SimadaNews.com – Menjelang arus mudik dan perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah, jajaran Polres Pematangsiantar mulai mematangkan berbagai langkah pengamanan.
Hal itu ditandai dengan digelarnya rapat koordinasi lintas sektoral Operasi Ketupat Toba 2026 yang dipimpin langsung Kapolres AKBP Sah Udur T.M. Sitinjak di Aula Widya Satya Brata Mako Polres Pematangsiantar.
Rapat strategis tersebut dihadiri sejumlah unsur Forkopimda dan instansi terkait.
Turut hadir Wakapolres Kompol Budiono Saputro, perwakilan Pemerintah Kota Pematangsiantar melalui Asisten Ekonomi dan Pembangunan Zainal Siahaan, perwakilan Kodim 0207/Simalungun Kapten Inf Ongki Siregar, Kepala Dinas Perhubungan Daniel Siregar, serta jajaran pejabat dari Pertamina, PLN UP3 Pematangsiantar, Dinas PUPR, Dinas Perindag, hingga pejabat utama Polres.
Dalam rapat tersebut, sejumlah paparan disampaikan Kabag Ops, Kasat Lantas Polres Pematangsiantar, Kasat Lantas Polres Simalungun, Kadishub, hingga perwakilan dari Pertamina, PLN dan pihak Hutama Karya terkait kesiapan teknis pelaksanaan Operasi Ketupat Toba tahun ini.
Kapolres Pematangsiantar AKBP Sah Udur menegaskan bahwa Operasi Ketupat merupakan operasi kemanusiaan yang bertujuan menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat, khususnya selama periode mudik, perayaan Idul Fitri, hingga arus balik.
“Rakor lintas sektoral ini sangat penting untuk menyamakan persepsi, memperkuat sinergitas, serta memaksimalkan koordinasi antarinstansi agar pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 dapat berjalan aman, tertib, dan lancar,” ujar Sah Udur.
Ia menambahkan, fokus pengamanan akan diarahkan pada sejumlah objek vital di wilayah Kota Pematangsiantar. Mulai dari gereja, pusat perbelanjaan, terminal, stasiun, lokasi wisata, hingga jalur strategis seperti akses tol dan jalan lingkar yang diperkirakan menjadi titik padat lalu lintas saat arus mudik dan arus balik.
Selain pengamanan, ketersediaan bahan bakar minyak juga menjadi perhatian dalam rapat tersebut. Berdasarkan koordinasi dengan pihak terkait, stok BBM di wilayah Pematangsiantar dipastikan berada dalam kondisi aman dan mencukupi selama pelaksanaan Operasi Ketupat Toba 2026.
Kapolres juga meminta kepada Dinas PUPR agar segera melakukan perbaikan terhadap ruas jalan yang mengalami kerusakan, terutama di jalur yang berpotensi dilalui pemudik.
Langkah tersebut dinilai penting guna meminimalisir risiko kecelakaan lalu lintas.
Tak hanya itu, pengamanan pelaksanaan Salat Idul Fitri juga menjadi perhatian khusus. Kapolres meminta seluruh personel yang terlibat untuk bersinergi dengan instansi terkait demi memastikan masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan aman dan tertib.
Dalam rapat tersebut, Kapolres juga menyoroti sejumlah perlintasan kereta api yang belum dilengkapi palang pintu maupun rambu pengaman.
Ia meminta instansi terkait bersama petugas di lapangan meningkatkan pemantauan guna mengantisipasi potensi kecelakaan.
“Pengawasan harus dilakukan secara maksimal demi keselamatan masyarakat. Kita harapkan seluruh pihak dapat menyamakan langkah strategis agar Operasi Ketupat Toba 2026 di Kota Pematangsiantar berjalan aman, tertib, dan lancar,” pungkasnya. (SNC)
Laporan: Sabarudin Purba

