• https://purepurepiano.main.jp/
  • https://aceh.lan.go.id/
  • https://academy.colorescience.com/
  • https://soundrivers.org/a-sound-river/
  • https://anais.anpur.org.br/
  • https://tutorias.tepexirguez.tecnm.mx/
  • https://bat4man.netopiere.sk/
Simada News
No Result
View All Result
  • News
    • Ekbis
    • Kesehatan
    • Peristiwa
  • Pesona
  • Sudut Pandang
  • Tokoh
  • Konsultasi Hukum
  • News
    • Ekbis
    • Kesehatan
    • Peristiwa
  • Pesona
  • Sudut Pandang
  • Tokoh
  • Konsultasi Hukum
No Result
View All Result
Simada News
  • SMSI
  • News
  • Peristiwa
  • Ekbis
  • Kesehatan
  • Pesona
  • Sudut Pandang
  • Tokoh
HomeNewsEkbis
Ilustrasi beras

Ilustrasi beras

Sukses Substitusi Beras Japonica, Beras Tarabas Dipuji Lebih Unggul di Pasar Beras Dunia

Simadanews.comPenulis: Simadanews.com
9 Agustus 2019 | 00:13 WIB
Rubrik: Ekbis
Konsep Otomatis
ADVERTISEMENT

SimadaNews.com-Direktur Jenderal Tanaman Pangan Kementerian Pertanian (Kementan) Suwandi mengatakan di Tahun 2015 sampai dengan 2019 Indonesia sudah berhasil menghentikan impor beras Japonica hingga menjadi nihil.

Padahal sebelumnya tercatat impor terakhir beras Japonica di tahun 2014 sejumlah 1.079 ton senilai Rp18 miliar.

“Namun kini Indonesia bahkan termasuk dalam deretan penghasil beras Japonica disamping Jepang, Amerika Serikat, Prancis, Korea Selatan dan Thailand,” kata Suwandi di Jakarta, Kamis 8 Agustus 2019.

Untuk diketahui, beras Japonica yang banyak tumbuh dan ditanam petani di Negara Jepang banyak digunakan restoran Jepang dan Korea di berbagai negara termasuk Indonesia. Beras Japonica memiliki ciri-ciri kadar amilosa sekitar 12 hingga 15 persen, tekstur lengket dan biasanya digunakan sebagai bahan utama pembuatan sushi.

“Di Indonesia varietas beras yang hampir sama dengan Japonica ini dikenal dengan beras Tarabas. Beras Varitas Tarabas resmi dilepas oleh Menteri Pertanian pada Bulan Mei 2019 dan dinyatakan legal untuk diperdagangkan dan di tanam di seluruh wilayah Indonesia,” ungkap Suwandi.

“Sejalan dengan kebijakan tersebut, kita telah melakukan upaya serius untuk mengembangkan beras Tarabas,” tambahnya.

Sentra Wilayah Beras Tarabas

Suwandi menyebutkan perkembangan sebaran tanaman Beras Tarabas di Indonesia cukup menggembirakan.

Saat ini. Pertanaman Beras Tarabas telah menyebar ke berbagai daerah diantaranya di Jawa Barat (Subang, Karawang dan Cianjur), Jawa Timur dan Lampung dengan luas pertanaman sekitar 4.000 hektar dan produktivitas rata-rata 50 kwintal per hektar. Untuk harga beras di petani mencapai Rp 15.000 per Kg.

“Keberhasilan pertanaman ini tentu perlu di apresiasi dengan baik, mengingat sampai saat ini beras khusus lainnya belum mampu diproduksi massal di dalam negeri,” ucapnya.

Pangsa Pasar Ekspor Beras Tarabas

Menurut Suwandi, dengan melihat pesatnya perkembangan pertanaman tarabas di Indonesia, maka sangat mungkin dalam dua atau tiga tahun ke depan jumlah pertanaman japonica akan terus berlipat dan menjadi beras unggulan tersendiri di Indonesa.

Ditambah lagi sudah adanya pengakuan dari pedagang beras Vietnam yang mengaku kaget dengan kualitas beras japonica yang dihasilkan di Karawang, Jawa Barat.

“Beras tarabas (Japonica nya Indonesia, red) yang ada di Karawang tersebut berukuran lebih besar dari beras Japonica yang biasa ditemukan di negaranya. Dengan ukuran bulir beras yang lebih besar dari yang lain pembuatan sushi menjadi lebih efisien dan secara otomatis akan lebih disukai oleh produsen sushi di berbagai negara,” jelasnya.

Sampel beras Tarabas sebanyak 100 Kg senilai Rp25.000 per Kg sudah dikirim dua kali ke Jepang oleh eksportir beras PT Soyiz.

“Dan ternyata mendapat pujian dan respon positif dan sedang dalam proses negosiasi ekspor lebih lanjut,” tutur Suwandi.

Salah satu eksportir beras Indonesia, Johan dari PB. Sindang Asih menyebutkan beberapa negara di ASEAN seperti Vietnam, Thailand dan Malaysia juga berminat terdadap beras Tarabas Indonesia.

“Intinya kita siap memasuki pangsa pasar Internasional untuk memenuhi kebutuhan beras Japonica di luar negeri,” sebutnya. (snc)

Sumber: Humas Kementan

Editor: Hermanto Sipayung

Peristiwa

Kasus Penganiayaan di Taman Bunga! DPD IPK Siantar Berduka untuk Korban, Serahkan Penanganan Kasus ke Penegak Hukum

13 Juni 2026 | 17:58 WIB
Tokoh

Ishak Hutasuhut Kembali Nahkodai Al Washliyah Pematangsiantar, Wesly Dorong Sinergi Umat dan Pemerintah

13 Juni 2026 | 14:37 WIB
Peristiwa

Sudah Bawa Motor untuk Kabur, Pencuri Timbangan di Siantar Utara Keburu Ditangkap

13 Juni 2026 | 11:57 WIB
Peristiwa

Seluruh Jamaah Haji Kembali Sehat, Wesly Silalahi Gelar Tepung Tawar Penuh Syukur

13 Juni 2026 | 10:56 WIB
Ekbis

Dukung Program “UMKM Sumut Berkah”, Bupati Samosir Hadiri Pembukaan PIISU 2026 di Parapat

12 Juni 2026 | 20:54 WIB
Ekbis

Wesly Silalahi Hadiri PIISU 2026, Dukung UMKM Pematangsiantar Terapkan Studi Kelayakan untuk Tarik Investor

12 Juni 2026 | 19:31 WIB
Pesona

Trail of The Kings 2026 Resmi Bergulir, Ribuan Pelari dari 34 Negara Siap Taklukkan Jalur Eksotis Samosir

12 Juni 2026 | 18:58 WIB
Peristiwa

Diduga Ancam Wartawan Usai Pemberitaan TBM, Oknum Askep Kebun Mayang Dilaporkan ke Polres Simalungun

12 Juni 2026 | 17:22 WIB
Peristiwa

Simalungun Terima Penghargaan dari Kementerian Hukum RI

12 Juni 2026 | 16:19 WIB
Peristiwa

Residivis Narkoba asal Simalungun Ditangkap di Siantar, Simpan Ganja 88 Gram

12 Juni 2026 | 15:18 WIB
  • Pedoman
  • Policy
  • Redaksi
  • Simada News

© 2018-2026 Simada News

rotasibarakberita hari inidanau tobasumber

No Result
View All Result
  • News
    • Ekbis
    • Kesehatan
    • Peristiwa
  • Pesona
  • Sudut Pandang
  • Tokoh
  • Konsultasi Hukum

© 2018-2026 Simada News

rotasibarakberita hari inidanau tobasumber