• https://purepurepiano.main.jp/
  • https://aceh.lan.go.id/
  • https://academy.colorescience.com/
  • https://soundrivers.org/a-sound-river/
  • https://anais.anpur.org.br/
  • https://tutorias.tepexirguez.tecnm.mx/
  • https://bat4man.netopiere.sk/
Simada News
No Result
View All Result
  • News
    • Ekbis
    • Kesehatan
    • Peristiwa
  • Pesona
  • Sudut Pandang
  • Tokoh
  • Konsultasi Hukum
  • News
    • Ekbis
    • Kesehatan
    • Peristiwa
  • Pesona
  • Sudut Pandang
  • Tokoh
  • Konsultasi Hukum
No Result
View All Result
Simada News
  • SMSI
  • News
  • Peristiwa
  • Ekbis
  • Kesehatan
  • Pesona
  • Sudut Pandang
  • Tokoh
HomeNewsRegional

Pakai Bola Beracun, Dokter Anestesi Bunuh Istri dan Anaknya

Simadanews.comPenulis: Simadanews.com
24 Agustus 2018 | 13:42 WIB
Rubrik: Regional
Konsep Otomatis
ADVERTISEMENT

SimadaNews.com-Seorang dokter anestesi yang juga profesor di Hong Kong, Khaw Kim-Sun,  tega membunuh istri dan anaknya yang berusia 16 tahun. Dia menggunakan bola yoga yang diisi dengan karbon monoksida.

Dikutip dari BBC, jaksa penuntut umum dalam dakwaan menyebut, Khaw meninggalkan bola yoga tersebut di bagasi mobil. Dia kemudian dengan sengaja mengempiskan bola tersebut hingga gas karbon monoksida yang ada di dalamnya, bocor dan membunuh istri-anaknya.

Karbon monoksida berbahaya bagi manusia dan jika dihirup bisa memicu sesak napas, pingsan hingga kematian.

Dalam persidangan, Khaw mengaku tidak bersalah atas tuduhan pembunuhan tersebut. Sementara dari pemeriksaan post-mortem menunjukkan istri dan putri Khaw meninggal karena keracunan karbon monoksida.

Fakta lain yang terungkap dalam persidangan yakni, adanya motif perselingkuhan di balik pembunuhan tersebut.

Khaw berencana membunuh istrinya karena berselingkuh dan tidak ingin bercerai. Sementara terkait anak yang ikut dibunuh, hal itu kemungkinan tidak disengaja. Penuturan dari saksi mata di Universitas Hong Kong mengatakan, sebelum kejadian Khaw sempat mengisi dua bola dengan karbon monoksida di kampus.

Namun Khaw mengatakan kepada rekan-rekannya bahwa dia akan membunuh kelinci dengan gas. Sementara kepada polisi, Khaw mengaku hendak membunuh tikus di rumahnya. (*/snc)

sumber:bbc

Ekbis

Simalungun Kian Dilirik Investor, Raih Penghargaan Terbaik I pada PIISU 2026

15 Juni 2026 | 11:39 WIB
Peristiwa

Wali Kota Tebing Tinggi Tekankan Nilai Persaudaraan dan Iman Saat Buka Pesparawi Sekolah Minggu GKPS Distrik V

14 Juni 2026 | 21:34 WIB
Peristiwa

Pematangsiantar Matangkan Persiapan FASI XIII Sumut, Siap Sambut Ribuan Peserta

14 Juni 2026 | 19:44 WIB
Peristiwa

Traffic Light Ahmad Yani Kembali Padam, Warga Desak Pemko Siantar Bertindak Sebelum Timbul Korban

14 Juni 2026 | 18:57 WIB
Sudut Pandang

19 Anggota Sidi GKPS Haranggaol Resmi Diteguhkan, Siap Menjadi “Tentara Kristus Muda”

14 Juni 2026 | 17:03 WIB
Pesona

Juara TOTK 2026 Naik Podium, Bupati Samosir dan Sekdaprovsu Serahkan Hadiah kepada Pelari dari 34 Negara

14 Juni 2026 | 16:17 WIB
Peristiwa

Tongam Pangaribuan Bantah Isu Suap Pansus Eks Rumah Singgah Covid-19, Siap Tempuh Jalur Hukum

13 Juni 2026 | 21:37 WIB
Peristiwa

Kasus Penganiayaan di Taman Bunga! DPD IPK Siantar Berduka untuk Korban, Serahkan Penanganan Kasus ke Penegak Hukum

13 Juni 2026 | 17:58 WIB
Tokoh

Ishak Hutasuhut Kembali Nahkodai Al Washliyah Pematangsiantar, Wesly Dorong Sinergi Umat dan Pemerintah

13 Juni 2026 | 14:37 WIB
Peristiwa

Sudah Bawa Motor untuk Kabur, Pencuri Timbangan di Siantar Utara Keburu Ditangkap

13 Juni 2026 | 11:57 WIB
  • Pedoman
  • Policy
  • Redaksi
  • Simada News

© 2018-2026 Simada News

rotasibarakberita hari inidanau tobasumber

No Result
View All Result
  • News
    • Ekbis
    • Kesehatan
    • Peristiwa
  • Pesona
  • Sudut Pandang
  • Tokoh
  • Konsultasi Hukum

© 2018-2026 Simada News

rotasibarakberita hari inidanau tobasumber