SimadaNews.com – Bupati dan Wakil Bupati Toba terpilih, Poltak Sitorus dan Tonny Simanjuntak, belum masuk dalam daftar prioritas penerima vaksin Sinovac.
Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Toba, Juliwan Hutapea, pada saat kedatangan dan serah terima vaksin kepada pihak pemerintah kabupaten di kantor Bupati Toba, Balige, Rabu (03/02/21).
“Untuk yang 10 ini, pejabat publik yang sekarang. Untuk pak Bupati terpilih, itu nanti kita usulkan di periode kedua, jadi ini kan untuk teman-teman yang sudah selesai dieksekusi pada gelombang pertama, maka 14 hari kemudian kita ajukan nama ini karena memang bupati dan wakil bupati terpilih akan berkontak banyak. Sebagai pejabat publik tetap akan kita berikan vaksin,” katanya.
Kedatangan vaksin Covid-19 jenis Sinovac sebanyak 2.000 ampul untuk 1.000 orang calon penerima pada gelombang pertama, akan diberikan kepada 978 orang tenaga kesehatan dan Forkopimda Kabupaten Toba Samosir 10 orang. Vaksinasi, sebut Juliwan, dilakukan dengan batasan umur antara 18 hingga 59 tahun.
Sebelumnya, di lokasi yang sama, Sekretaris Satgas Covid Toba, Pontas Batubara menyampaikan kesediannya dalam mendukung dan mensukseskan program pemerintah dalam upaya penanggulangan penyebaran Covid-19.
“Kita tidak bimbang, itu kan program pemerintah, sudah seharusnya kita sukseskan,” katanya.
Pelaksanaan vaksinasi gelombang pertama dilaksanakan pada Jumat (05/01/21) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Toba terhadap 10 pejabat publik.
Bupati Toba, Darwin Siagian dan wakil bupati Hulman Sitorus tidak termasuk dalam daftar penerima vaksin dikarenakan usia yang sudah di atas 60 tahun.
Selanjutnya vaksinasi serentak kepada para tenaga kesehatan akan dilaksanakan pada hari Senin (08/01/21) di 20 pelayanan kesehatan yang ada di Kabupaten Toba dengan jumlah maksimal 40 orang. (Jaya Napitupulu)