SimadaNews.com– Polres Simalungun menunjukkan taringnya dalam perang melawan narkoba. Sepanjang Kwartal I tahun 2026, jajaran kepolisian berhasil mengungkap puluhan kasus dengan puluhan tersangka, sekaligus mengumumkan penangkapan terbaru yang masih “hangat”.
Kapolres Simalungun, AKBP Marganda Aritonang, menggelar press release resmi pada Kamis (30/4/2026) di Aula Andar Siahaan, Mako Polres Simalungun.
Dalam pemaparannya, ia menegaskan komitmen penuh dalam memberantas peredaran narkotika di wilayah hukumnya.
“Ini bentuk transparansi kami kepada masyarakat. Semua capaian kami buka secara jelas. Kami tidak akan berhenti,” tegasnya.
Data Januari hingga April 2026 menunjukkan lonjakan signifikan 74 kasus narkoba berhasil diungkap (naik 37,03% dari 2025). 91 tersangka diamankan (naik 16,66%). 56 kasus diselesaikan (melonjak dari 26 kasus)
Sat Narkoba menjadi penyumbang terbesar dengan 47 kasus, disusul sejumlah Polsek di jajaran Polres Simalungun.
“Ini hasil kerja kolektif seluruh personel. Semua bergerak,” ujar Kapolres.
Menariknya, jumlah barang bukti justru menurun drastis, Sabu turun 48,61%, Ganja turun 84,58% dan Biji ganja nol (turun 100%)
Menurut Kapolres, ini bukan kemunduran, melainkan indikator bahwa jalur distribusi narkoba mulai terputus.
“Artinya jaringan mereka semakin tertekan. Ini dampak dari penindakan yang konsisten,” jelasnya.
Tak hanya memaparkan data, Kapolres juga langsung mengumumkan hasil penangkapan terbaru.
Pada Rabu malam (29/4/2026), tiga pria diringkus di Desa Marihat Butar, Kecamatan Bosar Maligas: Muhamad Akbar alias Abay (56), Budi Azlani Simarmata (40) dan Peweng (40).
Ketiganya ditangkap saat menunggu pembeli sabu di dalam rumah. Dan barang bukti yang diamankan 10 paket sabu (10,67 gram bruto), Alat hisap dan kaca pirex, Uang tunai Rp1.555.000 dan 3 unit handphone.
Dari hasil pemeriksaan, sabu tersebut diduga berasal dari seorang pemasok bernama Rizal, warga Tanjung Tiram, Kabupaten Batu Bara.
Tim langsung bergerak mengejar Rizal, namun yang bersangkutan belum ditemukan dan diduga melarikan diri.
“Pengejaran terus kami lakukan. Tidak ada tempat aman bagi pelaku narkoba,” tegas Kapolres. (SNC)
Laporan: Pirhot Nababan

