Simadanews.com – Ishak Hutasuhut kembali dipercaya memimpin Pengurus Daerah (PD) Al Jam’iyatul Washliyah Kota Pematangsiantar untuk periode 2026–2031. Pelantikan pengurus baru berlangsung khidmat di Jalan Rajamin Purba, Kecamatan Siantar Sitalasari, Kota Pematangsiantar, Sabtu (13/6/2026).
Pelantikan tersebut dihadiri Ketua PW Al Washliyah Sumatera Utara sekaligus Anggota DPD RI, Dedi Iskandar Batubara, Wali Kota Wesly Silalahi, Wakil Wali Kota Herlina, Ketua MUI Kota Pematangsiantar Ali Lubis, unsur Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta keluarga besar Al Washliyah.
Dalam sambutannya, Ishak Hutasuhut menegaskan komitmen Al Washliyah untuk terus bersinergi dengan pemerintah dan seluruh elemen masyarakat dalam mendukung pembangunan Kota Pematangsiantar.
Menurutnya, organisasi yang dipimpinnya akan tetap berfokus pada penguatan sektor pendidikan, dakwah, dan sosial sebagai bentuk pengabdian kepada umat dan bangsa.
“Apapun program pemerintah yang bertujuan untuk kemaslahatan umat dan masyarakat, Al Washliyah siap menjadi garda terdepan untuk mendukungnya. Kami akan terus berkolaborasi dan menjaga persatuan serta kesatuan masyarakat Kota Pematangsiantar,” ujar Ishak.
Ia juga menegaskan bahwa Al Washliyah Kota Pematangsiantar tidak pernah memberikan dukungan terhadap tindakan yang bertentangan dengan aturan organisasi maupun hukum yang berlaku.
“Jika ada pihak yang mengatasnamakan Al Washliyah di luar koridor organisasi, maka hal tersebut bukan representasi Al Washliyah Kota Pematangsiantar. Kami selalu menjunjung tinggi hukum, ketertiban, dan persatuan,” tegasnya.
Sementara itu, Wali Kota Wesly Silalahi menyampaikan apresiasi atas kontribusi Al Washliyah selama ini dalam bidang pendidikan, keagamaan, sosial, dan pembinaan umat. Ia berharap kepengurusan yang baru dapat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab dan terus menjadi mitra strategis pemerintah daerah.
“Pelantikan ini bukan sekadar seremonial, melainkan awal dari tanggung jawab besar untuk memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan pembangunan Kota Pematangsiantar. Kami berharap Al Washliyah terus menjadi mitra strategis pemerintah dalam menjaga harmoni, persatuan, dan pembinaan umat,” kata Wesly.
Menurut Wesly, organisasi keagamaan memiliki peran penting dalam memperkuat kerukunan masyarakat sekaligus mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan.
Pada kesempatan yang sama, Dedi Iskandar Batubara mengingatkan seluruh pengurus agar tetap berpegang teguh pada tiga Amal Ittifaq Al Washliyah, yakni pendidikan, dakwah, dan sosial. Ia menegaskan bahwa Al Washliyah merupakan organisasi independen yang tidak berafiliasi dengan partai politik mana pun.
“Al Washliyah bukan partai politik dan tidak berafiliasi dengan partai politik mana pun. Organisasi ini tetap konsisten menjalankan tiga Amal Ittifaq utama, yaitu pendidikan, dakwah, dan sosial sebagai bentuk pengabdian kepada umat dan bangsa,” tegas Dedi.
Dedi juga mengajak seluruh kader untuk terus memperkuat peran organisasi dalam membangun umat serta mendukung berbagai program pembangunan yang memberikan manfaat luas bagi masyarakat.
Pelantikan pengurus PD Al Jam’iyatul Washliyah Kota Pematangsiantar periode 2026–2031 berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan dan ditutup dengan doa bersama. Momentum tersebut menjadi penegasan komitmen Al Washliyah untuk terus hadir sebagai organisasi yang berkontribusi dalam pembangunan, pembinaan umat, serta menjaga persatuan dan kerukunan di Kota Pematangsiantar. (SNC)
Laporan: Sabarudin Purba


