keuangan pemerintah daerah serta meminimalkan temuan pemeriksaan.
“Harapan kami risikonya bisa termitigasi, temuannya kalau tidak bisa hilang minimal berkurang,” kata Paula.
Sambutan mewakili bupati/wali kota se-Sumatera Utara disampaikan Bupati Labuhanbatu Selatan Fery Sahputra Simatupang.
Turut mendampingi Sekda Junaedi Sitanggang dalam kegiatan tersebut antara lain Plt Kepala Inspektorat Heryanto Siddik, Kepala Dinas PUTR Sofyan Purba, Kepala Dinas PKP Robert Sitanggang, Direktur RSUD dr Djasamen Saragih drg Irma Suryani, serta Plt Kepala Dinas Kesehatan Urat Hatoguan Simanjuntak bersama sejumlah pejabat lainnya. (SNC)
Laporan: Sabarudin Purba

