• https://purepurepiano.main.jp/
  • https://aceh.lan.go.id/
  • https://academy.colorescience.com/
  • https://soundrivers.org/a-sound-river/
  • https://anais.anpur.org.br/
  • https://tutorias.tepexirguez.tecnm.mx/
  • https://bat4man.netopiere.sk/
Simada News
No Result
View All Result
  • News
    • Ekbis
    • Kesehatan
    • Peristiwa
  • Pesona
  • Sudut Pandang
  • Tokoh
  • Konsultasi Hukum
  • News
    • Ekbis
    • Kesehatan
    • Peristiwa
  • Pesona
  • Sudut Pandang
  • Tokoh
  • Konsultasi Hukum
No Result
View All Result
Simada News
  • SMSI
  • News
  • Peristiwa
  • Ekbis
  • Kesehatan
  • Pesona
  • Sudut Pandang
  • Tokoh
HomeNewsEkbis

Kunjungi Petani Karanganyar, Mentan SYL Serahkan KUR untuk Teknologi 4.0

Simadanews.comPenulis: Simadanews.com
13 Februari 2020 | 14:16 WIB
Rubrik: Ekbis
Konsep Otomatis
ADVERTISEMENT

SimadaNews.com-Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo menyerahkan bantuan Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan bunga 6 persen senilai Rp4,82 miliar kepada 271 petani di Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah.

Pemberian bantuan itu sebagai implementasi Gerakan Menyongsong Pertanian 4.0 dalam mewujudkan pertanian yang maju, mandiri dan modern.

Penyerahan KUR kali ini merupakan kolaborasi Kementerian Pertanian (Kementan) dengan BNI yang dilakukan secara simbolis di Desa Wonorejo, Kecamatan Jatiyoso, Rabu 12 Pebruari 2020.

Selain menyerahkan KUR, Mentan yang akrab disapa SYL ini pun menyalurkan bantuan pembiayaan lainnya berupa polis asuransi pertanian untuk petani jagung, polis Asuransi Usaha Tanaman Pangan (AUTP) 9.133 hektar senilai Rp1.644 miliar, klaim AUTP sebesar Rp1.319 miliar seluas 254,11 hektar.

Menurut SYL, program KUR adalah salah satu upaya negara untuk menghadirkan kesejahteraan bagi para petani di seluruh Indonesia dan membangun pertanian yang maju, mandiri dan modern.

Karena itu, Kementan saat ini sudah menyiapkan anggaran KUR sebesar Rp50 triliun yang tersebar di BNI Rp20 triliun, BRI Rp10 triliun dan Bank Mandiri Rp20 triliun.

“Kegiatan hari ini adalah bagian dari tekad kita agar besok rakyat dan masyarakat tani bisa mendapatkan keuntungan, kesejahteraan dan ekonomi yang harus lebih baik dibandingkan hari-hari sebelumnya. Jadi saya sangat mendorong penggunaan KUR ini. Manfaatkan KUR dengan sebaik-baiknya,”

SYL menegaskan program KUR merupakan implementasi nyata mengejewantahkan arahan Presiden Jokowi untuk meningkatkan produksi pangan agar dapat menghidupi rakyat Indonesia 267 juta jiwa.

Petani Karanganyar Ini memperlihatkan kepada Indonesia pada umumnya bahwa mereka bisa memanfaatkan lahan pertanian yang subur dengan melakukan manajemen atau cara-cara bertanam yang lebih baik.

“Bapak Presiden Jokowi perintahkan agar beri modal paling kuat untuk rakyat. Bantuan KUR hari ini jumlahnya Rp4 miliar lebih, itu harus dimanfaatkan dengan baik. Kalau Rp4 miliar itu ditanami dengan baik dan dengan doa, bismillah dengan pendekatan agama saya percaya bahwa besok akan hadir kerahmatan Tuhan di daerah ini,” tegasnya.

Kepala Dinas Pertanian Karanganyar, Siti Maesaroh mengapresiasi program KUR sebagai Gerakan Menyongsong Pertanian. Pasalnya, pemerintah pusat melalui Kementan memberikan subsidi bunga KUR hanya sebesar 6 persen dari bunga umumnya mencapai 14 persen.

“Melalui KUR ini, petani mendapatkan kemudahan akses pembiyaan yang cukup murah. Bunga hanya 6 persen yang disubsidi Kementerian Pertanian. Dengan KUR, petani juga mendapat pendampingan teknologi sehingga petani ke depan menggunakan teknologi 4.0 atau modern dalam berbudidaya. Petani semakin sejahtera,” katanya.

Sementara itu, Direktur Usaha, Mikro, Kecil dan Menengah dan Jaringan BNI, Tambok P Setyawati menyebutkan Gerakan Menyongsong Pertanian 4.0 ini sejalan dengan visi Presiden RI, Joko Widodo agar memajukan digitalisasi dan mekanisasi pertanian guna meningkatkat produksi dan kesejahteraan petani.

Target penyaluran KUR BNI tahun 2020 secara nasional adalah Rp22 triliun, untuk area Yogyakarta dan sekitarnya sebesar Rp1,5 triliun, Semarang Rp1,6 triliun danJawa Tengah secara keseluruhan sekitar Rp3,1 triliun.

“Kita tidak hanya menyalurkan KUR, tetapi juga melakukan pendampingan agar petaninya juga makin produktif, hasil lebih tinggi dan biaya lebih rendah, sehingga lebih efisien dan petani semakin sejahtera,” tuturnya.

Dalam acara ini, sambung Tambok, BNI memberikan bantuan CSR berupa RITx Soil dan Weather Sensor yang digunakan untuk merekam kondisi lahan secara realtime dan memprediksi cuaca yang presisi sehingga petani dapat mengoptimalisasi produksi komoditasnya.

“Pemberian CSR kepada kelompok tani ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan petani penerima KUR di sektor produksi serta menambah portofolio penyaluran KUR oleh BNI,” ujarnya.

“Dan dengan KUR, para petani mendapatkan akses pembiayaan yang mudah dan murah dan juga petani mendapat pendampingan. Dengan demikian produksi pangan semakin meningkat dan kesejahteraan petani pun naik,” tambah Tambok.

Di tempat yang sama, Direktur Pembiayaan Pertanian Kementan, Indah Megahwati menambahkan selain sosialisasi KUR, kegiatan ini juga menyampaikan pentingnya peran teknologi menuju pertanian 4.0.

“Kami mengimbau kepada kepala-kepala dinas, penyuluh, kepala BPP, agar selalu mengikuti kegiatan-kegiatan yang dilakukan bank. Jadi ada informasi terbaru yang mereka dapat. Karena Pertanian kita itu sebenarnya sudah ada saling keterkaitan antara pembiayaan dengan teknologi,” tutur Indah.

Ia menegaskan Kementan selalu mendukung kegiatan yang menyongsong era pertanian 4.0 karena memiliki manfaat yang luar biasa untuk para petani. Program KUR dipastikan mendorong petani untuk menerapkan teknologi pertanian 4.0 karena memperoleh kemudahan pembiayaan dan pendampingan.

“Kita akan adakan lagi kegiatan seperti ini. Agar alat-alat yang ada bisa berguna buat kelompok-kelompok tani kita. Mereka bisa membeli melalui KUR. Dan akan terhubung dengan kita,” tegasnya. (snc)

Sumber: Humas Kementan

Editor: Hermanto Sipayung

Peristiwa

Wali Kota Tebing Tinggi Tekankan Nilai Persaudaraan dan Iman Saat Buka Pesparawi Sekolah Minggu GKPS Distrik V

14 Juni 2026 | 21:34 WIB
Peristiwa

Pematangsiantar Matangkan Persiapan FASI XIII Sumut, Siap Sambut Ribuan Peserta

14 Juni 2026 | 19:44 WIB
Peristiwa

Traffic Light Ahmad Yani Kembali Padam, Warga Desak Pemko Siantar Bertindak Sebelum Timbul Korban

14 Juni 2026 | 18:57 WIB
Sudut Pandang

19 Anggota Sidi GKPS Haranggaol Resmi Diteguhkan, Siap Menjadi “Tentara Kristus Muda”

14 Juni 2026 | 17:03 WIB
Pesona

Juara TOTK 2026 Naik Podium, Bupati Samosir dan Sekdaprovsu Serahkan Hadiah kepada Pelari dari 34 Negara

14 Juni 2026 | 16:17 WIB
Peristiwa

Tongam Pangaribuan Bantah Isu Suap Pansus Eks Rumah Singgah Covid-19, Siap Tempuh Jalur Hukum

13 Juni 2026 | 21:37 WIB
Peristiwa

Kasus Penganiayaan di Taman Bunga! DPD IPK Siantar Berduka untuk Korban, Serahkan Penanganan Kasus ke Penegak Hukum

13 Juni 2026 | 17:58 WIB
Tokoh

Ishak Hutasuhut Kembali Nahkodai Al Washliyah Pematangsiantar, Wesly Dorong Sinergi Umat dan Pemerintah

13 Juni 2026 | 14:37 WIB
Peristiwa

Sudah Bawa Motor untuk Kabur, Pencuri Timbangan di Siantar Utara Keburu Ditangkap

13 Juni 2026 | 11:57 WIB
Peristiwa

Seluruh Jamaah Haji Kembali Sehat, Wesly Silalahi Gelar Tepung Tawar Penuh Syukur

13 Juni 2026 | 10:56 WIB
  • Pedoman
  • Policy
  • Redaksi
  • Simada News

© 2018-2026 Simada News

rotasibarakberita hari inidanau tobasumber

No Result
View All Result
  • News
    • Ekbis
    • Kesehatan
    • Peristiwa
  • Pesona
  • Sudut Pandang
  • Tokoh
  • Konsultasi Hukum

© 2018-2026 Simada News

rotasibarakberita hari inidanau tobasumber