SimadaNews.com-Malam akhir pekan di Kota Rantauprapat tak lagi menjadi ruang bebas bagi balap liar maupun peredaran narkoba.
Dalam operasi terpadu menjaga kesucian bulan Ramadan, Polres Labuhanbatu turun langsung menertibkan aksi ugal-ugalan di jalanan hingga menggerebek aktivitas mencurigakan di kawasan tempat hiburan malam, Sabtu (28/2/2026) malam.
Operasi dipimpin Kapolres Labuhanbatu, Wahyu Endrajaya, didampingi Wakapolres Kompol H. Matondang dan jajaran pejabat utama.
Langkah tegas ini disebut sebagai bagian dari komitmen aparat menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif selama Ramadan.
Penindakan diawali dari patroli dan razia balap liar di kawasan Jalan SM Raja, setelah adanya deteksi dini dari Sat Intelkam.
Hasilnya, sembilan unit sepeda motor yang diduga digunakan untuk balap liar diamankan petugas karena tidak sesuai spesifikasi teknis.
Motor-motor tersebut langsung dibawa sebagai barang bukti. Polisi menilai aksi balap liar bukan sekadar pelanggaran lalu lintas, tetapi juga ancaman serius terhadap keselamatan pengguna jalan dan ketertiban umum.
Tak berhenti di situ, tim gabungan yang terdiri dari unsur Polri, TNI, Dinas Perhubungan dan Satpol PP bergerak menyasar sejumlah titik tempat hiburan malam.
Di kawasan parkiran Perumahan Jalan Bypass, petugas mengamankan seorang pria berinisial MJH (34) yang diduga sebagai bandar narkoba jenis ekstasi.
Dari tangan terduga pelaku, ditemukan puluhan butir pil ekstasi, uang tunai serta satu unit kendaraan. Empat orang lainnya turut diamankan untuk pemeriksaan lanjutan, termasuk tes urine.
Seluruh terduga beserta barang bukti kini telah diserahkan ke Satresnarkoba untuk proses hukum lebih lanjut.
Kapolres Wahyu Endrajaya menegaskan, langkah ini bukan sekadar operasi rutin, melainkan pesan tegas bahwa ruang publik selama Ramadan harus bersih dari aktivitas yang meresahkan.
“Penertiban balap liar dan tempat hiburan malam ini kami lakukan untuk melindungi masyarakat dari potensi gangguan kamtibmas, sekaligus sebagai bentuk keseriusan Polri dalam memberantas peredaran narkoba. Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan segera melaporkan jika menemukan aktivitas mencurigakan,” tegasnya.
Operasi tersebut menjadi sinyal kuat bahwa aparat tak akan memberi celah bagi pelanggaran hukum, terlebih di bulan suci yang menuntut suasana aman, tertib, dan penuh kekhusyukan. (SNC)
Laporan: Dian

