SimadaNews.com – Aparat kepolisian bergerak cepat menjaga situasi tetap kondusif di tengah meningkatnya aktivitas masyarakat di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).
Personel Polres Simalungun diterjunkan langsung untuk melakukan pemantauan dan pengamanan di 15 SPBU yang tersebar di berbagai kecamatan pada Sabtu (7/3/2026).
Langkah ini dilakukan untuk memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) tetap aman sekaligus mengantisipasi potensi gangguan keamanan maupun kemacetan akibat antrean kendaraan.
Kasi Humas Polres Simalungun, Verry Purba, menjelaskan kegiatan monitoring dilakukan sejak pagi hingga malam hari.
Personel kepolisian disebar langsung ke lapangan guna memastikan kondisi di SPBU tetap terkendali.
“Monitoring dan pengamanan dilaksanakan mulai pukul 08.00 WIB hingga sekitar pukul 19.00 WIB di berbagai SPBU di wilayah hukum Polres Simalungun. Tujuannya untuk memastikan stok BBM tersedia dan mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas maupun kemacetan akibat antrean kendaraan,” ujar AKP Verry Purba saat dikonfirmasi Sabtu malam.
Menurutnya, kehadiran polisi di lapangan juga menjadi langkah preventif agar masyarakat tidak terpengaruh kepanikan yang bisa memicu aksi panic buying atau pembelian secara berlebihan.
Dari hasil pemantauan di sejumlah lokasi, antrean kendaraan memang terlihat di beberapa SPBU. Namun kondisi tersebut dinilai masih dalam batas wajar dan tetap terkendali.
“Memang ada antrean di beberapa SPBU, tetapi secara umum situasi masih aman dan tertib. Stok BBM di wilayah hukum Polres Simalungun juga masih dalam kondisi aman,” jelasnya.
Dalam kegiatan tersebut, polisi memantau sejumlah SPBU yang tersebar di berbagai wilayah seperti Balimbingan Kecamatan Tanah Jawa, Huta Bayu Kecamatan Hutabayu Raja, Janggar Leto Kecamatan Panombean Pane, hingga Sinaksak Kecamatan Tapian Dolok.
Pemantauan juga dilakukan di Serbelawan Kecamatan Dolok Batu Nanggar serta sejumlah SPBU di kawasan Perdagangan, Kerasaan, Perlanaan, dan Sondi Raya.
Selain itu, pengamanan juga dilakukan di dua SPBU di kawasan Parapat Kecamatan Girsang Sipangan Bolon, SPBU Balata Kecamatan Jorlang Hataran, SPBU Jalan Asahan Kecamatan Siantar, hingga SPBU AKR di Tiga Dolok Kecamatan Dolok Panribuan.
Di lapangan, personel kepolisian tidak hanya melakukan pengamanan, tetapi juga memberikan imbauan secara humanis kepada masyarakat yang sedang mengantre BBM.
Warga diminta tetap sabar dan menjaga ketertiban selama proses pengisian bahan bakar.
AKP Verry Purba juga menegaskan agar masyarakat tidak melakukan pembelian secara berlebihan.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak panic buying. Tetap tenang dan belanjalah secukupnya sesuai kebutuhan, karena secara umum stok kebutuhan pokok dan BBM masih aman,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan warga agar tidak mudah mempercayai informasi yang belum jelas sumbernya, terutama yang berpotensi menimbulkan kepanikan.
Untuk membantu mengurai kepadatan antrean, masyarakat juga disarankan mengatur waktu pengisian BBM di luar jam sibuk agar pelayanan di SPBU bisa berjalan lebih lancar.
Selama kegiatan berlangsung, personel kepolisian turut melakukan pengaturan lalu lintas di sekitar SPBU guna mencegah kemacetan dan potensi kecelakaan akibat antrean kendaraan.
Pengamanan ini melibatkan personel Polres Simalungun bersama jajaran polsek yang dibagi dalam tiga regu.
Hingga Sabtu malam, situasi di seluruh SPBU wilayah hukum Polres Simalungun dilaporkan tetap aman, tertib, dan kondusif.
Polisi memastikan kegiatan monitoring akan terus dilakukan sebagai bagian dari komitmen menjaga stabilitas keamanan serta memberikan rasa aman kepada masyarakat di Kabupaten Simalungun. (SNC)
Laporan: Pirhot Nababan

