SimadaNews.com-Perdagangan pasar keuangan Indonesia dibuka dengan nada positif pada Kamis pagi 26 Februari 2026.
Indeks saham dan nilai tukar rupiah sama-sama bergerak di zona hijau, memunculkan optimisme pelaku pasar di awal sesi.
Data pembukaan menunjukkan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 29,13 poin atau sekitar 0,35 persen hingga bertengger di level 8.351,36.
Aktivitas transaksi juga terlihat cukup ramai dengan ratusan saham mencatatkan kenaikan, sementara sebagian lainnya melemah dan stagnan.
Nilai transaksi di awal perdagangan mencapai ratusan miliar rupiah dengan volume sekitar 1 miliar saham berpindah tangan dalam lebih dari seratus ribu kali transaksi.
Kenaikan tersebut turut mendongkrak kapitalisasi pasar yang mendekati Rp15.000 triliun.
Meski begitu, euforia pembukaan tak berlangsung lama. Beberapa menit setelah perdagangan dimulai, laju IHSG sempat terkoreksi tipis dan turun ke kisaran 8.321.
Koreksi ringan ini menandakan pelaku pasar masih berhati-hati membaca sentimen lanjutan sepanjang hari.
Di pasar valuta asing, rupiah juga menunjukkan performa serupa. Mata uang Garuda terapresiasi sekitar 0,36 persen dan diperdagangkan di level Rp16.720 per dolar AS pada perdagangan pagi.
Penguatan ini memperlihatkan respons positif pasar terhadap dinamika domestik maupun global.
Penguatan ganda antara IHSG dan rupiah menjadi sinyal awal bahwa sentimen investor cenderung konstruktif, meski volatilitas masih berpotensi terjadi.
Sejumlah analis sebelumnya memproyeksikan pergerakan indeks hari ini tetap variatif dengan kecenderungan menguat, dipengaruhi optimisme regional serta antisipasi data ekonomi domestik yang akan dirilis dalam waktu dekat.
Dengan kondisi tersebut, pelaku pasar diperkirakan masih akan mencermati rilis data ekonomi dan perkembangan global sebagai penentu arah lanjutan perdagangan. (SNC)

