SimadaNews.com– Pada hari ketiga retret kepala daerah di Akademi Militer (Akmil) Magelang, Jawa Tengah, Wali Kota Pematangsiantar, Wesly Silalahi SH MKn, bersama ratusan kepala daerah lainnya dari seluruh Indonesia, mengawali kegiatan dengan menjalankan ibadah sesuai agama masing-masing, Minggu (23/1/2025).
Wesly mengikuti kebaktian Minggu bersama sekitar 50 kepala daerah beragama Kristen Protestan di Gereja Persekutuan Oikumene Umat Kristen (POUK) Panca Arga.
Dalam kesempatan tersebut, para kepala daerah juga membawakan lagu rohani berjudul Hidup Ini Adalah Kesempatan.
Wesly mengapresiasi panitia yang telah memfasilitasi ibadah bagi para peserta retret.
Ia menegaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya menjadi momen refleksi spiritual, tetapi juga ajang mempererat solidaritas dan hubungan antar kepala daerah.
“Retret ini sangat penting bagi kepala daerah, selain menyatukan visi-misi Presiden Prabowo Subianto dengan program Asta Cita, juga membangun soliditas serta kolaborasi yang baik antar pemimpin daerah. Ini menjadi pengalaman berharga bagi saya dalam mewujudkan Siantar Cerdas, Sehat, Kreatif, dan Selaras,” ujar Wesly.
Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya Sugiarto, menjelaskan bahwa ibadah telah disiapkan bagi semua agama.
Jemaat Kristen Protestan beribadah di Gereja POUK Akmil, jemaat Katolik di Gereja Katolik Santo Mikael, umat Buddha di Vihara Buddha Dhamma, umat Khonghucu di Kelenteng Liong Hok Bio, sementara umat Islam melaksanakan ibadah di masjid dekat Ruang Sudirman Akmil.
“Kami juga menyediakan masjid untuk tausiah,” ujar Bima dalam keterangannya.
Setelah ibadah, para kepala daerah mengikuti sesi paparan dari Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas) yang dilanjutkan dengan pemaparan dari Menteri Keuangan Sri Mulyani pada malam harinya. (snc)