FERONIKA ANGGRAINI, gadis cantik berusia 20 tahun yang tewas setelah mobil Mitsubishi Pajero Sport putih bernomor polisi BK 868 AJ yang ditumpanginya mengalami kecelakaan di Desa Sibaganding pada Selasa (26/12) kemarin, ternyata seorang calon pengantin dan akan menikah pada Februari 2018 mendatang.
Namun sayang, di penghujung tahun tepatnya pada Selasa (26/12) kemarin, ternyata menjadi hari terakhir baginya meski sebelumnya telah melakukan foto prewedding bersama pria pujaan hatinya.
Feronika diketahui tinggal di Jalan Sutomo, Lingkungan I, Kelurahan Simare-mare, Kecamatan Sibolga Utara, Kota Sibolga. Sontak kabar kepergiannya membuat teman-temannya berduka dan seolah tak percaya bahwa Feronika akan pergi menghadap sang Khalik secepat itu.

Seperti yang dikatakan Eming (29), yang merupakan tetangga korban menceritakan kabar soal rencana pernikahan Feronika sebagaimana yang dikutip dari smartnewstapanuli.com, Rabu (27/12).
“Memang bulan dua ini korban kabarnya udah mau menikah dengan seorang anak pengusaha dikota Sibolga. Kabar itu saya dengar dari tetanga-tetangga saya,” kata Eming.
Selain itu, Mama Angle yang juga tetangga korban membenarkan rencana Feronika yang bakal menikah pada bulan Februari 2018. Bahkan dia mengaku sangat terkejut mendengar kabar insiden kecelakaan itu.

Mama Angle bercerita, bahwa Feronika merupakan pribadi yang ramah, sopan dan berparas cantik.
“Duh..saya saya terkejut setelah mendengar kabar kecelakaan itu. Kalau soal sosok Feronika, dia orangnya sangat baik, ramah, sopan. Saya sampai menangis ketika mengetahui kejadian tersebut,” ujar Mama Angle.
Masih kata Mama Angle, bahwa ibu korban sudah meninggal sekitar tiga tahun yang lalu.
“Ibu mereka sudah meninggal dunia sekitar tiga tahun yang lalu,” ujarnya.
Selain itu, tetangga lainnya menyebutkan, bahwa proses jelang pernikahan korban dengan seorang anak pengusaha dikota Sibolga sudah berjalan tahap demi tahap, hingga ke proses pra wedding.
“Korban bersama calon suaminya sudah pra wedding beberapa waktu lalu di Bali,” ucap Mama Ananda, tetangga korban, Rabu, (27/12/2017)” demikian dituliskan.
Ucapan duka atas kejadian yang menyebabkan Feronika Angraini ini meninggal pun banyak dituliskan sahabat dan kerabat di dinding facebook.

Teddy Setiadi: Selamat jalan Feronika Anggraini semoga tenang bersama buddah dan di berikan di posisi yang terindah disana. yang sabar temen ku Hermanto Ciam dan keluarga caika
sabbe sabkahara annica 🙏🙏 sadduh sadduh sadduh
Darwin Vanrianto Sinaga: Selamat jalan Feronika Anggraini semoga ALLAH BAPA mendekatkanmu disisinya ….TUHAN YESUS lebih sayang kepadamu dek…inilah kenangan TAHUN yg lalu dirumah calaon mwetuamu…disaat kita merayakan IMLEK…selamat jalan dek semoga keluarga tabah menjalani dan begitu juga calon suamimu…
Arifin Putra: Rip Feronika Anggraini. Yang sabar ya Ciam Akuang selalu berdoa buat ika biar dya tenang di alam sna ya
Savitri Ikayandini: allah punya rencana yg baik buatmu ikaa,masih gak nyangka secepat ini kamu pergi😞😖,minggu lalu ngajak jumpa tapi gak jdi jumpa kita,giliran mau jumpa,aku yg liat kamu,tapi kamu gk liat kami ka😢,tenang di sana ya ka kmi di sini doain kamu.semoga amal dan ibadah mu di terima di sisi allah ya ka😇😫😫 Feronika Anggraini.
Diberitakan sebelumnya, kecelakaan maut terjadi di Jalan Lintas Parapat-Pematangsiantar KM 34,5-35 persisnya di Huta Aek Nauli, Desa Sibaganding, Kecamatan Girsang Sipangan Bolon, Kabupaten Simalungun, Selasa (26/12) sore sekira pukul 18.30 Wib.
Akibatnya, satu dari lima orang penumpang mobil Mitsubishi Pajero Sport putih bernomor polisi BK 868 AJ, tewas mengenaskan di lokasi kejadian.
Adapun identitas para penumpang mobil nahas tersebut, Feronika (20), VA (15), V (15), Ksterina Anggraini (17), dan Regina (24). Seluruh korban merupakan warga Jalan Sutomo No 18 Kota Sibolga.
Korban Feronika meninggal dunia di lokasi kejadian akibat luka parah pada bagian leher, sementara korban V yang mengalami luka serius langsung dilarikan ke Rumah Sakit Parapat guna mendapat pertolongan awal dari pihak medis dan selanjutnya dirujuk ke salah satu rumah sakit di Pematangsiantar. Sedangkan sisanya, hanya mengalami luka ringan.
Informasi diperoleh, kecelakaan bermula saat mobil yang dikendarai Ng Cunci (44), warga Jalan Detro Hutagalung, Kelurahan Sarudik, Kecamatan Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah melaju dari arah Parapat menuju Kota Pematangsiantar.
Diduga lantaran mengemudi kurang berhati-hati dan mengantuk, setibanya di lokasi kejadian mobil yang dikendarai Ng Cunci tiba-tiba keluar jalur. Pengemudi sempat banting stir ke sebelah kiri namun malah menabrak dinding pembatas jalan dan membuat mobil tersebut terbalik.
Kanit Laka Lantas Polres Simalungun Ipda Jhoni Sinaga saat dikonfirmasi wartawan membenarkan adanya peristiwa tersebut. “Olah TKP sudah kita lakukan dan (penyebab kecelakaan) masih kita selidiki,” singkatnya.