• https://purepurepiano.main.jp/
  • https://aceh.lan.go.id/
  • https://academy.colorescience.com/
  • https://soundrivers.org/a-sound-river/
  • https://anais.anpur.org.br/
  • https://tutorias.tepexirguez.tecnm.mx/
  • https://bat4man.netopiere.sk/

slot gacor

Simada News
No Result
View All Result
  • News
    • Ekbis
    • Kesehatan
    • Peristiwa
  • Pesona
  • Sudut Pandang
  • Tokoh
  • Konsultasi Hukum
  • News
    • Ekbis
    • Kesehatan
    • Peristiwa
  • Pesona
  • Sudut Pandang
  • Tokoh
  • Konsultasi Hukum
No Result
View All Result
Simada News
  • SMSI
  • News
  • Peristiwa
  • Ekbis
  • Kesehatan
  • Pesona
  • Sudut Pandang
  • Tokoh
HomeTokoh

Anwar Nasution, Ekonom Kelahiran Sipirok Komit Kritik Pemerintah

Simadanews.comPenulis: Simadanews.com
24 Januari 2018 | 13:54 WIB
Rubrik: Tokoh
Konsep Otomatis
ADVERTISEMENT

SimadaNews.com-Saat masih sekolah, dia tidak suka belajar ekonomi. Siapa sangka, pria tertarik mata pelajaran matematika ini malah pernah menjabat sebagai Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan Deputi Gubernur Bank Indonesia.

Anwar Nasution lahir si Sipirok, Tapanuli Selatan, Sumatera Utara pada 5 Agustus 1942. dilansir dari wikepedia dan tirta.id, Anwar lahir ketika tanah kelahirannya sedang diduduki oleh tentara Jepang.

Meski lahir di Sipirok, Anwar menempuh sekolahnya di Medan. Ia merupakan siswa dari Sekolah Menengah Atas (SMA) Teladan, Medan. Selama masih menjadi siswa, Anwar menjadi bagian dari anggota gank di sekolah. Meskipun begitu, sekolah Anwar tetap lancar. Pretasinya juga tak mengecewakan, di SMA. Ia tetap juara di kelasnya.

Pada saat penjurusan di SMA, Anwar mengambil jurusan ilmu pasti dan pengetahuan alam.

Hasil belajarnya membuahkan hasil gamilang, ia berhasil menjuarai mata pelajaran aljabar, goneometri, dan ilmu falak. Ia mengaku tidak menyukai pelajaran ekonomi.

Karena suka dengan ilmu pasti, setelah lulus SMA, Anwar melanjutkan pendidikan dengan di Fakultas Matematika & Ilmu Pasti Alam (FMIPA) ITB di Bandung. Baru setahun ia kuliah, seorang bekas rekan se-SMA datang ‘menggoda’. Siapa sangka ‘godaan’ dari teman sepermainannya ini justru membuatnya berada di posisi penting dalam susunan struktural kepengurusan negara.

Temannya menyarankan kepada Anwar untuk meninggalkan bangku kuliah di jurusan matematika. Anwar mengikuti saran tersebut, ia pindah ke Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia. Dia diterima.

Setelah lulus dari FEUI, Anwar melanjutkan pendidikan di bidang Administrasi Publik, The Kennedy School of Goverment, Harvard University, Massachusetts, Amerika Serikat. Pada tahun 1973, Anwar berhasil lulus dengan gelar master bidang Administrasi Publik.

Tak berhenti di situ, sebelum kembali ke Indonesia, Anwar masih menempuh pendidikan di Universitas Tufs, Medford, Massachusetss. Ia berhasil meraih gelar Ph.D bidang ekonomi pada tahun 1982. Setela itu, ia kembali ke tanah air dan mengajar di almamaternya. Sambil mengajar, ia bekerja pula sebagai tenaga bantuan Dirjen Moneter Departemen Keuangan.

Anwar menjadi peneliti di Lembaga Penyelidikan Ekonomi Masyarakat (LEPM) FE UI sejak 1975. Dia menikmati kegiatanya sebagai peneliti. Ia mengutarakan, sisi menarik menjadi peneliti adalah tidak ada ikatan birokrasi. Ia mengaku paling malas disuruh rapat.

Anwar merupakan anak sulung dari enam bersaudara. Kedua orangtuanya berprofesi sebagai guru SMP. Anwar menikah dengan perancang interior Maya Ayuna, pada tahun 1974.

Dikalangan pejabat, Anwar Nasution tak dapat dilepaskan dari selera humor yang tinggi. Mantan Deputi Senior Gubernur Bank Indonesia tersebut menjalankan tugas kepemimpinan Bank Indonesia menggantikan Syahril Sabirin yang ditahan Kejaksaan Agung.

Lucunya ketika beberapa wartawan meminta keterangan padanya mengenai kesan setelah resmi menjadi pejabat tinggi di Gubernur Bank Indonesia, Anwar Nasution menanggapinya dengan kelakar. Ketika para wartawan tersebut memberinya ucapan selamat, Anwar Nasution justru berujar, “Jangan memberi ucapan selamat. Lebih tepat ucapan duka cita. Soalnya, gaji saya sekarang hanya sepertiga dari yang saya terima setiap bulannya. Padahal, tugas dan beban saya lebih berat,” ucap Anwar seraya tertawa.

Menjadi Deputi Gubernut Bank Indonesia memang membuatnya harus melepas beberapa kegiatannya karena tugas ini menuntut kerja keras dan fokus pada permasalahan yang menyangkut kebijakan Bank Indonesia. Anwar Nasution melepaskan kegiatannya menjadi dekan di Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia, berhenti menjadi Komisaris Semen Gresik, menanggalkan jabatan Komisaris Pelindo II, dan berhenti menjadi Konsultan.

Waktunya banyak dicurahkan pada Bank Indonesia. Sudah pasti kesempatan untuk bertemu dengan pihak lain selain urusan Bank Indonesia juga tidak mudah untuk dilakukan. Bahkan, menurut penuturan anak dan istrinya, Anwar harus absen dari acara menemani keluarga berlibur. Ia juga musti melewatkan beberapa kesempatan menjadi pembicara dalam kelas-kelas internasional karena seringkali terganjal jadwal pertemuan dengan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).

Pada tahun 2006, Anwar diberi gelar sebagai Yang Dipertuan Tuanku Raja Pinayungan Nan Sati. Gelar diberikan kepadanya sebagia tanda bukti bahwa ia seorang pewarisRaja Pagaruyung Minangkabau yang telah bermigrasi ke Mandailing sejak abad ke-16. Anwar merupakan generasi ke-16 dari Gurga Pinayungan Tuanku Raja Nan Sakti.

Meskipun sudah menjadi Mantan Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Anwar Nasution tak berhenti mengkritik kinerja pemerintahan. (*)

 

Peristiwa

Sambut 1 Muharram 1448 H, PTPN IV Regional II Kebun Dolok Ilir Santuni Anak Yatim dan Kaum Dhuafa

12 Juli 2026 | 09:48 WIB
Ekbis

Panen Raya Cabai Lokal Siboras, Bupati Simalungun Dorong Komoditas Unggulan Tingkatkan Kesejahteraan Petani

11 Juli 2026 | 21:18 WIB
Peristiwa

Wesly Silalahi Terima Tim SETARA Institute, Pematangsiantar Perkuat Komitmen Jadi Kota Toleran

11 Juli 2026 | 20:40 WIB
Ekbis

Pemkab Samosir Dukung Investasi Internasional untuk Percepat Pengembangan TSTH2 di Kawasan Danau Toba

11 Juli 2026 | 10:37 WIB
Peristiwa

Pastikan Tepat Sasaran, Wali Kota Tebing Tinggi Tinjau Penyaluran Bantuan Beras untuk 10.000 KPM

11 Juli 2026 | 08:57 WIB
Pesona

Wesly Silalahi Promosikan Seni, Budaya, dan Kuliner Pematangsiantar di PRSU 2026

10 Juli 2026 | 20:52 WIB
Peristiwa

Setelah Rusak Diterjang Banjir, Bendungan DI Bahilang akan Segera Dibangun

10 Juli 2026 | 11:50 WIB
Peristiwa

DPRD Sumut Kunker ke Samosir, Ariston Sidauruk Dorong Sinergi Percepat Infrastruktur dan Kesejahteraan Masyarakat

9 Juli 2026 | 20:36 WIB
Peristiwa

Wesly Silalahi Salurkan Bantuan Rehabilitasi Sosial untuk 1.456 KPM

9 Juli 2026 | 19:52 WIB
Peristiwa

Longsor Susulan Hambat Pekerjaan, Target Perbaikan Marubun Lokkung Rampung Agustus 2026

9 Juli 2026 | 16:45 WIB
  • Pedoman
  • Policy
  • Redaksi
  • Simada News

© 2018-2026 Simada News

rotasibarakberita hari inidanau tobapenipu kripto

No Result
View All Result
  • News
    • Ekbis
    • Kesehatan
    • Peristiwa
  • Pesona
  • Sudut Pandang
  • Tokoh
  • Konsultasi Hukum

© 2018-2026 Simada News

rotasibarakberita hari inidanau tobapenipu kripto

slot gacor

slot gacor