SimadaNews.com+Suasana haru menyelimuti Huta Simanampang, Desa Sinaga Uruk, Kecamatan Nainggolan, Sabtu (7/3/2026).
Di lokasi itulah Bupati Samosir, Vandiko Timotius Gultom, memimpin langsung upacara pemakaman kenegaraan bagi Camat Palipi, Roberd Sinaga, sebagai bentuk penghormatan terakhir atas pengabdian almarhum kepada negara dan masyarakat.
Prosesi pemakaman berlangsung khidmat. Sejumlah pejabat daerah turut hadir, di antaranya anggota DPRD Samosir Eben Ezer Situmorang, Sekretaris Daerah Kabupaten Samosir Marudut Tua Sitinjak, para staf ahli bupati, para asisten, serta seluruh pimpinan organisasi perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Samosir.
Rangkaian upacara dimulai dengan pembentangan bendera Merah Putih di atas peti jenazah oleh para kepala desa sebagai simbol penghormatan negara.
Selanjutnya, para camat se-Kabupaten Samosir bergantian mengusung jenazah menuju liang lahat, mengiringi langkah terakhir seorang pamong yang telah lama mengabdi bagi masyarakat.
Dalam upacara tersebut, Bupati Vandiko selaku inspektur upacara membacakan teks Apel Persada sebagai penghormatan terakhir kepada almarhum.
Setelah itu, ia menaburkan tanah dan bunga ke liang kubur, menandai perpisahan terakhir dengan salah satu aparatur terbaik di Kabupaten Samosir.
“Atas nama jajaran Pemerintah Kabupaten Samosir kami turut berduka cita. Kami sangat terkejut atas kepergian beliau. Almarhum adalah sosok pamong yang memiliki tanggung jawab besar terhadap pekerjaannya. Bahkan dalam keadaan sakit, beliau tetap berupaya memberikan pikiran dan kontribusi bagi kemajuan Samosir,” ujar Vandiko.
Menurutnya, almarhum dikenal sebagai pemimpin yang mampu menjadi panutan sekaligus pengayom masyarakat, khususnya di Kecamatan Palipi.
Selama menjalankan tugas, Roberd Sinaga dinilai konsisten memberikan pelayanan terbaik kepada warga.
“Beliau menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab dan selalu berusaha melayani masyarakat sebaik mungkin. Hari ini kita hadir untuk memberikan penghormatan terakhir. Almarhum telah menuntaskan pengabdiannya sebagai pemimpin pelayanan di Kecamatan Palipi,” kata Vandiko.
Bupati Samosir itu juga berharap seluruh dedikasi dan pengabdian almarhum selama ini mendapat balasan terbaik dari Tuhan.
“Semoga seluruh kebaikan dan ketulusan beliau diterima Tuhan, diampuni segala dosa-dosanya, dan mendapat tempat yang layak di sisi-Nya,” ucapnya.
Kepada keluarga yang ditinggalkan, Vandiko menyampaikan pesan penguatan agar tetap tabah menghadapi duka. Ia juga berharap anak-anak almarhum dapat melanjutkan semangat pengabdian yang telah diwariskan orang tua mereka.
Diketahui, Roberd Sinaga lahir pada 16 September 1968 dan meninggal dunia pada 3 Maret 2026 dalam usia 58 tahun setelah menjalani perawatan akibat sakit. Sosoknya dikenang sebagai aparatur yang setia mengabdikan diri dalam pelayanan pemerintahan di Kabupaten Samosir. (SNC)
Laporan: Benry Naibaho

