• https://purepurepiano.main.jp/
  • https://aceh.lan.go.id/
  • https://academy.colorescience.com/
  • https://soundrivers.org/a-sound-river/
  • https://anais.anpur.org.br/
  • https://tutorias.tepexirguez.tecnm.mx/
  • https://bat4man.netopiere.sk/
Simada News
No Result
View All Result
  • News
    • Ekbis
    • Kesehatan
    • Peristiwa
  • Pesona
  • Sudut Pandang
  • Tokoh
  • Konsultasi Hukum
  • News
    • Ekbis
    • Kesehatan
    • Peristiwa
  • Pesona
  • Sudut Pandang
  • Tokoh
  • Konsultasi Hukum
No Result
View All Result
Simada News
  • SMSI
  • News
  • Peristiwa
  • Ekbis
  • Kesehatan
  • Pesona
  • Sudut Pandang
  • Tokoh
HomeSudut Pandang

POLITIK DAN CATUR

Catatan: Sabar Mangadoe

Simadanews.comPenulis: Simadanews.com
17 Agustus 2018 | 21:29 WIB
Rubrik: Sudut Pandang
Konsep Otomatis
ADVERTISEMENT

POLITIK itu jauh lebih rumit dari Main Catur. Main Catur,  buah catur kuda tak bisa jadi kuncung atau mantri ataupun pion.

Kalau dalam politik semua serba bisa. Serba mungkin, karena tidak ada kawan atau musuh yang abadi, kecuali kepentingan (politik,red).

Makanya definisinya,  politik adalah seni dari segala kemungkinan. Jangan lupa kawan, dibilang seni, bukan matematika atau sekedar logika (rasionalitas). Matematika/kalkulasi dan Logika tetap dibutuhkan. Tapi masih jauh dari cukup. Butuh lebih banyak hal lainnya dalam berpolitik..

Tentulah, Politik itu tidak dapat terlihat dan tidak dapat terdengar hanya dengan bermodalkan ujung jari dan koneksi internet. Alias dari dunia internet..

Data, Info dan Pengetahuan Politik yang otentik (bukan kualitas hoax, alibi, pembiasan, pengecohan dan lainnya) hanyalah bisa kita ketahui dan pahami bila kita sendiri terjun sendiri  ke dan di dalamnya.. Itupun tak mungkin semua hal kita tahu kok.

Politik jauh jauh sekali lebih rumit dari permainan catur. Kemampuan main catur memang dibutuhkan dalam berpolitik. Namun kemampuan ini hanyalah salah satu dan bagian kecil dari permainan politik. Politik butuh lebih banyak lagi kemampuan-kemampuan lainnya.

Sebagian besar diperoleh justru dari pengalaman Praksis. Aksi-Refleksi terus menerus secara intensif dan interaktif dengan dan bersama berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat, bangsa dan negara.

Setiap Orang atau Pihak yang berpolitik harus Lihay dan Licin serta Cerdas. Bedanya antara orang ataupun para pihak yang berpolitik adalah terletak di Motif Politik dan Target-Target Politik.

Intinya, ada orang atau pihak yang ber-motif dan Target baik dan berguna bagi rakyat, bangsa dan negara. Ada yang sebaliknya, JAHAT!!

Bila kita perhatikan seksama, sampai saat ini jauh lebih banyak orang  atau pihak poltik yang bermotif dan target-target Jahat pada rakyat, bangsa dan masyarakat.

Kaum Politisi jahat ini tega sekali gunakan halalkan segala cara untuk meraih target-target politik-nya. Politik uang, hoax atau taktik pembodohan dan penipuan, penebar ujaran kebencian, berbagai modus teror dan intimidasi gunakan ayat-ayat dan aroma msyat kita, konspirasi dengan KPU/Bawaslu beli suara, dan berbagai bentuk kecurangan dan kejahatan politik lainnya.

Betapa beratnya posisi kaum politisi baik saat ini. Tapi sejak Presiden Jokowi memimpin negara kita, mulai bangkit harapan-harapan baru dimana kaum politisi baik dapat berperan berkarya lebih baik lagi..

Presiden Jokowi adalah penggerak utama dari arus perubahan yang sedang melanda bangsa dan negara kita.  Rakyat dan Bangsa kita amat butuh Jokowi menjadi Presiden untuk periode kedua.

Mari kita semua bergerak dan bekerja nyata di lapangan di akar rumput untuk menambah-nambah  suara bagi Capres/Cawapres Jokowi-KH Maruf Amin. Target minimal 65 persen suara kalahkan kubu politisi busuk di sana.

Demikianlah sekedar catatan kecil dari kami. Kiranya ini dapat membikin kita semua semakin bersikap tlus, setia, militan dan benar-benar rela berkorban serta mau dan mampu berkerjasama dengan prinsip bergotong royong diantara kita semua.

Kita semua dalam satu kubu, yaitu kubu perubahan atau kubu kebaikan yang dipimpin oleh Jokowi.(*)

Ekbis

Simalungun Kian Dilirik Investor, Raih Penghargaan Terbaik I pada PIISU 2026

15 Juni 2026 | 11:39 WIB
Peristiwa

Wali Kota Tebing Tinggi Tekankan Nilai Persaudaraan dan Iman Saat Buka Pesparawi Sekolah Minggu GKPS Distrik V

14 Juni 2026 | 21:34 WIB
Peristiwa

Pematangsiantar Matangkan Persiapan FASI XIII Sumut, Siap Sambut Ribuan Peserta

14 Juni 2026 | 19:44 WIB
Peristiwa

Traffic Light Ahmad Yani Kembali Padam, Warga Desak Pemko Siantar Bertindak Sebelum Timbul Korban

14 Juni 2026 | 18:57 WIB
Sudut Pandang

19 Anggota Sidi GKPS Haranggaol Resmi Diteguhkan, Siap Menjadi “Tentara Kristus Muda”

14 Juni 2026 | 17:03 WIB
Pesona

Juara TOTK 2026 Naik Podium, Bupati Samosir dan Sekdaprovsu Serahkan Hadiah kepada Pelari dari 34 Negara

14 Juni 2026 | 16:17 WIB
Peristiwa

Tongam Pangaribuan Bantah Isu Suap Pansus Eks Rumah Singgah Covid-19, Siap Tempuh Jalur Hukum

13 Juni 2026 | 21:37 WIB
Peristiwa

Kasus Penganiayaan di Taman Bunga! DPD IPK Siantar Berduka untuk Korban, Serahkan Penanganan Kasus ke Penegak Hukum

13 Juni 2026 | 17:58 WIB
Tokoh

Ishak Hutasuhut Kembali Nahkodai Al Washliyah Pematangsiantar, Wesly Dorong Sinergi Umat dan Pemerintah

13 Juni 2026 | 14:37 WIB
Peristiwa

Sudah Bawa Motor untuk Kabur, Pencuri Timbangan di Siantar Utara Keburu Ditangkap

13 Juni 2026 | 11:57 WIB
  • Pedoman
  • Policy
  • Redaksi
  • Simada News

© 2018-2026 Simada News

rotasibarakberita hari inidanau tobasumber

No Result
View All Result
  • News
    • Ekbis
    • Kesehatan
    • Peristiwa
  • Pesona
  • Sudut Pandang
  • Tokoh
  • Konsultasi Hukum

© 2018-2026 Simada News

rotasibarakberita hari inidanau tobasumber