• https://purepurepiano.main.jp/
  • https://aceh.lan.go.id/
  • https://academy.colorescience.com/
  • https://soundrivers.org/a-sound-river/
  • https://anais.anpur.org.br/
  • https://tutorias.tepexirguez.tecnm.mx/
  • https://bat4man.netopiere.sk/
Simada News
No Result
View All Result
  • News
    • Ekbis
    • Kesehatan
    • Peristiwa
  • Pesona
  • Sudut Pandang
  • Tokoh
  • Konsultasi Hukum
  • News
    • Ekbis
    • Kesehatan
    • Peristiwa
  • Pesona
  • Sudut Pandang
  • Tokoh
  • Konsultasi Hukum
No Result
View All Result
Simada News
  • SMSI
  • News
  • Peristiwa
  • Ekbis
  • Kesehatan
  • Pesona
  • Sudut Pandang
  • Tokoh
HomeNewsPeristiwa
Hutan Negara Dibakar! Ribuan Pohon di Eks Lahan TPL Simalungun Ludes, Siapa Dalangnya?

Tanah Negara Kawasan Eks Konsesi TPL yang Dibabat dan Dibakar sejumlah Kelompok Masyarakat.

Hutan Negara Dibakar! Ribuan Pohon di Eks Lahan TPL Simalungun Ludes, Siapa Dalangnya?

Simadanews.comPenulis: Simadanews.com
2 April 2026 | 13:45 WIB
Rubrik: Peristiwa

SimadaNews.com – Dugaan perusakan dan pembakaran kawasan hutan negara eks konsesi Toba Pulp Lestari (TPL) di Nagori Pondok Buluh, Kecamatan Dolok Panribuan, Kabupaten Simalungun, memantik kekhawatiran serius terhadap kelestarian lingkungan.

Informasi kejadian ini mencuat dari unggahan akun media sosial “Horas Tapanuli” dan kini menjadi sorotan publik.

Lokasi yang terdampak diketahui merupakan bagian dari areal Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) yang sebelumnya diberikan melalui keputusan Menteri Kehutanan sejak 1993 dan telah mengalami beberapa kali perubahan, terakhir pada 2020.

Hingga kini, status kawasan tersebut masih tercatat sebagai kawasan hutan negara.

Data awal mengungkap, pada 24 Februari 2026 ditemukan aktivitas pembukaan lahan yang disertai dugaan perusakan tanaman eucalyptus dalam skala signifikan.

Sedikitnya 3.334 batang pohon di area seluas 2 hektare pada kompartemen C002 dilaporkan rusak. Sementara di kompartemen C021, sekitar 1.667 batang di lahan 1 hektare serta 835 batang di area 0,5 hektare turut terdampak.

Aksi tersebut diduga dilakukan oleh oknum kelompok masyarakat yang secara sepihak mengklaim kawasan itu sebagai tanah adat.

Kepala Seksi Perlindungan Hutan dan Pemberdayaan Masyarakat KPH Wilayah II Pematangsiantar, Tigor Siahaan, menegaskan bahwa penanganan kasus ini berada di bawah kewenangan Satgas Penertiban Kawasan Hutan (PKH).

“Itu bukan kewenangan kami bang, itu kewenangan Satgas PKH,” ujarnya saat dikonfirmasi, Rabu (1/4/2026).

Meski demikian, Tigor memastikan pihaknya akan turun langsung ke lapangan untuk mengumpulkan informasi lebih lanjut terkait kondisi aktual di lokasi kejadian.

Sementara itu, Camat Dolok Panribuan, Nopen G. Sijabat, membenarkan adanya aktivitas penggarapan lahan di wilayahnya.

Ia menyebut, dugaan pembukaan lahan oleh kelompok masyarakat tersebut masih menyisakan ketidakpastian dari sisi legalitas.

“Tujuan mereka kemungkinan untuk membuka lahan, tapi kita belum tahu pasti status hukumnya seperti apa, masih menunggu kepastian,” kata Nopen.

Ia juga mengungkapkan bahwa pihak TPL telah melaporkan kejadian ini ke Polres Simalungun untuk ditindaklanjuti secara hukum.

Namun hingga berita ini diturunkan, Kapolres Simalungun, Marganda Aritonang, belum memberikan pernyataan resmi. Upaya konfirmasi yang dilakukan sejak Selasa (31/3/2026) belum mendapat respons.

Peristiwa ini kembali menegaskan potensi konflik laten antara klaim masyarakat adat dan status kawasan hutan negara.

Di sisi lain, dampak ekologis yang ditimbulkan juga tidak bisa diabaikan.

Kawasan tersebut memiliki fungsi vital sebagai daerah resapan air, habitat keanekaragaman hayati, serta penyangga ekosistem kawasan Danau Toba.

Jika tidak segera ditangani secara tegas dan komprehensif, kerusakan yang terjadi dikhawatirkan akan meluas, tidak hanya memicu degradasi lingkungan, tetapi juga memperuncing konflik sosial di kawasan tersebut. (SNC)

Laporan: Pirhot Nababan

Peristiwa

Ops Antik Toba 2026, Polres Tebing Tinggi Ungkap 19 Kasus Narkotika dan Amankan 24 Tersangka

3 Juni 2026 | 20:57 WIB
Peristiwa

Kurir 1 Kilogram Sabu di Pematangsiantar Ternyata Residivis Empat Kali, Pernah Terlibat Pembakaran hingga Narkoba

3 Juni 2026 | 20:24 WIB
Peristiwa

Pura-pura Jadi Pembeli, Pria Gondol Emas Antam Bernilai Rp160 Juta dari Toko Emas di Pasar Horas Siantar

3 Juni 2026 | 17:33 WIB
Peristiwa

Operasi Antik Toba 2026, Polres Simalungun Ungkap 32 Kasus Narkoba dan Amankan 53 Tersangka

3 Juni 2026 | 14:36 WIB
Ekbis

Dukung Sensus Ekonomi 2026, Ariston Tua Tekankan Pentingnya Data Berkualitas untuk Pembangunan Daerah

3 Juni 2026 | 10:27 WIB
Peristiwa

Pergi Ibadah, Guru SD Kehilangan Cincin Berlian dan Jam Tangan Rp7 Juta, Pelaku Ditangkap Kurang dari 24 Jam

3 Juni 2026 | 07:59 WIB
Peristiwa

Dugaan Kejanggalan SIP Perawat di RS Laras, Ketua PPNI Simalungun Angkat Bicara

2 Juni 2026 | 22:21 WIB
Peristiwa

Razia THM di Perdagangan, Dua Wanita Positif Narkoba Diamankan Polres Simalungun

2 Juni 2026 | 11:48 WIB
Pesona

Rakernas P3BP di Pematangsiantar Bahas Pelestarian Rumah Bolon dan Penguatan Organisasi

2 Juni 2026 | 11:17 WIB
Peristiwa

Tak Menyangka Disambut Polisi, Kurir Sabu dari Medan Diciduk Saat Tiba di Siantar

1 Juni 2026 | 22:53 WIB
  • Pedoman
  • Policy
  • Redaksi
  • Simada News

© 2018-2026 Simada News

rotasibarakberita hari inidanau tobasumber

No Result
View All Result
  • News
    • Ekbis
    • Kesehatan
    • Peristiwa
  • Pesona
  • Sudut Pandang
  • Tokoh
  • Konsultasi Hukum

© 2018-2026 Simada News

rotasibarakberita hari inidanau tobasumber