SimadaNews.com– Ketua TP PKK sekaligus Ketua Dekranasda Kota Pematangsiantar, Liswati Wesly Silalahi, turun langsung menyambangi lima pelaku UMKM dan IKM di Kota Pematangsiantar, Senin (02/03/2026).
Kunjungan ini bukan sekadar silaturahmi, tetapi memastikan pelaku usaha kecil mendapat dukungan nyata agar mampu naik kelas.
Didampingi Kepala Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan Kota Pematangsiantar Herbet Aruan, Camat Siantar Marihat Pedi Arianto Sitopu, Sekretaris TP PKK Rasta Eliya Ginting, serta jajaran dinas terkait, Liswati meninjau langsung proses produksi dan pemasaran di sejumlah titik.
Lima lokasi yang dikunjungi meliputi Samosir Tenun di Jalan Bahkora, Gulo Tenun Ulos di Kelurahan Parhorasan Nauli, usaha Kue Sepit di Tomuan, Gerai Kampoeng Kita, serta VJ Cakes di Jalan Nusa Indah, Kecamatan Siantar Barat.
Di setiap lokasi, Liswati tampak berdialog hangat dengan para pelaku usaha. Ia mendengarkan keluhan, mencatat kebutuhan, sekaligus memberikan motivasi agar pelaku UMKM terus berinovasi di tengah persaingan pasar.
“Tentu kami ingin seluruh UMKM dan IKM maju serta berkembang hingga mampu menyerap lapangan pekerjaan. Karena itu kami turun langsung melihat perkembangan usaha bapak-ibu sekalian,” ujarnya.
Menurutnya, kunjungan lapangan penting untuk menginventarisasi kebutuhan riil pelaku usaha, mulai dari peralatan produksi hingga tambahan modal kerja.
Dengan data yang akurat, bantuan pemerintah diharapkan lebih tepat sasaran.
Liswati juga mengarahkan pelaku usaha untuk memanfaatkan fasilitas dana bergulir yang tersedia melalui UPTD di Dinas Koperasi, UKM, dan Perdagangan Kota Pematangsiantar.
“Peningkatan produktivitas dan penguatan permodalan bisa dilakukan melalui dana bergulir, terutama lewat perantara koperasi. Jika berminat, nanti akan dipandu oleh Kadis Koperasi,” katanya.
Ia menegaskan, sinergi antara pemerintah daerah dan pelaku usaha menjadi kunci agar UMKM dan IKM di Pematangsiantar semakin kompetitif, tidak hanya di pasar lokal, tetapi juga mampu menembus pasar yang lebih luas.
Sementara itu, para pelaku UMKM dan IKM menyampaikan sejumlah kendala, mulai dari keterbatasan modal, kebutuhan alat produksi, hingga promosi.
Mereka berharap dukungan berkelanjutan dari pemerintah dapat membantu usaha bertahan dan berkembang.
Kunjungan ini menjadi sinyal kuat bahwa penguatan sektor ekonomi kerakyatan di Pematangsiantar terus menjadi perhatian serius pemerintah daerah. (SNC)
Laporan: Sabarudin Purba

