SimadaNews.com – Hujan deras yang mengguyur wilayah Simalungun pada Kamis (3/4) mengakibatkan banjir di Jalan Lintas Pematangsiantar-Medan, tepatnya di Nagori Batu Silangit, Kecamatan Tapian Dolok.
Pantauan SimadaNews.com, Kamis malam sekira pukul 19.30 WIB, terjadi kemacetan panjang hingga beberapa kilometer dari dua arah jalan.
Puluhan kreta (sepedamotor,red) terlihat mogok di pinggir jalan karena pengendaranya mencoba menerjang banjir yang terjadi di badan jalan. Bahkan badan jalan pun sudah terlihat bagaikan sungai.
“Mogok kretanya, Bang. Tadi mendoba melintasi badan jalan yang banjir,” kata beberapa orang pengendara sepedamotor yang mencoba menghidupkan kendaraanya.
“Tadi pas menerjang banjir, tiba tiba kretanya mati. Di dorong sampai ke sini dibantu personel polisi dan sejumlah warga,” kata pengendara lainnya.
Terlihat beberapa orang personel Polres Simalungun dibantu sejumlah pemuda juga mengatur arus lalulintas dari kedua arah jalan, dan membantu pengendara yang berupaya melintasi badan jalan yang diterjang air yang meluap dari lokasi kebun karet PT BSRE.
Informasi diperoleh, banjir di kawasan itu bukanlah kejadian pertama. Pada November 2024, banjir serupa juga melumpuhkan arus lalu lintas dan merendam ratusan rumah warga di Pasar Bawah, Kelurahan Serbelawan.
Hal yang sama juga terjadi pada 30 Maret 2025 lalu. Bahkan saat terjadi banjir, ada sepedamotor yang terseret arus air yang deras
Para pengendara berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah konkret untuk mengatasi banjir yang kerap terjadi. Dan pihak PT BSRE juga diharapkan memberi perhatian atas penanganan kondisi banjir yang terjadi setiap terjadi hujan deras.
Hingga berita ini dikirim ke redaksi, kondisi kemacetan masih terjadi dan upaya pengaturan lalulintas masih terus diupayakan personel Polres Simalungun. (snc)