SimadaNews com – Suasana semarak mewarnai pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur’an Nasional (MTQN) tingkat Kecamatan Siantar Selatan.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pawai yang dilepas langsung Camat Siantar Selatan, Henri Gunawan Purba SH, bersama jajaran kelurahan, unsur TNI, dan Polri dari Kantor Lurah Karo.
Pembukaan resmi MTQN ditandai dengan pemukulan beduk secara bergantian oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Zainal Siahaan, tokoh masyarakat Pdt Rudi Hartono Purba, serta Ketua Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Kota Pematangsiantar, Hj Ernayati Saragih.
Sebelumnya, Sekretaris Camat Siantar Selatan Jeremia Sinaga membacakan Surat Keputusan Dewan Hakim, dilanjutkan dengan pelantikan dewan hakim oleh Camat Henri Gunawan Purba.
Mewakili Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi, Zainal Siahaan menegaskan, MTQN tidak boleh dimaknai sekadar ajang perlombaan seremonial.
Ia berharap nilai-nilai Al-Qur’an benar-benar diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
“MTQ ini harus mampu meninggalkan jejak peradaban, mengubah pola pikir, kebiasaan, hingga karakter masyarakat, khususnya umat Islam di Siantar Selatan yang hidup dalam keberagaman,” ujarnya.
Ia juga menyoroti pentingnya membangun sikap inklusif di tengah masyarakat heterogen, sekaligus mengingatkan ancaman serius penyalahgunaan narkoba yang masih menghantui generasi muda.
“Kondisi ini sangat mengkhawatirkan. Peran orang tua dan tokoh agama sangat penting untuk menjaga anak-anak dari kerusakan moral. Semoga MTQ ini menyentuh hati kita untuk menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kota Pematangsiantar, Hamzah Fanshuri Damanik SSTP MSi, menegaskan MTQN bukan sekadar kompetisi, melainkan sarana membentuk generasi Qur’ani.
“Ini momentum meningkatkan kemampuan dan pemahaman terhadap nilai-nilai Al-Qur’an. Kami berharap dewan hakim dapat menjalankan tugas secara profesional sebagai bagian dari upaya membumikan Al-Qur’an di kota ini,” katanya.
Apresiasi juga datang dari tokoh masyarakat, Pdt Rudi Hartono Purba. Ia menilai kelancaran pelaksanaan MTQN menjadi bukti kuat bahwa masyarakat Siantar Selatan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai keagamaan.
“Ini menunjukkan kecintaan masyarakat terhadap kitab sucinya tetap terjaga,” ujarnya.
MTQN Kecamatan Siantar Selatan diharapkan tidak hanya melahirkan qari dan qariah terbaik, tetapi juga memperkuat karakter religius serta mempererat kebersamaan di tengah keberagaman masyarakat. (SNC)
Laporan: Sabarudin Purba

