SimadaNews.com-Aksi coret coret baju yang dilakukan belasan siswa SMA Erlangga Kota Siantar di Tiga Ras, berujung maut. Mobil angkutan kota (angkot) CV GMSS ditumpangi para pelajar itu masuk jurang dijalan lintas umum daerah Sipolha Kecamatan Sidamanik Kabupaten Simalungun saat hendak pulang menuju Siantar, Kamis (12/4) malam sekira pukul 21.00 Wib.
Peristiwa kecelakaan yang menimpa para pelajar itu, diketahui SimadaNews dari postingan pemilik akun FB bernama Devi Riska Aprida. Pemilik akun FB itu memposting foto-foto kondisi para pelajar yang sedang di rawat di rumah skakit karena kecelakaan. “Semoga enggak kenapa kenapa kalian ya sayang. Sulistiya sayang sehat sehat kau kan,” tulisnya sambil melampirkan empat foto suasana di rumah sakit.
Postingan Devi langsung ditanggapi sejumlah facebooker dan sudah dibagikan hingga 19 kali oleh warganet lainnya.
Dalam perbincangan yang terlihat di kolom komentar postingan itu, beberapa pemilik akun FB awalnya meragukan peristiwa yang diposting itu. Para facebooker mempertanyakan soal kejadian dan tempat kejadian.
Menjawab pertannya teman-temannya yang bertanya, pemosting foto menjawab.
“Jatuh angkotnya di tigaras orang itu coret coret,” tulis Devi menjawab rekan-rekannya yang bertanya.
Salah seorang yang dimungkinkan rekan dari pemosting itu yakni pemilik akun FB Dhini Dina Nurhafizha memperjelas status asal sekolah para pelajar yang mengalami peristiwa kecelakaan itu. “Sekolah Erlangga Kak,” tulisnya menjawab pertanyaan sekolah mana siswa yang kecelakaan yang diposting Devi.
Pemilik akun FB lainnya yakni Daelmi juga memposting hal yang sama dengan Devi. Dalam postingan pemilik akun FB Daelmi juga dilampirkan foto-foto suasana di Rumah Sakit Prapat yang banyak orang ditangani paramedis karena mengalami luka-luka.
“Erlangga. Semanggat ya sayang sayang ku Andrii Tobing Putri Sitopu Saipul Irvan Indah Khairani. Ingat Tuhan banyak bayak berdoa yaaaa kelen,” tulis Daelmi dan memposting empat foto.
Belum diketahui berapa jumlah siswa yang mengalami luka-luka pada peristiwa itu. Kasat Lantas Polres Simalungun AKP Hendri ND Barus SH SiK dihubungi wartawan belum memberikan jawaban.
Begitupun Kasus tabrakkan tunggal itu sedang ditangani pihak Poslantas Sidamanik. Tapi Kaposlantasnya maupun personil piket tetap tidak ada yang bisa dikonfirmasi. (esa/snc)