• https://purepurepiano.main.jp/
  • https://aceh.lan.go.id/
  • https://academy.colorescience.com/
  • https://soundrivers.org/a-sound-river/
  • https://anais.anpur.org.br/
  • https://tutorias.tepexirguez.tecnm.mx/
  • https://bat4man.netopiere.sk/
Simada News
No Result
View All Result
  • News
    • Ekbis
    • Kesehatan
    • Peristiwa
  • Pesona
  • Sudut Pandang
  • Tokoh
  • Konsultasi Hukum
  • News
    • Ekbis
    • Kesehatan
    • Peristiwa
  • Pesona
  • Sudut Pandang
  • Tokoh
  • Konsultasi Hukum
No Result
View All Result
Simada News
  • SMSI
  • News
  • Peristiwa
  • Ekbis
  • Kesehatan
  • Pesona
  • Sudut Pandang
  • Tokoh
HomeNewsRegional

Inilah 10 Provinsi Produsen Jagung Terbesar Indonesia, Sumatera Utara Urutan Ke-4

Simadanews.comPenulis: Simadanews.com
5 Januari 2021 | 17:21 WIB
Rubrik: Regional
Konsep Otomatis
ADVERTISEMENT

SimadaNews.com – Pemerintah melalui Kementerian Pertanian (Kementan) memastikan ketersediaan komoditas pangan mencukupi kebutuhan nasional. Salah satunya jagung untuk pakan ternak terus digenjot produksinya sehingga pasokannya aman atau bahkan mencapai surplus untuk ekspor.

Direktur Jenderal Tanaman Pangan Kementan Suwandi mengatakan beberapa sentra produksi jagung saat ini sudah bisa mencapai target produktivitas 8 hingga 9 ton per hektare. Peningkatan produktivitas dapat menjamin tercukupinya kebutuhan jagung.

“Kementerian Pertanian di bawah komando Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo memiliki Program Pengembangan Kawasan Tanaman Pangan Korporasi (ProPaktani) untuk peningkatan produksi dan ekspor agar sektor pertanian makin kuat sebagai penopang perekonomian nasional,” ucap Suwandi di Jakarta, Selasa (05/01/2021).

Berdasarkan laporan prognosa penghitungan Pusat Data dan Sistem Informasi (Pusdatin) Kementan, luas tanam jagung nasional Oktober 2019 -September 2020 mencapai 5,5 juta hektar (ha). Luas panen jagung nasional Januari- Desember 2020 mencapai 5,16 juta ha.

“Jadi, prognosa produksi jagung nasional dengan kadar air 15 persen pada Januari hingga Desember 2020 cukup memuaskan mencapai 24,95 juta ton pipil kering,” terang Suwandi.

Berdasarkan data Pusdatin Kementan, berikut ini 10 provinsi di Indonesia sebagai produsen jagung tertinggi dengan kadar air 15 persen untuk Januari – Desember 2020.  Peringkat kesatu hingga ketiga nasional tahun 2020 tidak bergeser dibandingkan peringkat tahun 2019.

Pertama, Provinsi Jawa Timur, dengan luas panen 11,9 juta ha menghasilkan 5,37 juta ton jagung. Kedua, Provinsi Jawa Tengah dengan luas panen 614,3 ribu ha menghasilkan 3,18 juta ton jagung. Ketiga, Provinsi Lampung dengan luas panen 474,9 ribu ha menghasilkan 2,83 juta ton jagung.

Keempat, Provinsi Sumatera Utara dengan luas panen 350,6 ribu ha menghasilkan 1,83 juta ton. Kelima, Provinsi Sulawesi Selatan dengan luas panen 377,7 ribu menghasilkan 1,82 juta ton jagung. Keenam, Provinsi Nusa Tenggara Barat dengan luas panen 283 ribu ha menghasilkan 1,66 juta ton jagung.

Ketujuh, Provinsi Jawa Barat dengan luas panen 206,7 ribu ha menghasilkan 1,34 juta ton jagung. Kedelapan, Provinsi Sulawesi Utara dengan luas panen 235,5 ribu ha menghasilkan 0,92 juta ton jagung. Kesembilan, Provinsi Gorontalo dengan luas panen 212,5 ribu ha menghasilkan 0,91 juta ton jagung. Terakhir kesepuluh, Provinsi Sumatera Selatan dengan luas panen 137 ribu ha menghasilkan jagung mencapai 0,80 juta ton.

“Kita terus pacu produksi lagi sehingga tahun 2021 produksi jagung meningkat dan tiap daerah mampu menghasilkan jagung secara mandiri. Sesuai arahan Menteri Pertania Syahrul Yasin Limpo, produktivitas harus ditingkatkan. Kementan telah memiliki banyak varietas yang potensinya 11 ton perhektar,” tegas Suwandi.

“Dan kini Kementan bermitra dengan empat industri makanan minuman untuk memproduksi jagung rendah alfatoksin bekerjasama dengan petani,” imbuhnya.

Sebelumnya, Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo juga mengatakan Kementan berkomitmen untuk meningkatkan produksi dengan melakukan peningkatan luas tanam jagung sehingga dapat menaikkan pendapatan petani jagung serta diharapkan memberikan kontribusi positif terhadap perekonomian nasional.

“Dengan tercukupinya kebutuhan jagung juga akan semakin menjauhkan Indonesia dari keran impor jagung yang merugikan petani,” ucap pria yang akrab disapa Komandan. (***)

Peristiwa

Hari Bhayangkara ke-80, Polres Pematangsiantar Teguhkan Komitmen Hadir sebagai Pelindung dan Pelayan Masyarakat

1 Juli 2026 | 23:02 WIB
Sudut Pandang

Bupati Simalungun: Kolaborasi Solid Perkuat Stabilitas Daerah di Hari Bhayangkara ke-80

1 Juli 2026 | 19:34 WIB
Peristiwa

Bupati Darma Wijaya Dukung Rakerda I dan Family Gathering JMSI Sumut, Siap Hadiri Pelantikan JMSI Sergai-Tebing Tinggi

1 Juli 2026 | 17:38 WIB
Peristiwa

Air Mata Henny Lee Pecah di Ruang Sidang, Mohon Dibebaskan Demi Menjaga Amanat Sang Ayah

1 Juli 2026 | 16:27 WIB
Peristiwa

HUT Bhayangkara ke-80, Pemkab Samosir Perkuat Sinergi dengan Polri untuk Pelayanan Presisi dan Humanis

1 Juli 2026 | 15:06 WIB
Peristiwa

Rakernas APEKSI XVIII Jadi Momentum Pematangsiantar Perluas Sinergi dan Inovasi Pembangunan

1 Juli 2026 | 12:08 WIB
Peristiwa

Pelayanan Dekat, Jalan Dibangun! Bupati Simalungun Beri Kabar Gembira untuk Warga Bandar Masilam

1 Juli 2026 | 10:23 WIB
Sudut Pandang

Sambut HUT Bhayangkara ke-80, Polres Simalungun Gelar Doa Lintas Agama dan Salurkan Sembako untuk Lansia serta Anak Yatim

1 Juli 2026 | 09:49 WIB
Peristiwa

Emas Batangan Curian Rp160 Juta di Pasar Horas Berhasil Disita, Dua Penadah Dibekuk di Madina

30 Juni 2026 | 21:13 WIB
Tokoh

Wesly Silalahi Resmi Lantik Budiman Ricardo Tanjung jadi Dirtek Perumda Tirta Uli

30 Juni 2026 | 18:00 WIB
  • Pedoman
  • Policy
  • Redaksi
  • Simada News

© 2018-2026 Simada News

rotasibarakberita hari inidanau tobapenipu kripto

No Result
View All Result
  • News
    • Ekbis
    • Kesehatan
    • Peristiwa
  • Pesona
  • Sudut Pandang
  • Tokoh
  • Konsultasi Hukum

© 2018-2026 Simada News

rotasibarakberita hari inidanau tobapenipu kripto