SimadaNews.com –Sekretaris Daerah Kota Pematangsiantar, Junaedi Antonius Sitanggang, memimpin rapat persiapan sejumlah agenda keagamaan menjelang Hari Raya Idul Fitri.
Agenda tersebut meliputi Takbir Keliling, pelaksanaan Salat Idul Fitri, hingga Musabaqah Tilawatil Qur’an tingkat kecamatan se-Kota Pematangsiantar.
Rapat berlangsung di Ruang Data Balai Kota Pematangsiantar, Senin (9/3/2026) pagi, dan dihadiri unsur pemerintah daerah, kepolisian, tokoh agama, serta perwakilan instansi terkait.
Dalam arahannya, Junaedi meminta setiap kecamatan untuk menggerakkan partisipasi remaja masjid dan anak-anak dari lingkungan masing-masing agar ikut meramaikan kegiatan Takbir Keliling tahun ini.
“Dengan melibatkan remaja masjid dan anak-anak, antusias masyarakat akan semakin meningkat. Titik kumpul direncanakan di depan Balai Kota, tepatnya di halaman parkir pariwisata,” ujar Junaedi.
Ia juga meminta pihak kepolisian memaparkan titik-titik jalur yang berpotensi menimbulkan kemacetan lalu lintas.
Hal tersebut dinilai penting untuk menentukan rute Takbir Keliling yang aman dan tertib.
Selain itu, Junaedi menyarankan agar kegiatan tersebut turut melibatkan organisasi kepemudaan Islam dan organisasi keagamaan Islam, sebagaimana diusulkan Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setdako, Irwansyah Saragih.
Rute yang telah disepakati nantinya akan disosialisasikan kepada masyarakat melalui infografis yang disiapkan Dinas Komunikasi dan Informatika.
Tujuannya agar masyarakat mengetahui jalur yang dilalui sekaligus menjadi ajakan untuk ikut menyemarakkan kegiatan.
Junaedi berharap Takbir Keliling tahun ini dapat tampil lebih inovatif dibandingkan tahun sebelumnya. Ia juga menugaskan personel Satuan Polisi Pamong Praja untuk menjaga ketenteraman dan ketertiban umum di titik-titik yang telah ditentukan.
Lebih lanjut, ia meminta Bagian Kesra dan pihak kecamatan memperkuat koordinasi dengan pengurus masjid agar dapat berpartisipasi dalam kegiatan Takbir Keliling yang diselenggarakan Pemerintah Kota Pematangsiantar.
Selain itu, terkait pelaksanaan Salat Idul Fitri, Junaedi menginstruksikan Bagian Kesra untuk menginventarisasi seluruh lokasi masjid yang akan menggelar salat berjamaah.
“Kolaborasi dengan organisasi kepemudaan dan organisasi kemasyarakatan terus kita perkuat, termasuk untuk menjaga ketertiban selama umat Islam melaksanakan Salat Idul Fitri,” katanya.
Sementara itu, Wakapolres Pematangsiantar, Budiono Saputro, menyampaikan apresiasi atas rapat koordinasi tersebut. Ia menegaskan pihak kepolisian siap mendukung pengamanan seluruh rangkaian kegiatan.
“Kami berharap masing-masing pihak dapat memberikan paparan secara detail, terutama terkait jalur yang akan digunakan. Koordinasi juga perlu dilakukan dengan Satlantas dan Dinas Perhubungan,” ujarnya.
Di sisi lain, Ketua Majelis Ulama Indonesia Kota Pematangsiantar, M Ali Lubis, mengingatkan pentingnya menjaga suasana kondusif selama rangkaian kegiatan berlangsung.
Menurutnya, Kota Pematangsiantar yang dikenal sebagai salah satu kota paling toleran di Indonesia diharapkan mampu menjadi contoh bagi daerah lain dalam penyelenggaraan kegiatan keagamaan yang tertib dan harmonis.
“Karena Pematangsiantar telah menjadi sorotan sebagai kota toleransi, mari kita jaga bersama agar euforia menyambut Idul Fitri tidak berlebihan,” katanya.
Ia juga mengimbau seluruh peserta Takbir Keliling untuk tetap mematuhi aturan lalu lintas, terutama bagi pengendara sepeda motor agar menggunakan helm dan mematuhi ketentuan yang berlaku.
“Keselamatan harus tetap menjadi prioritas agar kegiatan berlangsung aman dan lancar,” pungkasnya. (SNC)
Laporan: Sabarudin Purba

