SimadaNews.com-Lima Personel Polri gugur dalam kerusuhan di Mako Brimob, Selasa (8/5) malam. Mereka meninggal karena mengalami luka mengenaskan akibat senjata tajam dan luka tembak di bagian kepala.
Karopenmas Mabes Polri Brigjen Pol Muhammad Iqbal dalam keterangan pers, Rabu (9/5) mengatakan, luka yang dialami setiap anggota Polri tidak hanya satu luka tetapi hampir seluruh tubuh.
Ada yang luka di dada. leher dan di bagian tubuh lainnya. Bahkan ada yang kakinya disayat dengan senjata tajam.
Dia mengaku, saat ini Polri masih berupaya membebaskan satu anggota Polri yang kini masih disandera oleh kelompok tahanan teroris. Polri masih bernegosiasi dan mengupayakan pembebasan secara persuasif untuk menghindari kerusakan lebih banyak lagi.
Dia merinci, hasil forensik Tim Inafis Bareskrim Polri dan Inafis Polda Metro Jaya hasilnya Briptu Fandi Setio Nugroho mengalami luka gorok di leher tembus dari leher belakang sampai tenggorokan, luka lecet pada alis kiri, luka terbuka pada pipi kanan
Syukron Fadhli, luka tembak pada kepala bag kiri atas kuping tembus kepala sebelah kanan, luka lecet paha kanan.
Wahyu Catur Pamungkas, luka gorok pada leher kanan sampai pipi kanan bawah, luka pada dagu kanan, luka tembak pada dahi sebelah kiri.
Yudi Rospuji Siswanto, luka tusuk pada kaki kanan, luka sobek lutut belakang, luka sayat pada kaki kiri, luka sobek pada punggung telapak kaki, jempol kaki kiri robek, pelipis kanan robek, mata kanan kiri luka bacok, leher luka bacok, dada kiri kanan luka tusuk, tangan kanan luka bacok, siku kanan luka bacok, tangan kanan atas luka.
Denny Setiadi SH, pipi kiri luka bacok, bibi bengkak gigi atas lepas, leher belakang luka bacok, luka tembak pada dada kanan. Dan Beni Samsutrisno (napi teroris) luka tembak pada dada kiri dua lobang. (*/snc)
sumber:poskota