• https://purepurepiano.main.jp/
  • https://aceh.lan.go.id/
  • https://academy.colorescience.com/
  • https://soundrivers.org/a-sound-river/
  • https://anais.anpur.org.br/
  • https://tutorias.tepexirguez.tecnm.mx/
  • https://bat4man.netopiere.sk/
Simada News
No Result
View All Result
  • News
    • Ekbis
    • Kesehatan
    • Peristiwa
  • Pesona
  • Sudut Pandang
  • Tokoh
  • Konsultasi Hukum
  • News
    • Ekbis
    • Kesehatan
    • Peristiwa
  • Pesona
  • Sudut Pandang
  • Tokoh
  • Konsultasi Hukum
No Result
View All Result
Simada News
  • SMSI
  • News
  • Peristiwa
  • Ekbis
  • Kesehatan
  • Pesona
  • Sudut Pandang
  • Tokoh
HomeNewsRegional
Musyawarah PERGATSI Kota Pematangsiantar, Jumat 7 Agustus 2020, lalu di Aula SMA Negeri 5 Pematangsiantar.

Musyawarah PERGATSI Kota Pematangsiantar, Jumat 7 Agustus 2020, lalu di Aula SMA Negeri 5 Pematangsiantar.

Richard Simanjuntak Pimpin PERGATSI Kota Siantar

Simadanews.comPenulis: Simadanews.com
10 Agustus 2020 | 15:32 WIB
Rubrik: Regional
Konsep Otomatis
ADVERTISEMENT

SimadaNews.com-Richard Simanjuntak SPD MSi, terpilih menjadi Ketua Persatuan Gate Ball Seluruh Indonesia (PERGATSI) Kota Pematangsiantar.

Richard terpilih dalam Musyawarah PERGATSI Kota Pematangsiantar, yang berlangsung pada Jumat 7 Agustus 2020, lalu di Aula SMA Negeri 5 Pematangsiantar.

Dalam musyawarah itu, selain Richard, terpilih juga Amos Panggabean MPd sebagai Sekretaris dan Rohdian Purba SPd SSi. Dan kepada pengurus yang terpilih, diberikan kewenangan menyusun struktur lengkap PERGATSI Kota Pematangsiantar.

Saat Musyawarah berlangsung, langsung dibuka Pengurus PERGATSI Sumut Ramadhan Ginting MM M.Or AIFO, secara virtual dan dihadiri pengurus KONI Pematangsiatar, Pengcab PRSI, PBSI PTMSI, PSTI.

Usa terpilih, Richard Simanjuntak mengatakan, langkah pertama yang akan dilakukan di Kota Pematangsiantar, akan melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait olahraga Gate Ball, supaya nantinya olahraga ini dicintai dan dapat berkembang di Kota Pemtangsiantar.

“Kalau olahraga Gate Ball ini diminati, nantinya bisa menjadi sarana bagi generasi muda supaya bisa terhindar dari kejahatan remaja dan narkoba,” pungkasnya.

Mengenal Gate Ball

Gate Ball disebut olahraga tanpa batas (barrier free sporrt) karena dapat dimainkan semua orang. Olahraga ini merupakan modifikasi permainan Croquet (permaian bola kayu) dimana menggunakan palu untuk memukul bola.

Gate Ball, pertama kali dikenalkan di Jepang, kemudian menyebar ke seluruh dunia. Seiring dengan perkembangan permainan gateball menyebar berbagai negara lain dan mulai bergabung yaitu Bolivia, Paraguay, dan Peru pada tahun 1987, Argentina dan Kanada pada tahun 1989, selanjutnya Singapura bergabung pada tahun 1994 yang disusul oleh Hong Kong pada tahun 1998, Australia tahun 2003, dan Makau pada tahun 2005.

Di Indonesia sendiri olahraga ini sudah banyak peminatnya mulai dari kota-kota besar hingga ke daerah seperti Jakarta, Yogyakarta, Jawa Barat hingga Bali dan Nusa Tenggara Barat

Olahraga ini pertama kali dicetuskan oleh Suzuki Kazunobu di Jepang pada tahun 1947, merupakan hasil modifikasi terhadap permainan Croquet yang berasal dari benua Eropa.

Sebagian informasi menyebutkan olahraga ini berasal dari Perancis, namun sebagian lainnya menyebutkan berasal dari Inggris.

Pada masa itu industri karet Jepang mengalami penurunan produksi yang sangat parah, sehingga masyarakat mengalami kesulitan untuk mendapatkan bahan dasar utama untuk kebutuhan berbagai peralatan permainan olahraga terutama untuk membuat bola.

Suzuki memodifikasi aturan permainan croquet dan menciptakan permainan baru yang dinamakan gateball (Jepang: geeto booru) sebagai permainan bagi para kaum muda. Gateball menjadi populer diakhir tahun 1950-an ketika seorang instruktur pendidikan jasmani memperkenalkan olahraga ini untuk masyarakat perumpuan dan warga senior dari Kumamoto, Jepang.

Tahun 1962, Asosiasi Gateball Kumamoto dibentuk dan didirikan dengan merumuskan seperangkat peraturan yang bersifat lokal. Pola permainan ini kemudian dikenal secara nasional setelah didemonstrasikan pada pertemuan kebugaran nasional di Kumamoto tahun 1976

Bentuk Permainan

Saat ini gateball disebut sebagai sebuah olahraga beregu yang menggunakan palu yang mirip dengan permainan croquet. Gateball merupakan permainan cepat namun tidak ada kontak fisik antarpemain, dan memerlukan kemampuan akurasi dan perencanaan serta penerapan strategi yang sangat tinggi. Sehingga gateball dikatakan sebagai suatu ”highly dinamics strategic game “.

Gateball dapat dimainkan oleh berbagai kalangan tanpa memandang usia atau jenis kelamin dan sampai dengan saat ini telah dimainkan oleh lebih dari 10 juta orang dari 17 negara yang tersebar di Australia, Amerika, dan Asia termasuk Indonesia.

Kompetisi Tingkat Dunia

Pada tahun 2001, gateball dimasukkan dalam acara pameran di World Games 6. Kompetisi ini diadakan di Prefektur Akita di Jepang dan dihadiri oleh tim dari Cina, Jepang, Korea Selatan, Amerika Serikat dan Cina Taipei. Final dimenangkan oleh tim dari Jepang sebagian besar diisi pemain remaja. Kejuaraan Gateball diadakan setiap empat tahun.

Kejuaraan perdana tahun 1986 dimainkan di Hokaido yang diikuti ole tim Brasil, China, Taiwan, Jepang, Korea, dan Amerika Serikat. Kejuaraan berikutnya diadakan di Hawai (1998), Toyama, Jepang (2002), dan Jeju, Korea Selatan (2006). Shanghai, China (2010) serta 2014 di Niigata, Jepang.

Masuk ke Indonesia

Gateball masuk ke Indonesia melalui Pulau Bali sekitar tahun 1994. Selanjutnya peminat permainan gateball menyebar secara perlahan ke berbagai kota di Indonesia mulai dari wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, Yogyakarta, Banten, Sulawesi Tengah, Sulawesi Utara, Jawa Barat, Jambi, Nusa Tenggara Barat, Sulawesi Selatan, Gorontalo, Sulawesi Tenggara, Kalimantan Timur, Jawa Tengah.

Indonesia sendiri mulai bergabung secara resmi dengan World Gateball Union (WGU) pada tanggal 21 Agustus tahun 2013 sebagai negara anggota ke-17 melalui persetujuan dari 43 anggota pemilik suara. (snc)

Editor:Hermanto Sipayung         

Peristiwa

Jelang Muscab II, DPC PJS Pematangsiantar Perkuat Sinergi dengan Pemko

3 Juli 2026 | 22:49 WIB
Peristiwa

Jelang Muscab II, DPC PJS Pematangsiantar Perkuat Sinergi dengan Pemko

3 Juli 2026 | 22:06 WIB
Peristiwa

Dukung Perempuan Muda Berprestasi, Bupati Simalungun Hadiri Grand Final Putri Otonomi Indonesia 2026

3 Juli 2026 | 21:36 WIB
Peristiwa

Ketua TP PKK Simalungun Hadiri Women Program APKASI 2026, Tegaskan Perempuan Jadi Kunci Peningkatan Daya Saing Daerah

3 Juli 2026 | 16:24 WIB
Peristiwa

Nenek 78 Tahun Hilang Usai Hadiri Pesta, Polisi Kerahkan Personel dan Minta Bantuan Warga

3 Juli 2026 | 12:17 WIB
Pesona

Geotourism Festival 2026 Sukses Besar, Ribuan Wisatawan Padati Samosir, UMKM Ikut Panen Berkah

3 Juli 2026 | 10:36 WIB
Sudut Pandang

Resmi Dilantik! Nahkoda Baru GMNI Pematangsiantar Siap Kobarkan Gerakan Kerakyatan

2 Juli 2026 | 23:54 WIB
Peristiwa

KRNS Bersama Polsek Bandar Huluan Salurkan Bantuan untuk Janda Miskin, Dorong Perbaikan Rumah Layak Huni

2 Juli 2026 | 19:50 WIB
Sudut Pandang

Wesly Silalahi Dorong Sinergi Wujudkan Kota Tangguh dan Komitmen Pematangsiantar di Forum Rakernas APEKSI 2026

2 Juli 2026 | 19:14 WIB
Peristiwa

Hari Jadi ke-109 Tebing Tinggi, Iman Irdian Saragih Paparkan Capaian Pembangunan dan Serahkan Bantuan Pertanian

2 Juli 2026 | 14:19 WIB
  • Pedoman
  • Policy
  • Redaksi
  • Simada News

© 2018-2026 Simada News

rotasibarakberita hari inidanau tobapenipu kripto

No Result
View All Result
  • News
    • Ekbis
    • Kesehatan
    • Peristiwa
  • Pesona
  • Sudut Pandang
  • Tokoh
  • Konsultasi Hukum

© 2018-2026 Simada News

rotasibarakberita hari inidanau tobapenipu kripto