• https://purepurepiano.main.jp/
  • https://aceh.lan.go.id/
  • https://academy.colorescience.com/
  • https://soundrivers.org/a-sound-river/
  • https://anais.anpur.org.br/
  • https://tutorias.tepexirguez.tecnm.mx/
  • https://bat4man.netopiere.sk/
Simada News
No Result
View All Result
  • News
    • Ekbis
    • Kesehatan
    • Peristiwa
  • Pesona
  • Sudut Pandang
  • Tokoh
  • Konsultasi Hukum
  • News
    • Ekbis
    • Kesehatan
    • Peristiwa
  • Pesona
  • Sudut Pandang
  • Tokoh
  • Konsultasi Hukum
No Result
View All Result
Simada News
  • SMSI
  • News
  • Peristiwa
  • Ekbis
  • Kesehatan
  • Pesona
  • Sudut Pandang
  • Tokoh
HomeNewsRegional

Stok Aman, Mentan Syahrul: Nggak Perlu Lock Down karena Bisa Menghambat Distribusi Kebutuhan Pangan

Simadanews.comPenulis: Simadanews.com
2 April 2020 | 23:51 WIB
Rubrik: Regional
Konsep Otomatis
ADVERTISEMENT

SimadaNews.com-Kementerian Pertanian (Kementan) memastikan sebelas bahan pokok untuk kebutuhan bulan puasa dan lebaran 2020 dalam kondisi aman. Kepastian ini sekaligus menjawab keraguan banyak pihak terkait kelangkaan stok pangan akibat penyebaran Covid 19.

“Beras kita sudah over stok hingga 4 juta ton kurang lebih. Kemudian bulan ini kita panen raya sebanyak 8 juta ton. Lalu ada juga stok gula yang terus diproduksi. Jadi tidak perlu khawatir dengan kebutuhan bahan pokok. Insyaallah semua dalam kendali,” ujar Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo saat memantau produksi gula di PT Permata Dunia Sukses Utama (PDSU) Cilegon, Banten, Kamis 2 April 2020.

Menurut Mentan, kebutuhan pangan adalah kebutuhan pokok yang tidak boleh diabaikan. Karena itu, pemerintah meminta semua pihak mau menahan diri dan tidak melakukan hal-hal di luar kebijakan pemerintah pusat.

“Tidak perlu kita melakukan lockdown-lockdown untuk memutus penyebaran virus Corona. Langkah itu menurut saya hanya akan menghambat distribusi pangan ke sejumlah daerah dan akan berujung pada kelangkaan kebutuhan pokok di tengah masyarakat,” katanya.

Mentan mengatakan, dalam situasi seperti ini distribusi pangan harus menjadi kepentingan bersama agar tidak terjadi kelangkaan yang berujung pada kepanikan. Dalam hal ini, baik pemerintah maupun masyarakat harus bersatu dan saling menjaga situasi negara agar tetap kondusif.

“Kalau sudah menyangkut pangan, maka seharusnya tidak ada isolasi. Yang ada adalah distribusi. Memang corona ini membuat ekonomi menurun. Tapi harus ingat, satu satunya lapngan kerja yang tersedia adalah pertanian. Jadi janganlah kita melakukan lockdown atau isolasi,” katanya.

Di lokasi yang sama, Anggota Komisi IV DPR RI, Nur Aini mendukung upaya Kementan dalam memenuhi kebutuhan masyarakat melalui peningkatan produksi dan percepatan pola tanam dengan menggunakan teknologi mekanisasi.

“Maka itu saya optimis bahwa sebelas kebutuhan dasar kita tetap terjamin aman dan terkendali sampai bulan puasa dan lebaran mendatang. Sekali lagi saya mendukung upaya Kementan dalam menggenjot produksi dan percepatan pola tanam,” katanya.

Sekedar diketahui, sebelas kebutuhan dasar itu diantaranya Beras, Jagung, Gula, Minyak, Daging, Telur, bawang dan cabai. Sebagai data penguat, saat ini pemerintah memiliki data perkiraan pasokan ketersediaan pangan strategis nasional untuk Maret hingga Agustus 2020.

Untuk ketersediaan beras misalnya mencapai 25.653.591 ton dengan kebutuhan 15.099. 846 ton. Jagung sebanyak 13.741.071 ton demgn kebutuhan 9.096.555 ton. Bawang merah sebanyak 1.060.857 ton dengan kebutuhan 701.482 ton.

Cabai besar 657.467 ton dengan kebutuhan 551.261 ton. Daging ayam ras 2.063.086 ton dengan kebutuhan 1.737.216 ton dan minyak goreng 23.392.557 ton dengan kebutuhan 4.419.180 ton.

Di samping itu, Kementan juga sudah melakukan kerjasama dengan satgas pangan baik di pusat maupun di daerah untuk mengantisipasi adanya oknum penimbun bahan pokok. (snc)

Sumber: Humas Kementan

Editor: Hermanto Sipayung

 

Kesehatan

Polres Pematangsiantar Semarakkan HUT Bhayangkara ke-80 dengan Car Free Day dan Olahraga Bersama

28 Juni 2026 | 21:23 WIB
Peristiwa

Tak Percaya Oknum Berantas Narkoba, Warga Dolog Parmonangan Bentangkan Baliho Minta Kapolri Turun Tangan

28 Juni 2026 | 20:52 WIB
Peristiwa

Lansia Ditemukan Meninggal di Kamar Mandi Rumahnya, Polisi Pastikan Tidak Ada Unsur Kekerasan

28 Juni 2026 | 20:32 WIB
Peristiwa

Jembatan Bambu Ambruk, Seorang Petani Diduga Hanyut di Sungai Bah Tongguran

28 Juni 2026 | 19:51 WIB
Peristiwa

Sambut HUT Bhayangkara ke-80, Polres Pematangsiantar Gelar E-Sports Kapolri Cup 2026

27 Juni 2026 | 23:54 WIB
Ekbis

PLN UP3 Pematangsiantar Salurkan 15 Paket Sembako Lewat Xtracare, Total 272 Paket Disalurkan Sepanjang 2026

27 Juni 2026 | 22:49 WIB
Peristiwa

Reses Polma Oliver Sihombing Dibanjiri Aspirasi Warga, Banjir, BPJS hingga Retribusi Sampah jadi Sorotan

27 Juni 2026 | 22:13 WIB
Peristiwa

Ephorus GKPS “Patibal Batu Onjolan” Rumah Dinas Pendeta di Nagori Sihalpe Haranggaol

27 Juni 2026 | 20:40 WIB
Ekbis

Kabar Baik untuk UMKM! Program MBG Buka Peluang Pasok Pangan Skala Besar di Simalungun dan Pematangsiantar

27 Juni 2026 | 20:25 WIB
Peristiwa

Tiga Rumah di Jalan Tongkol Pematangsiantar Terbakar, Kerugian Ditaksir Ratusan Juta Rupiah

27 Juni 2026 | 08:35 WIB
  • Pedoman
  • Policy
  • Redaksi
  • Simada News

© 2018-2026 Simada News

rotasibarakberita hari inidanau tobapenipu kripto

No Result
View All Result
  • News
    • Ekbis
    • Kesehatan
    • Peristiwa
  • Pesona
  • Sudut Pandang
  • Tokoh
  • Konsultasi Hukum

© 2018-2026 Simada News

rotasibarakberita hari inidanau tobapenipu kripto