SimadaNews.com – Natal selalu menganjurkan suatu kehidupan yang penuh dengan kedamaian. Dalam mewujudkan rasa kedamaian di dalam kehidupan ini, ada empat unsur utama dalam damai.
Keempatnya yaitu berdamai dengan Tuhan, berdamai dengan sesama umat manusia, berdamai dalam lingkungan keluarga sendiri, dan berdamai dengan makhluk lainnya serta habitat lingkungan di sekeliling.
Demikian disampaikan Walikota Pematangsiantar diwakili Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Happy Oikumenis Daely dalam sambutannya di acara perayaan Natal Oikumene Kota Pematangsiantar Tahun 2020, di Aula Universitas HKBP Nommensen (UHN) Pematangsiantar, Jalan Sangnaualuh Damanik, Minggu (27/12/2020).
Dilanjutkannya, sebagai umat ciptaan-Nya, manusia harus menyadari dan memahami sepenuhnya arti dan makna yang terkandung dalam perayaan Natal, selalu menganjurkan suatu kehidupan yang penuh dengan kedamaian.
Di samping merayakan Natal, sambungnya, di bulan yang penuh berkat dan rahmat ini, juga telah di penghujung tahun 2020, menyongsong Tahun Baru 1 Januari 2021. Pergantian tahun hendaknya dimaknai sebagai anugerah Tuhan dengan penuh rasa syukur atas kebesaran-Nya.
Terkait situasi pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), diingatkan untuk menjadi perhatian semua yaitu, selalu menggunakan masker, menjaga jarak, serta mencuci tangan.
“Apabila tidak penting untuk melaksanakan kegiatan di luar rumah, disarankan untuk tidak melakukan kegiatan di luar rumah,” tukasnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Perayaan Natal Oikumene Kota Pematangsiantar 2020, Danrindam I/BB Kol Inf Waston Purba mengatakan, perayaan Natal Oikumene ini kiranya dapat membuat warga Kota Pematangsiantar, baik pemerintah, DPRD, gembala umat, maupun masyarakat bersatu hati dan bersama-sama saling menopang satu dengan lainnya. Sehingga kebersamaan yang dibentuk dapat menjadi kekuatan untuk semua. Serta kebersamaan yang dibangun kiranya dilandasi atas kasih Kristus. Dengan demikian kebersamaan yang tercipta tidak mudah hilang dan rusak.
Sebelumnya, Ketua DPRD Pematangsiantar Timbul Marganda Lingga mengatakan, Imanuel menjadi kata kunci agar terlepas dan bebas dari belenggu kesulitan dan kesesakan dalam menghadapi pandemi Covid-19, dalam suasana damai dan suka cita.
“Mari terus menyebarkan kasih dan memperkuat persaudaraan serta kebersamaan dalam meningkatkan sikap toleransi di tengah-tengah masyarakat Kota Pematangsiantar yang kita cintai ini,” ajaknya.
Turut hadir Kapolres Pematangsiantar AKBP Boy Sutan Binanga Siregar, mewakili Kakanwil Kementerian Agama Pematangsiantar Arnold Napitupulu. (singly siregar)