• https://purepurepiano.main.jp/
  • https://aceh.lan.go.id/
  • https://academy.colorescience.com/
  • https://soundrivers.org/a-sound-river/
  • https://anais.anpur.org.br/
  • https://tutorias.tepexirguez.tecnm.mx/
  • https://bat4man.netopiere.sk/
Simada News
No Result
View All Result
  • News
    • Ekbis
    • Kesehatan
    • Peristiwa
  • Pesona
  • Sudut Pandang
  • Tokoh
  • Konsultasi Hukum
  • News
    • Ekbis
    • Kesehatan
    • Peristiwa
  • Pesona
  • Sudut Pandang
  • Tokoh
  • Konsultasi Hukum
No Result
View All Result
Simada News
  • SMSI
  • News
  • Peristiwa
  • Ekbis
  • Kesehatan
  • Pesona
  • Sudut Pandang
  • Tokoh
HomeNewsEkbis

Kementan Salurkan Bantuan untuk Petani Sarolangun Jambi

Simadanews.comPenulis: Simadanews.com
26 Maret 2019 | 10:16 WIB
Rubrik: Ekbis
Konsep Otomatis
ADVERTISEMENT

SimadaNews.com-Direktur Jenderal Pekebunan, Dr. Kasdi Subagyono bersama Inspektur Jenderal Kementerian Pertanian Justan Riduan Siahaan secara simbolis menyerahkan bantuan sebesar total 11,96 M kepada petani di Kabupaten Sarolangun, Jambi.

Bantuan ini berasal dari APBN dan DAK sektor pertanian untuk kabupaten ini tahun 2019. Bantuan tersebut diserahkan pada acara Kunjungan Kerja Anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) di Laman Basamo Sriwijaya, Sarolangun, Senin (25/3).

Acara dihadiri oleh Anggota IV BPK Prof Rizal Djalil dan Bupati Sarolangun. Kementan menyerahkan bantuan yang terdiri dari alat mesin pertanian (alsintan) kebutuhan pra panen, pasca panen dan bantuan untuk peremajaan serta intensifikasi pemeliharaan tanaman karet.

Alsintan pra panen yang diserahkan berupa 10 unit traktor roda dua, 5 unit cultivator, 6 unit pompa air 6 inch, dan 50 unit handsprayer elektrik. Sementara alsintan pasca panen yang diserahkan berupa 5 unit power tresher.

Pada kesempatan tersebut, Kementan juga memberikan bantuan untuk peremajaan karet rakyat seluas 350 ha untuk petani di Desa Gunung Kembang, Kecamatan Sarolangun.

Bantuan tersebut berupa benih karet, pupuk, dan pestisida serta herbisida. Sedangkan bantuan pemeliharaan karet rakyat berupa pupuk untuk area perkebunan karet rakyat seluas 600 ha di Desa Perdamaian, Kecamatan Singkut.

Menurut Kasdi, bantuan peremajaan dan intensifikasi karet tersebut merupakan upaya pemerintah untuk meningkatkan produktivitas petani, yang pada gilirannya akan meningkatkan kesejahteraan petani karet di Sarolangun.

Peremajaan atau replanting tersebut menurutnya adalah upaya jangka panjang untuk meningkatkan pendapatan petani.

Tingkatkan Harga dan Produktivitas Karet

Kasdi mengungkapkan, untuk jangka pendek, pemerintah saat ini tengah berupaya untuk meningkatkan harga jual karet.

Meski Indonesia termasuk salah satu produsen terbesar karet di dunia, namun urusan harga masih bergantung pada harga pasar internasional. Untuk itu, tambah Kasdi, Indonesia menginisiasi pertemuan dengan Tahiland dan Malaysia untuk membahas peningkatan harga jual karet di pasaran Internasional.

“Produksi tiga negara ini sama dengan produksi 70 persen karet dunia. Jadi kita membuat kesepakatan untuk membatasi ekspor agar karet dunia berkurang. Sesuai hukum supply and demand, jika barang di pasar langka, maka harga akan meningkat,” paparnya.

Dalam pertemuan itu disepakati untuk mengurangi ekspor sebesar 240 ribu ton tahun.

Hal tersebut, menurut Kasdi, cukup efektif menaikkan harga.

“Baru mau ketemu saja, harga sudah naik dari 6 ribu jadi 8 ribu, apalagi kalau terus diberitakan. Kita berharap harganya bisa mencapai 1,2 US Dolar,” tambahnya.

Selain itu, untuk jangka menengah pemerintah berupaya untuk meningkatkan serapan karet dalam negeri. Salah satunya melalui penggunaan karet sebagai tambahan aspal jalan.

“Untuk membangun jalan ini, pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dan PTPN, memberi karet dari petani dengan harga di atas 9 ribu per kg,” ucap Kasdi.

Sementara untuk jangka panjang Kementan berusaha meningkatkan produktivitas perkebunan melalui program replanting.

Saat ini Ditjen Perkebunan tengah menyiapkan bibit unggul tanaman perkebunan melalui program BUN 500, yaitu penyiapan 500 juta batang benih unggul perkebunan dalam 5 tahun ke depan.

Kasdi juga menjelaskan program replanting dilaksanakan secara selektif, tidak untuk semua kebun karet, tapi juga mempertimbangkan luas karet secara nasional, termasuk untu tanaman pangan dan hortikultura, agar harga karet tetap tinggi.

Page 1 of 2
12Next
Ekbis

Simalungun Kian Dilirik Investor, Raih Penghargaan Terbaik I pada PIISU 2026

15 Juni 2026 | 11:39 WIB
Peristiwa

Wali Kota Tebing Tinggi Tekankan Nilai Persaudaraan dan Iman Saat Buka Pesparawi Sekolah Minggu GKPS Distrik V

14 Juni 2026 | 21:34 WIB
Peristiwa

Pematangsiantar Matangkan Persiapan FASI XIII Sumut, Siap Sambut Ribuan Peserta

14 Juni 2026 | 19:44 WIB
Peristiwa

Traffic Light Ahmad Yani Kembali Padam, Warga Desak Pemko Siantar Bertindak Sebelum Timbul Korban

14 Juni 2026 | 18:57 WIB
Sudut Pandang

19 Anggota Sidi GKPS Haranggaol Resmi Diteguhkan, Siap Menjadi “Tentara Kristus Muda”

14 Juni 2026 | 17:03 WIB
Pesona

Juara TOTK 2026 Naik Podium, Bupati Samosir dan Sekdaprovsu Serahkan Hadiah kepada Pelari dari 34 Negara

14 Juni 2026 | 16:17 WIB
Peristiwa

Tongam Pangaribuan Bantah Isu Suap Pansus Eks Rumah Singgah Covid-19, Siap Tempuh Jalur Hukum

13 Juni 2026 | 21:37 WIB
Peristiwa

Kasus Penganiayaan di Taman Bunga! DPD IPK Siantar Berduka untuk Korban, Serahkan Penanganan Kasus ke Penegak Hukum

13 Juni 2026 | 17:58 WIB
Tokoh

Ishak Hutasuhut Kembali Nahkodai Al Washliyah Pematangsiantar, Wesly Dorong Sinergi Umat dan Pemerintah

13 Juni 2026 | 14:37 WIB
Peristiwa

Sudah Bawa Motor untuk Kabur, Pencuri Timbangan di Siantar Utara Keburu Ditangkap

13 Juni 2026 | 11:57 WIB
  • Pedoman
  • Policy
  • Redaksi
  • Simada News

© 2018-2026 Simada News

rotasibarakberita hari inidanau tobasumber

No Result
View All Result
  • News
    • Ekbis
    • Kesehatan
    • Peristiwa
  • Pesona
  • Sudut Pandang
  • Tokoh
  • Konsultasi Hukum

© 2018-2026 Simada News

rotasibarakberita hari inidanau tobasumber