• https://purepurepiano.main.jp/
  • https://aceh.lan.go.id/
  • https://academy.colorescience.com/
  • https://soundrivers.org/a-sound-river/
  • https://anais.anpur.org.br/
  • https://tutorias.tepexirguez.tecnm.mx/
  • https://bat4man.netopiere.sk/
Simada News
No Result
View All Result
  • News
    • Ekbis
    • Kesehatan
    • Peristiwa
  • Pesona
  • Sudut Pandang
  • Tokoh
  • Konsultasi Hukum
  • News
    • Ekbis
    • Kesehatan
    • Peristiwa
  • Pesona
  • Sudut Pandang
  • Tokoh
  • Konsultasi Hukum
No Result
View All Result
Simada News
  • SMSI
  • News
  • Peristiwa
  • Ekbis
  • Kesehatan
  • Pesona
  • Sudut Pandang
  • Tokoh
HomeTokoh
John Tobing, Sang Pencipta “Darah Juang” Berpulang, Warisan Semangat Perlawanan Tetap Bergema

Foto Masa Hidup John Tobing

John Tobing, Sang Pencipta “Darah Juang” Berpulang, Warisan Semangat Perlawanan Tetap Bergema

Simadanews.comPenulis: Simadanews.com
27 Februari 2026 | 09:27 WIB
Rubrik: Tokoh

Kabar duka menyelimuti dunia musik sekaligus gerakan aktivisme Indonesia. Sosok di balik lagu perjuangan Darah Juang, John Tobing, dikabarkan meninggal dunia pada Rabu malam, 25 Februari 2026.

Pria bernama lengkap Johnsony Maharsak Lumban Tobing itu mengembuskan napas terakhir sekitar pukul 20.45 WIB setelah menjalani perawatan di Rumah Sakit Akademik Universitas Gadjah Mada (RSA UGM), Yogyakarta.

Kabar wafatnya dikonfirmasi sejumlah kolega dan tokoh, menandai kehilangan besar bagi generasi aktivis lintas era.

Wakil Menteri HAM Mugiyanto menyebut kepergian John sebagai kehilangan figur penting gerakan mahasiswa 1980–1990-an.

“Ia meninggalkan warisan tak ternilai: lagu Darah Juang yang membuat kita merinding setiap mendengar,” ujarnya mengenang sosok almarhum.

Dari Petikan Gitar Asrama hingga Lagu Ikonik Aksi Jalanan

Nama John Tobing tak bisa dipisahkan dari “Darah Juang”, lagu yang sejak era reformasi kerap menjadi pengobar semangat mahasiswa ketika turun ke jalan menyuarakan keadilan.

Lagu tersebut lahir dari proses sederhana petikan gitar dan lirik yang disusun di masa muda namun kemudian menjelma simbol perlawanan generasi.

Di kalangan aktivis, John dikenal bukan hanya sebagai pencipta lagu, tetapi juga bagian dari denyut pergerakan itu sendiri.

Ia ikut hadir dalam berbagai momentum perjuangan, menjadikan musik sebagai medium kritik sosial yang kuat.

Perjuangan Melawan Sakit Hingga Detik Terakhir

Keluarga mengungkap kondisi kesehatan John menurun sejak akhir 2025.

Ia sempat keluar-masuk rumah sakit akibat penyakit yang diderita, sebelum akhirnya kembali dirawat intensif pada Februari 2026 setelah mengalami penurunan kesadaran hingga henti jantung.

Jenazah disemayamkan di rumah duka RS Bethesda Yogyakarta dan dijadwalkan dimakamkan di TPU Madurejo, Sleman.

Suasana duka menyelimuti keluarga, sahabat, serta rekan aktivis yang datang memberi penghormatan terakhir.

Pesan Terakhir: Lagu untuk Bangsa, Bukan Sekadar Karya

Di balik kepergiannya, keluarga mengungkap pesan yang menjadi penegasan karakter John.

Putranya, Gopas Kibar Syang Proudy, menyampaikan bahwa sang ayah tak pernah mempersoalkan hak cipta lagu legendaris itu.

“Harapannya lagu ini untuk bangsa dan terus dinyanyikan di mana saja,” ujar Gopas, menegaskan keinginan John agar karyanya hidup melampaui dirinya.

Semangat yang Tak Ikut Terkubur

Kepergian John Tobing memang meninggalkan ruang kosong, tetapi resonansi “Darah Juang” dipastikan terus mengalun di ruang-ruang publik, kampus, hingga mimbar aksi.

Lagu itu menjadi bukti bahwa musik mampu melampaui waktu menyatukan emosi, memantik keberanian, dan mengingatkan generasi tentang arti perjuangan.

Bagi banyak orang, John telah tiada. Namun semangat yang ia titipkan melalui nadanya tetap hidup, setiap kali suara massa menyanyikan bait-bait perlawanan di jalanan Indonesia. (SNC)

Peristiwa

Ops Antik Toba 2026, Polres Tebing Tinggi Ungkap 19 Kasus Narkotika dan Amankan 24 Tersangka

3 Juni 2026 | 20:57 WIB
Peristiwa

Kurir 1 Kilogram Sabu di Pematangsiantar Ternyata Residivis Empat Kali, Pernah Terlibat Pembakaran hingga Narkoba

3 Juni 2026 | 20:24 WIB
Peristiwa

Pura-pura Jadi Pembeli, Pria Gondol Emas Antam Bernilai Rp160 Juta dari Toko Emas di Pasar Horas Siantar

3 Juni 2026 | 17:33 WIB
Peristiwa

Operasi Antik Toba 2026, Polres Simalungun Ungkap 32 Kasus Narkoba dan Amankan 53 Tersangka

3 Juni 2026 | 14:36 WIB
Ekbis

Dukung Sensus Ekonomi 2026, Ariston Tua Tekankan Pentingnya Data Berkualitas untuk Pembangunan Daerah

3 Juni 2026 | 10:27 WIB
Peristiwa

Pergi Ibadah, Guru SD Kehilangan Cincin Berlian dan Jam Tangan Rp7 Juta, Pelaku Ditangkap Kurang dari 24 Jam

3 Juni 2026 | 07:59 WIB
Peristiwa

Dugaan Kejanggalan SIP Perawat di RS Laras, Ketua PPNI Simalungun Angkat Bicara

2 Juni 2026 | 22:21 WIB
Peristiwa

Razia THM di Perdagangan, Dua Wanita Positif Narkoba Diamankan Polres Simalungun

2 Juni 2026 | 11:48 WIB
Pesona

Rakernas P3BP di Pematangsiantar Bahas Pelestarian Rumah Bolon dan Penguatan Organisasi

2 Juni 2026 | 11:17 WIB
Peristiwa

Tak Menyangka Disambut Polisi, Kurir Sabu dari Medan Diciduk Saat Tiba di Siantar

1 Juni 2026 | 22:53 WIB
  • Pedoman
  • Policy
  • Redaksi
  • Simada News

© 2018-2026 Simada News

rotasibarakberita hari inidanau tobasumber

No Result
View All Result
  • News
    • Ekbis
    • Kesehatan
    • Peristiwa
  • Pesona
  • Sudut Pandang
  • Tokoh
  • Konsultasi Hukum

© 2018-2026 Simada News

rotasibarakberita hari inidanau tobasumber